Kenali Ludwig Angina, Benjolan Berisi Nanah di Dalam Leher. Apa Bahayanya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Nyeri leher bisa terjadi pada siapa saja, mungkin karena salah bantal atau otot leher yang kaku karena terlalu lama bekerja depan komputer. Jenis nyeri leher seperti ini mudah untuk diobati. Lain cerita dengan nyeri yang diakibatkan oleh Ludwig angina, karena adanya benjolan berisi nanah di leher dalam. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Ludwig angina, benjolan berisi nanah di leher dalam

Ludwig angina adalah infeksi bakteri langka yang terjadi di dasar mulut, di bawah lidah. Ludwig angina sering terjadi setelah infeksi pada akar gigi, seperti abses gigi (nanah di dalam gigi), atau cedera di daerah mulut. Bisa juga diakibatkan oleh jenis infeksi mulut lainnya. Biasanya, orang dewasa lebih rentan mengalami Ludwig angina dibanding anak-anak.

Apa gejalanya?

Kondisi ini menyebabkan terbentuknya abses atau benjolan berisi nanah di dalam leher hingga sekitarnya. Selain itu, Ludwig angina juga menyebabkan lidah bengkak, nyeri leher, dan masalah pernapasan.

Saat kondisi ini diikuti oleh infeksi lain di mulut, gejala yang meliputi adalah:

  • Rasa nyeri pada bagian bawah mulut atau bawah lidah.
  • Terasa ada benjolan yang menyebabkan kesulitan menelan dan bicara, serta terus mengeluarkan air liur.
  • Leher bengkak dan terasa nyeri.
  • Leher menjadi kemerahan.
  • Tubuh lemah dan mudah lelah.
  • Telinga terasa sakit.
  • Lidah membengkak.
  • Demam.
  • Tubuh panas dingin.

Saat infeksi berlangsung, Anda mungkin mengalami kesulitan bernapas disertai nyeri dada. Ini bisa jadi pertanda serius dan bisa berkembang menjadi komplikasi yang bisa menyebabkan kematian.

Komplikasi Ludwig angina dapat berupa sepsis (infeksi bakteri di darah) atau penyumbatan saluran pernapasan akibat respons tubuh terhadap bakteri yang menyebabkan peradangan parah.

Jadi, segera periksa ke dokter jika Anda memiliki gejala Ludwig angina.

Apa penyebabnya?

Benjolan berisi nanah di leher dalam akibat Ludwig angina disebabkan oleh infeksi bakteri, umumnya bakteri Streptococcus dan Staphylococcus.

Penyakit ini biasanya sering terjadi pada orang dengan kondisi berikut:

  • Kebersihan mulut dan gigi yang buruk.
  • Pernah mengalami trauma atau sobekan pada mulut.
  • Baru saja mencabut gigi.
  • Memiliki infeksi mulut atau gigi.

Bagaimana Ludwig angina didiagnosis?

membuka mulut saat periksa dokter

Pemeriksaan fisik dasar bisa bantu dokter menentukan apakah bengkak di leher tersebut benar disebabkan oleh Ludwig angina. Misalnya, kemerahan dan bengkak pada leher atau lidah yang sangat terlihat jelas.

Dokter juga bisa mengambil sampel cairan ludah untuk cari tahu adanya infeksi bakteri, dan tes pencitraan leher serta mulut.

Berbagai cara untuk mengobati dan meringankan gejala Ludwig angina

Dilansir dari Health Line, pengobatan Ludwig angina bsa berbeda berdasarkan penyebab aslinya.

Penanganan yang tertunda meningkatkan risiko komplikasi dan membahayakan jiwa, seperti:

  • Saluran udara yang tersumbat
  • Sepsis, yang merupakan reaksi berat terhadap bakteri atau kuman lainnya
  • Syok septik, yang merupakan infeksi yang menyebabkan tekanan darah sangat rendah

Pembengkakan yang terjadi akibat Ludwig angina bisa mengganggu pernapasan Anda. Dokter akan memasukkan tabung pernapasan melalui hidung atau mulut dan ke paru-paru untuk membersihkan saluran udara. Dalam kasus yang parah dan darurat, tabung pernapasan akan dimasukkan melalui leher dan tenggorokan melalui prosedur trakeostomi.

Selain itu, kondisi ini sering menyebabkan edema, yaitu pembengkakan akibat kelebihan cairan. Jadi, prosedur pembedahan diperlukan untuk menguras kelebihan cairan pada rongga mulut yang membengkak.

Kemungkinan Anda juga memerlukan antibiotik yang disuntikkan pada pembuluh darah sampai gejala hilang. Setelah itu, Anda akan direkomendasikan untuk minum obat minum sampai tes berikutnya menunjukkan bahwa bakteri telah hilang.

Menjaga kebersihan dan kesehatan mulut, kunci mencegah Ludwig angina

jangan lupa untuk rutin menggosok gigi setiah hari dua kali sehari, pada pagi hari setelah makan dan malam hari sebelum tidur.

Kurangi makanan yang bisa melukai gigi, gusi, lidah, atau mulut, misalnya makanan terlalu panas atau terlalu keras dan kasar.

Penuhi kebutuhan vitamin C yang melindungi Anda dari sariawan sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap bakteri dan virus. Kemudian, cek gigi ke dokter gigi secara rutin minimal 6 bulan sekali.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menjaga Kebersihan Mulut Saat Berpuasa

Salah satu keluhan saat puasa adalah kesehatan mulut, contohnya seperti bau mulut. Untuk itu, Anda perlu menjaga kesehatan mulut saat puasa dengan cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
menjaga kesehatan mulut saat puasa
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 6 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan 24 April 2020 . Waktu baca 6 menit

3 Cara Terbaik untuk Menjaga Kebersihan Lidah

Membersihkan lidah sama pentingnya dengan menggosok gigi. Jangan bingung, intip berbagai cara berikut ini untuk membersihkan lidah Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 20 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Daftar Rekomendasi Obat Sakit Gusi, dari Resep Dokter Hingga Bahan Alami

Sakit gusi tak boleh diremehkan karena bisa jadi sumber infeksi. Untungnya, ada banyak pilihan obat untuk membantu meredakan sakit gusi. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 29 Juli 2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kesehatan gigi dan mulut

3 Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut demi Senyum yang Indah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Agina Naomi
Dipublikasikan tanggal: 14 September 2020 . Waktu baca 5 menit
pegal di leher

8 Penyebab Leher Anda Sering Terasa Pegal

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
infeksi mulut

5 Kebiasaan Harian yang Bisa Bantu Mencegah Masalah dalam Mulut

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 8 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
kebersihan gigi dan mulut

4 Cara Menjaga Kebersihan Mulut Agar Tak Jadi Sarang Penyakit

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 6 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit