Antara Apel Merah dan Apel Hijau, Mana yang Lebih Sehat dan Bergizi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 18/01/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apel merupakan buah yang umum ditemukan diseluruh penjuru dunia. Di seluruh dunia, terdapat kurang lebih 7.500 jenis apel. Bila Anda berbelanja ke pasar atau ke supermarket, maka kita dapat melihat berbagai macam buah apel untuk dibeli. Ada yang berwarna hijau dan ada yang berwarna merah. Dari rasanya, apel merah dan apel hijau sudah berbeda. Apel merah lebih manis. Apel hijau memiliki kombinasi rasa manis dan asam.

Di samping perbedaan cita rasa apel merah dan apel hijau, apakah ada perbedaan kandungan nutrisinya? Apakah ada jenis apel yang lebih sehat? Simak ulasannya di bawah ini, yuk.

Manfaat apel bagi kesehatan

Satu buah apel mengandung kurang dari 100 kalori. Apel merupakan buah yang bebas lemak, natrium, dan kolesterol. Apel juga merupakan sumber serat pektin (sebuah apel mengandung 4-5 gram pektin). Pektin merupakan serat yang mengikat kolesterol dan memperlambat penyerapan glukosa.

Dengan mengkonsumsi sebuah apel ukuran sedang, 14 persen kebutuhan vitamin C harian dapat terpenuhi. Apel mengandung antioksidan dan fitokimia yang dapat membantu mencegah penyakit kronis seperti penyakit Alzheimer, kanker paru, penyakit jantung, kanker payudara, diabetes, dan lain-lain.

Mana yang lebih sehat, apel merah atau apel hijau?

Ternyata warna kulit apel yang berbeda ini berpengaruh terhadap manfaatnya pada kesehatan. Baik apel hijau dan apel merah sama-sama mengandung jumlah serat dan vitamin C yang sama.

Namun, apel merah memiliki kandungan beta karoten yang lebih tinggi dari apel hijau hingga 50 persen. Hal ini disebabkan oleh warna merah tersebut. Kandungan beta karoten ini berfungsi sebagai antioksidan. Namun, beberapa sumber lain menyebutkan perbedaan kandungan ini tidak begitu drastis.

Antioksidan pada apel merah juga ditemukan dari pigmen antosianin yang memberikan warna merah pada kulit apel tersebut. Selain bertindak sebagai antioksidan dan melawan radikal bebas, antosianin berperan dalam proses anti radang, antivirus, dan diduga berperan dalam proses anti kanker.

Akan tetapi, apel hijau ternyata memiliki kadar kalori dan karbohidrat yang lebih rendah 10 persen dibandingkan dengan apel merah.  Apel hijau juga memiliki porlifenol yang berperan sebagai antioksidan. Sebuah studi pada tahun 2014 menyebutkan kandungan polifenol dan serat pada apel hijau dapat meningkatkan bakteri menguntungkan pada usus, di mana bakteri-bakteri ini berkurang pada orang dengan obesitas. Kurangnya bakteri baik pada orang obesitas meningkatkan risiko gangguan metabolik dan peradangan pada orang obesitas. Melalui konsumsi apel hijau secara rutin, diharapkan efek buruk tersebut dapat dicegah.

Jadi harus pilih jenis apel yang mana?

Kedua apel memiliki keunggulan masing-masing. Konsumsinya disesuaikan dengan apa yang ingin dicapai untuk diri Anda. Bila target Anda adalah untuk menurunkan berat badan dan menjaga kadar gula darah, maka apel hijau menjadi pilihan yang tepat untuk dikonsumsi.

Bila target Anda adalah untuk meningkatkan antioksidan dan mencegah penuaan, maka apel merah menjadi alternatif yang dapat dipilih. Kedua apel sama-sama memiliki efek baik pada kesehatan. Maka, tak ada salahnya juga untuk mengganti-ganti jenis apel yang Anda konsumsi agar nutrisinya dan manfaatnya beragam pula.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Dua Resep Sorbet, Camilan Segar Sehat yang Mudah Dibuat

    Doyan camilan dingin yang manis, tapi takut gemuk kalau keseringan makan es krim? Sudahkah Anda mencoba sorbet? Anda bisa membuatnya sendiri di rumah, lho!

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

    Saat berolahraga, tubuh Anda akan bergerak dan beraktivitas lebih intens dari biasanya sehingga Anda rawan mengalami 10 cedera olahraga berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kebugaran, Hidup Sehat 11/06/2020 . Waktu baca 8 menit

    Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

    Ada banyak penyebab kulit kepala gatal, tapi banyak juga bahan-bahan alami dan sederhana yang ampuh mengusir kulit kepala gatal.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 09/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

    Pertolongan pertama saat stres: gunakan minyak esensial untuk meredakan stres. Apa saja jenis minyak esensial dan bagaimana cara menggunakannya?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 05/06/2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    menjaga kebersihan diri

    Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    psikoterapi

    Keluar dari Lubang Hitam Anda Lewat Psikoterapi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    frozen yogurt vs es krim sehat mana

    Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    arti kedutan

    Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit