Apakah Cinta Bisa Memudar Seiring Berjalannya Waktu?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 09/04/2020
Bagikan sekarang

Ketika mencintai seseorang, mungkin Anda akan berharap cinta itu akan terus terjalin selamanya. Namun, nyatanya banyak orang yang memutuskan berpisah dengan pasangannya setelah beberapa waktu, bahkan setelah menikah. Alasan rasa cinta di antara pasangan yang sudah memudar, banyak diutarakan hingga akhirnya memutuskan berpisah. Benarkah cinta bisa memudar setelah terjalin sekian lama?

Benarkah cinta bisa memudar setelah beberapa waktu?

Ketika jatuh cinta, hormin endorfin dan hormon oksitosin aktif sehingga menghasilkan sensasi, perasaan, dan dorongan yang membahagiakan. Perasaan tersebut hanya akan bertahan sementara, mungkin dalam beberapa menit atau beberapa tahun. Dengan demikian, lambat laun, perasaan yang menggebu-gebu itu bisa memudar.

Saat perasaan tersebut tidak lagi muncul, beberapa orang bisa menjadi bosan dan berpikir bahwa cinta kepada pasangannya sudah memudar. Kelompok orang ini tidak berusaha untuk membangkitkan kembali hubungan mereka.

Hal tersebut justru bisa menimbulkan konflik yang tidak sehat, jarak antar pasangan menjadi jauh, atau bahkan timbul saling tidak suka. Alasan-alasan itulah yang pada akhirnya bisa membuat Anda merasa tidak lagi cinta dengan pasangan, sehingga hubungan Anda bisa kandas dan tak bertahan selamanya.

Di sisi lain, ada pula yang memahami bahwa perasaan menggebu-gebu seperti saat sedang jatuh cinta itu memang hanya sementara dan harus dipupuk agar hubungannya bertahan lebih lama. Hal inilah yang kemudian harus dibangun untuk kembali membangkitkan cinta di antara mereka.

Dapat disimpulkan bahwa perasaan cinta memang bisa memudar seiring berjalannya waktu. Namun, tidak hanya soal waktu, banyak faktor atau alasan yang menyurutkan rasa cinta diantara pasangan.

Bagaimana membangkitkan kembali cinta yang memudar?

Seorang terapis psikologi Barton Goldsmith Ph. D dalam Psychology Today mengatakan untuk membangkitkan kembali cinta yang sudah memudar tidak bisa terjadi secara cepat. Perlu ada upaya dari kedua orang dalam pasangan agar cintanya kembali bangkit secara optimal. Dia pun mengatakan kunci menuju kebahagiaan adalah mempertahankan dan membangun keintiman antara pasangan.

Untuk menjaga keintiman, bagi pasangan yang sudah menikah, tidak hanya melulu melalui hubungan seksual. Sentuhan-sentuhan yang penuh kasih sayang, seperti berpegangan tangan, berpelukan, dan mencium pun sama pentingnya untuk menjaga keintiman.

Penting pula untuk mengetahui apa yang tidak disukai pasangan Anda, seperti sentuhan yang tidak diinginkan. Bangun komunikasi dengan pasangan mengenai apa yang Anda dan pasangan inginkan dan butuhkan.

Menghabiskan waktu berkualitas bersama dengan pasangan pun bisa dilakukan untuk menjaga keintiman. Anda mungkin memiliki kenangan indah bersama pasangan saat pertama kali bertemu atau saat kencan pertama. Lakukankan kencan malam sesekali dengan pasangan atau hanya duduk berdua sambil mengobrol dan berpegangan tangan.

Selain menjaga keintiman, ada beberapa hal lainnya pula yang bisa dilakukan untuk menjaga hubungan baik dengan pasangan dan terhindari dari cinta yang bisa memudar, yaitu:

  • Menjaga komunikasi secara baik dengan pasangan.
  • Belajarlah untuk memberi dan menerima dengan pasangan.
  • Bersiap pada kondisi jatuh bangun dalam hubungan.

Cinta antara pasangan bisa memudar seiring dengan berjalannya waktu, tetapi Anda dan pasangan tetap dapat  membangkitkan lagi rasa cinta dengan upaya dari kedua belah pihak. Namun, cinta bukanlah satu-satunya hal yang diperlukan, Anda dan pasangan juga perlu kasih sayang, komitmen, keberanian, kebijaksanaan, dan kesabaran.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Prinsip “Terima Apa Adanya”, Apakah Menjamin Hubungan Langgeng?

Prinsip menerima apa adanya pasagan, alias cinta tanpa syarat, sering dianggap sebagai salah satu syarat hubungan langgeng. Benarkah demikian?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Cinta Sudah Ditolak, Kenapa Masih Terus Kepikiran Si Dia?

Cinta kadang sulit dipikir dengan akal sehat. Anda bisa saja susah melupakan seseorang yang jelas-jelas telah menolak dan mengacuhkan Anda.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Kenapa Cinta Pertama Itu Sulit untuk Dilupakan?

Anda salah satu orang yang sulit move on dan melupakan cinta pertama? Sebenarnya, apa, sih, yang membuat cinta pertama itu sangat berkesan di hati?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena

Supaya Tetap Romantis, Ini 6 Tips Komunikasi dengan Pasangan

Membangun dan menjaga komunikasi dengan pasangan adalah hal yang penting. Namun, bagaimana memulainya cara memulainya? Intip tipsnya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina

Direkomendasikan untuk Anda

membuat pasangan merasa spesial

4 Tips Membuat Pasangan Anda Merasa Spesial

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 04/10/2019
cinta atau obsesi

Jangan Sampai Salah Mengartikan, Pahami Dulu Beda Cinta dengan Obsesi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 08/09/2019
saat jatuh cinta ketika jatuh cinta

Perbedaan Unik Antara Wanita dan Pria Saat Sedang Jatuh Cinta

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2019
cara mengendalikan emosi

3 Trik Menata Emosi yang Memuncak Saat Bertengkar Dengan Pasangan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 02/02/2019