Waspada, Merokok Ternyata Bisa Memengaruhi Kerja Otot Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sebagai salah satu perilaku berisiko, merokok merupakan penyebab nomor satu dari berbagai penyakit kronis. Penurunan kualitas kesehatan akibat rokok disebabkan paparan racun yang memasuki sistem pernapasan dan aliran darah yang pada umumnya mengganggu kerja jantung dan pembuluh darah.  Tidak hanya itu, efek merokok juga dialami oleh sebagian besar sel tubuh, termasuk sel otot. Kerusakan otot akibat rokok mungkin tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius, namun hal tersebut dapat menurunkan kualitas aktivitas fisik seseorang secara keseluruhan.

Beberapa efek merokok terhadap kerja otot

1. Meningkatkan risiko cedera otot saat olahraga

Perokok lebih mungkin mengalami keseleo atau cedera otot. Otot pada seorang perokok juga lebih mudah lelah sehingga meningkatkan peluang mengalami cedera oleh gerakan berulang (overuse injury), terjatuh, atau kehilangan kekuatan akibat jaringan penyangga otot atau tendon yang tidak terlalu kuat, cedera dan nyeri punggung, cedera bahu (bursitis) serta cedera akibat kecelakaan saat berolahraga seperti dislokasi.

2. Menurunkan kemampuan beraktivitas

Kesehatan pembuluh darah merupakan suatu hal yang vital bagi individu untuk dapat beraktivitas secara optimal. Namun, pembuluh darah cenderung mengalami kerusakan pada perokok akibatnya terjadi penurunan kemampuan beraktivitas fisik.

Pada dasarnya, otot membutuhkan asupan oksigen yang cukup untuk bekerja secara optimal saat berolahraga atau beraktivitas fisik. Dengan merokok, maka otot akan mengalami kekurangan asupan oksigen yang dibutuhkan melalui beberapa cara, diantaranya:

  • Perokok mengalami penurunan kapasitas paru-paru sedikitnya 10% dibandingkan kondisi normal. Akibatnya oksigen yang dihisap dan terdistribusikan ke dalam aliran darah dan otot menjadi lebih sedikit.
  • Paparan karbon monoksida yang menyebabkan transportasi oksigen ke sel-sel otot lebih sedikit.
  • Racun dari rokok juga merusak pengangkut oksigen tersebut, yaitu sel darah merah, sehingga proses regenerasi otot yang rusak selama beraktivitas fisik menjadi terhambat.
  • Penurunan kadar oksigen tersebut juga berdampak pada proses penyediaan energi sehingga pada perokok, kapasitas ketahanan dalam beraktivitas fisik juga cenderung menurun.

3. Menghambat pertumbuhan sel otot

Merokok juga berpeluang untuk menghambat tumbuhnya otot yang dibentuk dari latihan fisik, karena pada dasarnya peningkatan masa otot membutuhkan regenerasi sel otot baru yang optimal. Banyak penelitian menunjukkan bahwa kerusakan pada otot akibat merokok diakibatkan oleh terganggunya metabolisme otot, meningkatnya peradangan dan stres oksidatif yang terjadi, dan aktivasi berlebih gen yang memicu atrofi (pengerutan) otot. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa yang Akan Terjadi Ketika Anda Menghirup Debu

Tak hanya memicu batuk-batuk, menghirup debu saat Anda bernapas juga bisa menimbulkan dua kondisi kesehatan berikut ini. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Asma, Kesehatan Pernapasan 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut Perokok, Begini Caranya!

Cegah berbagai risiko penyakit dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut bagi perokok ini. Ingat, mulut bisa jadi jalan bakteri masuk ke dalam tubuh!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
gigi perokok
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ada yang suka berolahraga setelah bangun pagi, ada juga yang lebih senang olahraga pulang kantor. Sebetulnya, lebih baik olahraga pagi atau malam?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Olahraga Lainnya, Kebugaran 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Ablasi Jantung, Prosedur Medis untuk Mengatasi Detak Jantung yang Tidak Normal

Prosedur medis yang disebut sebagai ablasi jantung ini dilakukan untuk mengatasi gangguan pada detak jantung. Bagaimana prosedur ini dilaksanakan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Aritmia 12 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gerakan olahraga melatih kelenturan tubuh

10 Gerakan Olahraga Untuk Meraih Kelenturan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
bahaya rokok, bahaya merokok bagi kesehatan, dampak rokok, efek rokok, berhenti merokok

Bahaya Merokok Terhadap Daya Tahan Tubuh Manusia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
proses pembekuan darah koagulasi

Benarkah Rokok Menyebabkan Penggumpalan Darah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit