Lidah Terasa Asin Terus, Apa Saja Penyebabnya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Setelah makan makanan asin, lidah Anda biasanya akan ikut terasa asin selama beberapa saat karena masih ada sisa-sisa garam yang tertinggal di mulut. Namun, jika hal ini terjadi cukup lama, entah itu saat bangun tidur atau bahkan saat Anda tidak sedang makan makanan asin sekalipun, ini bisa jadi pertanda adanya gangguan kesehatan. Sebelum periksa ke dokter, yuk, cari tahu dulu penyebab lidah asin berikut ini.

Apa saja penyebab lidah asin?

Mengalami lidah asin memang membuat sensasi di mulut jadi tidak enak. Meskipun Anda sudah mengonsumsi makanan manis atau makanan apa pun untuk menetralisir rasa di lidah, gangguan ini terkadang tetap tinggal dan tak kunjung hilang.

Berikut ini berbagai penyebab lidah asin yang mungkin Anda alami, di antaranya:

1. Mulut kering

penyebab mulut kering

Orang yang mengalami masalah mulut kering akan merasa seperti ada bola-bola kapas di mulut yang terasa asin. Gangguan mulut ini sering dialami oleh para perokok aktif atau menjadi efek samping obat-obatan tertentu.

Lidah asin akibat mulut kering biasanya juga diikuti oleh gejala lainnya, yaitu:

  • Sensasi lengket di mulut
  • Bau mulut
  • Sakit tenggorokan
  • Suara serak

Masalah lidah terasa asin karena mulut kering sebenarnya dapat diatasi dengan mudah. Pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan tubuh minimal delapan gelas per hari dan hindari makanan asin untuk sementara waktu. Anda juga dapat meredakan gejalanya dengan mengunyah permen karet tawar untuk memancing produksi air liur. Dengan begitu, mulut akan terasa lembap dan mengurangi sensasi lidah asin.

2. Dehidrasi

penyebab dehidrasi

Dehidrasi adalah salah satu penyebab lidah asin dan mulut kering. Saat tubuh kekurangan cairan, kadar garam dan air dalam tubuh jadi tidak seimbang sehingga menyebabkan liur terasa lebih asin. Gejala dehidrasi ini biasanya juga diikuti dengan:

  • Rasa haus berlebihan
  • Jarang buang air kecil
  • Warna urine cenderung gelap atau keruh
  • Kelelahan
  • Pusing

Cara terbaik untuk mengatasi dehidrasi tentunya dengan memperbanyak minum air putih minimal delapan gelas per hari. Jika aktivitas Anda cenderung padat atau sedang sakit, “porsi” air putihnya bisa diperbanyak sesuai kebutuhan.

3. Gusi berdarah

gusi sering berdarah

Munculnya sensasi lidah asin atau mulut terasa logam bisa jadi pertanda Anda mengalami gusi berdarah. Hal ini umumnya terjadi setelah Anda mengonsumsi makanan yang bentuknya tajam seperti keripik atau menggosok gigi terlalu keras hingga mengakibatkan gusi berdarah.

4. Infeksi mulut

gejala kandidiasis oral

Gusi berdarah yang tidak segera diobati dapat memicu infeksi yang disebut dengan periodontitis. Gejala periodontitis ini meliputi:

  • Lidah asin
  • Bau mulut
  • Gigi copot
  • Abses pada gusi
  • Timbul nanah di gigi

Infeksi mulut ini sebetulnya tidak membahayakan selama Anda mengambil langkah cepat untuk mengobatinya. Namun sebaliknya, infeksi yang dibiarkan semakin parah dapat merusak gigi dan memicu komplikasi penyakit gusi.

5. Post-nasal drip

obat untuk sakit tenggorokan

Post-nasal drip terjadi saat lendir terlalu banyak diproduksi sehingga muncul sensasi lendir tertelan di belakang tenggorokan. Saat lendir bercampur dengan air liur dalam mulut, maka inilah yang menimbulkan rasa asin di lidah. Anda juga akan mengalami hidung mampet, hidung meler, dan sulit napas karenanya.

Untuk mengatasi lidah asin akibat post-nasal drip, segera minum banyak air putih dan minum obat flu yang mengandung antihistamin. Anda juga dapat menggunakan obat semprot hidung untuk mengatasi hidung mampet akibat post-nasal drip. Jika gejalanya tak kunjung sembuh, konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

6. Refluks asam lambung

menu buka puasa untuk penderita maag

Selain menyebabkan perut terasa perih, asam lambung naik juga dapat menyebabkan lidah terasa asin. Akan tetapi, tidak semua kasus lidah asin akan langsung mengarah kepada refluks asam lambung. Ini biasanya diikuti dengan:

  • Nyeri hebat di ulu hati
  • Dada terasa panas
  • Mual
  • Muntah
  • Batuk terus-terusan
  • Suara serak
  • Berat badan turun secara drastis

Jika tidak segera diobati, asam lambung naik dapat memicu komplikasi penyakit seperti GERD, Barrett esophagus atau kondisi pre-kanker di esofagus, hingga kanker tenggorokan. Oleh karena itu, segera ubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat, minum obat maag, atau operasi tertentu untuk mengobati penyakit ini.

7. Kurang gizi

salah diagnosis

Bila lidah terasa asin secara tiba-tiba, bisa jadi Anda mengalami kurang gizi yang parah. Biasanya, wajah Anda akan tampak pucat, jantung berdebar cepat, kelelahan, dan yang paling parah mati rasa di bagian kaki dan tangan.

Sebetulnya, hal ini dapat diatasi dengan memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu yang menyebabkan Anda kurang gizi. Contohnya, kalau Anda mengalami kekurangan vitamin B12, maka Anda dianjurkan untuk perbanyak makan tahu, tempe, telur, jamur shitake, rumput laut, dan berbagai sumber vitamin B12 lainnya.

Begitu pula bila Anda mengalami kekurangan vitamin C, atasi dengan memperbanyak makan jeruk, jambu biji, cabai, stroberi, dan sumber vitamin C lainnya.

8. Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren terjadi saat sistem imun tubuh Anda menyerang semua kelenjar yang memproduksi cairan, termasuk kelenjar air liur dan kelenjar air mata. Akibatnya, produksi air liur jadi terhambat dan menyebabkan mulut terasa asin dan mata kering.

Kondisi ini tidak datang sendirian, sebab biasanya diikuti dengan penyakit autoimun lainnya seperti lupus, rematik, hingga multiple sclerosis. Selain dapat diatasi dengan minum air putih yang banyak, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan tertentu untuk mengurangi gejalanya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca