Begini Cara Membaca Resep Kacamata dari Dokter dan Optik Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Ketika Anda merasakan adanya gangguan pada penglihatan, seperti pandangan menjadi agak buram atau kurang bisa melihat dalam jarak jauh, ini bisa menjadi tanda bahwa Anda mungkin memerlukan kacamata. Nah, sebelum membeli kacamata, Anda tentunya perlu menjalani pemeriksaan dan mendapatkan resep kacamata dari dokter. Namun, apakah Anda mengerti bagaimana cara membaca resep kacamata?

Cara mudah membaca resep kacamata

Gejala-gejala seperti mata buram dan tidak bisa melihat jauh bisa saja menandakan bahwa kesehatan mata Anda sudah menurun. Gangguan penglihatan seperti ini membuat Anda memerlukan kacamata.

Sebelum membeli kacamata, mata Anda akan diperiksa agar kacamata yang Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan mata Anda. Anda bisa memeriksakan mata Anda ke dokter dan Anda pun akan mendapatkan resep kacamata dari dokter.

Ada berbagai gangguan pada penglihatan, seperti rabun jauh, rabun dekat, mata silinder, dan lain sebagainya. Gangguan pada mata ini juga memiliki kekuatan, seperti -1, +2, -2,5, dan lainnya. Dari resep kacamata, Anda bisa mengetahui kekuatan gangguan pada mata Anda.

Akan tetapi, masalahnya terletak pada bagaimana cara baca resep kacamata tersebut karena banyaknya singkatan dan angka di dalam tabel resep. Untuk itu, sebaiknya Anda perhatikan mana resep untuk mata kanan dan mata kiri terlebih dahulu.

Pada kolom dan baris paling kiri, biasanya tertulis OD dan OS atau R dan L. Berikut adalah cara membaca singkatan tersebut pada resep kacamata Anda:

  • OD (Oculus Dextra): merupakan istilah Latin untuk mata kanan. Ini sama artinya dengan R, yang merupakan singkatan dari Right (kanan dalam bahasa Inggris).
  • OS (Oculus Sinistra): yaitu istilah Latin untuk mata kiri. Ini sama artinya dengan L untuk Left (kiri). Terkadang, Anda mungkin juga menemukan tulisan OU, yang merupakan singkatan dari Oculus Uterque dan mempunyai arti kedua mata.

Setelah Anda mengetahui mana resep untuk mata kanan dan kiri, kemudian Anda bisa lanjut ke kolom tabel sebelahnya. Di sana, Anda akan menemukan tulisan SPH, CYL, AXIS, ADD, dan PRISM. Apa saja arti dari singkatan-singkatan tersebut?

1. SPH

SPH pada resep kacamata merupakan singkatan dari sphere. Ini menunjukkan jumlah kekuatan lensa yang dibutuhkan oleh mata Anda, bisa lensa plus atau lensa minus. 

Jika angka yang dituliskan dalam kolom tersebut memiliki tanda minus (-), artinya Anda rabun jauh. Jika angka yang dituliskan dalam kolom diikuti dengan tanda plus (+), artinya Anda rabun dekat. 

Semakin besar angka yang dituliskan (terlepas dari tanda minus atau plus), maka semakin tebal juga lensa yang dibutuhkan mata Anda.

2. CYL

CYL merupakan singkatan dari cylinder. Pada resep kacamata dari dokter, CYL menunjukkan apakah Anda mempunyai mata silinder atau tidak, beserta dengan jumlah kekuatan lensa untuk silinder.

Jika tidak ada angka dituliskan dalam kolom ini, artinya Anda tidak mempunyai mata silinder atau silinder Anda sangat sedikit sehingga Anda tidak perlu menggunakan kacamata dengan lensa silinder. Jika dalam kolom ini dituliskan angka yang diikuti dengan tanda minus (-), artinya kekuatan lensa untuk silinder rabun jauh. Dan, jika angka diikuti dengan tanda plus (+) artinya untuk silinder rabun dekat.

3. AXIS

AXIS adalah orientasi dari silinder, yang ditunjukkan dari angka 0 sampai 180 derajat. Jika mata Anda silinder, nilai AXIS juga harus dituliskan dengan mengikuti kekuatan silinder. 

Biasanya, nilai AXIS dituliskan dengan didahului oleh “x”. Contoh: x120, artinya sudut kemiringan lensa silinder adalah 120 derajat untuk mengoreksi mata silinder.

4. ADD

Pada resep kacamata, ADD artinya kekuatan pembesar yang ditambahkan di bagian bawah lensa multifokal untuk mengoreksi presbiopi (rabun tua) atau untuk kebutuhan baca. 

Angka yang dituliskan dalam kolom ini selalu dalam kekuatan plus (walaupun mungkin tidak dituliskan tanda plus). Umumnya, angka tersebut berkisar antara +0,75 sampai +3, dan biasanya kekuatannya sama pada setiap mata.

5. PRISM

Ini menunjukkan jumlah koreksi yang mungkin diperlukan pada beberapa orang untuk menyelaraskan mata sehingga penglihatan terlihat lurus. 

Bila ada, jumlah prism akan dituliskan dalam pecahan atau desimal dan diikuti dengan arah prism. Terdapat empat singkatan arah prism, yaitu BU (base up= atas), BD (base down= bawah), BI (base in= ke arah hidung pemakai), dan BO (base out= ke arah telinga pemakai).

Apakah resep kacamata bisa digunakan untuk lensa kontak?

Setelah mengetahui bagaimana cara membaca resep kacamata dari dokter, Anda mungkin berpikir apakah boleh resep tersebut digunakan untuk memakai lensa kontak. Terkadang, ada beberapa orang yang juga memerlukan lensa kontak karena lebih praktis dan dapat mendukung aktivitasnya sehari-hari.

Namun, penting untuk diingat bahwa sebagian besar resep kacamata tidak sama dengan resep lensa kontak. Menurut informasi dari situs GP Contact Lenses, hal ini dikarenakan posisi lensa kacamata dan lensa kontak berbeda cukup jauh. Dengan adanya jarak tersebut, ukuran kekuatan lensa yang tertera pada tabel resep akan berbeda pula.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ciri-ciri Ada Cacing di Mata Anda dan Bagaimana Mengobatinya

Cacing loa-loa adalah jenis cacing yang sering bersarang di mata Anda. Apa penyebab cacing di mata, seperti apa gejalanya, dan bagaimana mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 7 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

Ternyata, masalah jerawat juga bisa muncul gara-gara kacamata yang Anda gunakan setiap hari. Lantas, bagaimana cara mencegahnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Tips Sehat 22 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Merasa Pusing Saat Pakai Kacamata Baru, Normal atau Tidak?

Mungkin Anda pernah merasa pusing saat pertama kali pakai kacamata atau mengganti kacamata baru. Tergolong normalkah hal tersebut?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 15 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
mata silinder (astigmatisme)

Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
penyebab alerg kulit

Segudang Penyebab yang Memicu Reaksi Alergi pada Kulit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Retinopati diabetik

Retinopati Diabetik

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 8 menit