Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika mengunjungi toko pakaian dalam, Anda akan disuguhi dengan berbagai jenis bra yang berbeda. Mulai dari bra biasa, bra kawat, bra olahraga, atau bra menyusui. Namun, biasanya para wanita paling sulit memilih antara bra biasa tanpa kawat dan bra yang berkawat. Sebenarnya jenis bra mana, sih, yang paling baik buat kesehatan payudara Anda? Apakah bra biasa atau bra kawat? Tak perlu bingung lagi, ini dia jawaban dari para ahli.

Bra kawat tingkatkan risiko kanker payudara, mitos atau fakta?

Sebuah survei tahun 1995 silam menguak kalau bra kawat meningkatkan risiko kanker payudara. Untungnya, para ahli telah membuktikan kalau hasil survei tersebut tidak benar.

Selain tidak didasari dengan landasan medis yang tepat, metode survei yang sempat bikin heboh ini juga tidak valid. Ada banyak faktor yang dikesampingkan begitu saja oleh para pelaksana survei yang ternyata bukan dokter ataupun peneliti pada bidang kanker.

Sebuah penelitian dalam jurnal Cancer Epidemiology Biomarkers & Prevention tahun 2014 berhasil membongkar mitos bahwa bra berkawat bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Para ahli dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Amerika Serikat (AS) ini membuktikan bahwa tak ada kaitan antara penggunaan bra berkawat dan kanker payudara.

gejala ciri kanker payudara

Bra kawat bikin ASI tidak lancar, mitos atau fakta?

Mitos lain yang cukup santer diberitakan adalah bra berkawat tidak baik buat ibu menyusui karena air susu ibu (ASI) jadi terhambat. Menurut seorang spesialis kandungan dan perawatan ibu dari Mount Sinai School of Medicine di AS, dr. Carmit Archibald, mitos ini tidak benar dan tidak ada bukti medisnya sama sekali.

Sesuai penjelasan dr. Carmit, bila Anda memilih bra berkawat dengan ukuran yang tepat, aliran darah atau produksi ASI Anda tidak akan tersumbat. Bra yang berkawat justru lebih ampuh mencegah nyeri punggung pada ibu menyusui dibandingkan bra tanpa kawat.

Tips memilih bra terbaik buat payudara

Bila bra berkawat ternyata tidak menyebabkan kanker, apakah artinya bra ini lebih baik dari bra biasa? Belum tentu. Sejauh ini memang belum ada penelitian yang cukup kuat untuk membuktikan bra mana yang paling baik buat kesehatan payudara. Menurut para pakar, ini semua tergantung dari bentuk tubuh dan kebutuhan setiap wanita.  

Ini dia hal-hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum menjatuhkan pilihan pada bra biasa atau bra kawat.

1. Membentuk postur tubuh

Bila Anda punya masalah postur tubuh yaitu bungkuk, sebaiknya pilih bra berkawat. Bra dengan kawat bisa menopang dada lebih kuat sehingga tubuh Anda tidak akan terlalu condong ke depan untuk menahan beban dari payudara.  

2. Kelebihan berat badan atau payudara besar

Bagi wanita yang bertubuh gemuk atau memiliki payudara besar, bra berkawat bisa membantu menjaga supaya payudara tidak tampak kendur atau turun. Akan tetapi, perhatikan kalau bra berkawat justru membuat Anda sesak atau muncul garis merah di sekitar dada.

Itu berarti Anda salah pakai ukuran atau jenis bra. Sebaiknya pilih ukuran yang lebih besar atau pakai bra push-up tanpa kawat.

3. Payudara besar sebelah

Payudara asimetris (besar sebelah) adalah hal yang normal dan cukup umum. Agar kedua sisi payudara tetap terlihat seimbang, Anda bisa pakai bra kawat. Ukurannya harus menyesuaikan sisi payudara paling besar. Siluet payudara Anda pun nanti akan mengikuti cup pada bra Anda. Kalau pakai bra biasa, justru bra Anda yang akan mengikuti bentuk payudara yang besar sebelah.

4. Bra olahraga

Ketika berolahraga, sebaiknya pilih bra olahraga khusus tanpa kawat. Pasalnya, bra berkawat bisa membatasi gerakan dan kelenturan tubuh sehingga Anda jadi kurang nyaman berolahraga. Selain itu, bra kawat juga lebih rentan menimbulkan cedera saat Anda banyak bergerak.

Jangan khawatir, bra olahraga tanpa kawat mampu menopang payudara dengan mantap meskipun Anda akan banyak bergerak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Kuku yang cantengan tak hanya mengerikan untuk dipandang mata, namun bisa terasa menyakitkan dan mungkin bernanah. Begini cara mengobatinya.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
tanggal kedaluwarsa

4 Fakta yang Perlu Anda Ketahui Seputar Tanggal Kedaluwarsa

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit