home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Waspada, Merokok Ternyata Bisa Memengaruhi Kerja Otot Anda

Waspada, Merokok Ternyata Bisa Memengaruhi Kerja Otot Anda

Sebagai salah satu perilaku berisiko, merokok merupakan penyebab nomor satu dari berbagai penyakit kronis. Penurunan kualitas kesehatan akibat rokok disebabkan paparan racun yang memasuki sistem pernapasan dan aliran darah yang pada umumnya mengganggu kerja jantung dan pembuluh darah. Tidak hanya itu, efek merokok juga dialami oleh sebagian besar sel tubuh, termasuk sel otot. Kerusakan otot akibat rokok mungkin tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius, namun hal tersebut dapat menurunkan kualitas aktivitas fisik seseorang secara keseluruhan.

Beberapa efek merokok terhadap kerja otot

1. Meningkatkan risiko cedera otot saat olahraga

Perokok lebih mungkin mengalami keseleo atau cedera otot. Otot pada seorang perokok juga lebih mudah lelah sehingga meningkatkan peluang mengalami cedera oleh gerakan berulang (overuse injury), terjatuh, atau kehilangan kekuatan akibat jaringan penyangga otot atau tendon yang tidak terlalu kuat, cedera dan nyeri punggung, cedera bahu (bursitis) serta cedera akibat kecelakaan saat berolahraga seperti dislokasi.

2. Menurunkan kemampuan beraktivitas

Kesehatan pembuluh darah merupakan suatu hal yang vital bagi individu untuk dapat beraktivitas secara optimal. Namun, pembuluh darah cenderung mengalami kerusakan pada perokok akibatnya terjadi penurunan kemampuan beraktivitas fisik.

Pada dasarnya, otot membutuhkan asupan oksigen yang cukup untuk bekerja secara optimal saat berolahraga atau beraktivitas fisik. Dengan merokok, maka otot akan mengalami kekurangan asupan oksigen yang dibutuhkan melalui beberapa cara, diantaranya:

  • Perokok mengalami penurunan kapasitas paru-paru sedikitnya 10% dibandingkan kondisi normal. Akibatnya oksigen yang dihisap dan terdistribusikan ke dalam aliran darah dan otot menjadi lebih sedikit.
  • Paparan karbon monoksida yang menyebabkan transportasi oksigen ke sel-sel otot lebih sedikit.
  • Racun dari rokok juga merusak pengangkut oksigen tersebut, yaitu sel darah merah, sehingga proses regenerasi otot yang rusak selama beraktivitas fisik menjadi terhambat.
  • Penurunan kadar oksigen tersebut juga berdampak pada proses penyediaan energi sehingga pada perokok, kapasitas ketahanan dalam beraktivitas fisik juga cenderung menurun.

3. Menghambat pertumbuhan sel otot

Merokok juga berpeluang untuk menghambat tumbuhnya otot yang dibentuk dari latihan fisik, karena pada dasarnya peningkatan masa otot membutuhkan regenerasi sel otot baru yang optimal. Banyak penelitian menunjukkan bahwa kerusakan pada otot akibat merokok diakibatkan oleh terganggunya metabolisme otot, meningkatnya peradangan dan stres oksidatif yang terjadi, dan aktivasi berlebih gen yang memicu atrofi (pengerutan) otot.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hunt, E. 2015. Smoking and exercise – how one affects the other. Online: https://onlinedoctor.lloydspharmacy.com/blog/smoking-and-exercise/ (Accessed 16 May 2017)

American Academy of Orthopaedic Surgeons. 2010. Smoking and Musculoskeletal Health. Online: http://orthoinfo.aaos.org/topic.cfm?topic=a00192 (Accessed 16 May 2017)

Callahan, R. 2015. Direct Effect of Smoking on Muscle Gains. Online: http://www.livestrong.com/article/380495-direct-effect-of-smoking-on-muscle-gains/ (Accessed 16 May 2017)

Holt, B. 2015. The Effects of Smoking on Bodybuilding. Online: http://www.livestrong.com/article/362527-the-effects-of-smoking-on-bodybuilding/ (Accessed 16 May 2017)

Abate M, Vanni D, Pantalone A, Salini V. Cigarette smoking and musculoskeletal disorders. Muscles Ligaments Tendons J. 2013; 3(2): 63-9.

Shinn J. The effects of smoking on the musculoskeletal system [Internet]. USA: The Orthopaedic Institute; 2017 [updated 2015; cited 2017 Jun 21]. Available from: http://www.toi-health.com/the-effects-of-smoking-on-the-musculoskeletal-system.aspx

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Kemal Al Fajar
Tanggal diperbarui 01/07/2017
x