Suka Makan Sambil Tiduran? Ini 3 Bahayanya untuk Kesehatan

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/09/2017
Bagikan sekarang

Rasanya tidak ada yang bisa mengalahkan nikmatnya leyeh-leyeh makan sambil tiduran sembari menonton TV sehabis capek pulang kerja. Usut punya usut, kebiasaan makan sambil tiduran ini tak cuma dilakukan oleh generasi mager.

Makan sambil tiduran ternyata sudah lebih dulu dilakukan oleh kaum bangsawan Romawi Kuno sebagai tanda kekuasaan dan kemewahan. Mereka makan sambil berbaring saat pesta pora atau simposium politik, sementara dayang-dayang cantik melayani mereka. Kira-kira, para bangsawan ini tahu tidak ya, kalau makan sambil tiduran itu berbahaya untuk kesehatan?

Makan sambil tiduran bikin asam lambung naik

Makan sambil tiduran merupakan faktor risiko dari refluks asam lambung (GERD). Refluks asam lambung adalah kondisi gangguan pencernaan yang dapat menyebabkan rasa asam di mulut dan rasa terbakar di dada.

Di antara kerongkongan sampai lambung ada sebuah klep yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas pergerakan makanan, dan kerjanya dipengaruhi oleh gravitasi. Ketika Anda makan sambil tiduran, gaya gravitasi akan melonggarkan klep sehingga menyebabkan asam makanan yang sudah tercerna dalam perut mengalir balik ke dalam kerongkongan. Asam lambung bisa mengikis lapisan dinding kerongkongan dan menyebabkan luka di kerongkongan, dan ini dapat bisa menyebabkan rasa sakit atau kesulitan saat menelan. Asam lambung yang bocor menuju kerongkongan juga bisa menyebar hingga ke saluran pernapasan dan juga organ THT (telinga, hidung, tenggorokan).

Selain itu, makan sambil tiduran bisa menyebabkan Anda batuk-batuk, bengek, cegukan dan/atau bahkan tersedak muntahan makanan dalam kerongkongan — yang risikonya bisa berakibat fatal.

Makan sambil tiduran bikin perut begah

Postur tubuh kita saat makan sangat memengaruhi seberapa baik kita mencerna makanan.

Biasanya tubuh mengatur proses ini dengan hati-hati. Saat Anda makan sambil duduk, perut bagian atas akan mengembang demi menyesuaikan diri dengan jumlah makanan yang ditelan. Setelah makanan sampai di lambung, katup otot lambung (pyloric sphincter) memulai tugasnya untuk mengendalikan aliran makanan. Ini dimulai dengan hanya membiarkan sedikit sampel makanan yang molos ke dalam usus kecil, layaknya uji ombak. Setelah tes ini, tubuh dapat mengontrol seberapa cepat sisa makanan di lambung untuk mengalir ke usus.

Menurut Valeur, dokter residen senior di Rumah Sakit Diakonale Lovisenberg, kecepatan kerja sistem pencernaan akan tergantung pada isi perut. “Jika hanya air, tentu akan cepat dicerna. Tetapi jika terdiri dari banyak lemak, usus membutuhkan waktu yang lama untuk mencernanya,” dilansir dari Nordic Science.

Makan sambil tiduran memperlambat pergerakan makanan untuk menuju lambung setelah ditelan sehingga lama kelamaan menumpuk, yang pada akhirnya jadi memperlambat kerja sistem pencernaan. Stres yang diterima oleh sistem pencernaan ini membuat dinding perut kaku, yang meningkatkan tekanan pada perut bagian bawah. Akibatnya, tekanan besar ini mendorong makanan hingga mendesak gerbang katup lambung, yang memungkinkan kebocoran lebih banyak jumlah “sampel makanan” yang seharusnya diterima usus. Ini, ungkap Valeur, dapat menyebabkan rasa begah yang tidak nyaman setelah makan.

Makan sambil tiduran termasuk kebiasaan makan yang buruk

Ketika Anda makan sambil tiduran, bukan hanya risiko begah atau tersedak yang harus Anda khawatirkan, namun juga berat badan Anda. Saat Anda makan sambil tiduran dan disibukkan oleh kegiatan lain, nonton TV misalnya, Anda tidak dapat mengukur seberapa banyak kalori yang Anda telan. Ini menyebabkan Anda mungkin makan terlalu banyak melewati batas kenyang Anda tanpa disadari. Makan dalam porsi besar sekaligus adalah satu kebiasaan makan tidak sehat yang harus Anda hindari.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

5 Tips Aman Tetap Jogging Saat Puasa

Jika Anda berencana untuk tetap jogging saat puasa, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan guna menghindari risiko cedera. Apa saja?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hari Raya, Ramadan 13/05/2020

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Antiseptik mampu memusnahkan atau menghambat perkembangan bakteri pada jaringan hidup. Yuk, baca 5 fungsi antiseptik cair untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
obat gerd alami tradisional herbal

4 Pilihan Obat GERD Alami Sekaligus Tips Perawatannya di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
air mani keluar saat puasa

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020