Nama Generik: Ragi Bir

Manfaat

Untuk apa ragi bir?

Ragi bir adalah suplemen herbal yang terbuat dari jamur Saccharomyces cerevisiae, yang dihasilkan dari proses ekstraksi bir. Meski rasanya pahit, ragi bir sering digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Ragi bir sering digunakan untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan seperti sakit perut, diare, irritable bowel syndrome, sembelit, dan lain sebagainya. Kandungan kromium dalam ragi bir juga dapat membantu mengendalikan diabetes dengan memperbaiki toleransi glukosa. Selain itu, suplemen herbal ini juga sering digunakan untuk mengatasi pilek, flu, infeksi saluran pernapasan lainnya, gangguan selera makan, dan PMS. Ragi bir juga sering dimanfaatkan sebagai sumber vitamin B oleh para vegetarian.

Bagaimana cara kerjanya?

Belum banyak penelitian yang membuktikan bagaimana suplemen ini bekerja. Sebaiknya berdiskusilah dengan herbalis atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Kendati demikian, ada beberapa penelitian yang membuktikan bahwa kadar kromium yang tinggi dalam ragi bir dapat membantu kerja hormon insulin yang dapat menurunkan kadar gula darah. Sebagai tambahan, ragi bir memiliki kecenderungan merangsang enzim pencernaan untuk meringankan diare.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk ragi bir untuk orang dewasa?

Dosis untuk herbal ini bisa berbeda untuk tiap pasiennya. Dosis yang digunakan tergantung dari umur Anda, kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Tanaman herbal ini tidak selalu aman. Oleh karena itu, diskusikanlah dengan ahli herbal atau dokter anda untuk dosis yang tepat.

Dalam bentuk apa saja ragi bir tersedia?

Sediaan suplemen ragi bir adalah:

  • Tablet
  • Bubuk

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh ragi bir?

Efek samping paling umum dari mengonsumsi ragi bir adalah:

  • Sakit kepala berat
  • Menurunnya kadar gula darah bagi pasien diabetes
  • Sakit perut
  • Perut kembung
  • Sering buang angin
  • Reaksi alergi

Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Ada beberapa efek samping yang juga tidak termasuk dalam daftar di atas. Apabila Anda punya keluhan, konsultasikanlah dengan herbalis atau dokter.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi ragi bir?

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi ragi bir adalah:

  • Perhatikan apabila muncul sakit kepala (seperti migrain) yang mungkin terjadi akibat reaksi hipersensitif. Hentikan penggunaan ragi bir apabila gejala tersebut terjadi.
  • Ragi bir tidak boleh dikonsumsi oleh penderita yang mempunyai masalah kekebalan tubuh.

Aturan bagi pasien yang mengonsumsi suplemen herbal biasanya lebih longgar daripada obat pada umumnya. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan kadar keamanan ragi bir. Manfaat yang dapat diambil dari suplemen herbal ini seharusnya lebih banyak daripada risiko pemakaian. Hubungi herbalis atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah ragi bir?

Belum ada informasi yang akurat perihal keamanan mengonsumsi ragi bir untuk ibu hamil dan menyusui. Tetap waspada dan hindari pemakaian apabila dirasa kurang aman. Ragi bir diketahui dapat memperparah penyakit Crohn. Jadi, jangan mengonsumsi ragi bir apabila Anda memiliki penyakit tersebut.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi ragi bir?

Suplemen herbal ini dapat berinteraksi dengan obat‐obatan lain yang Anda konsumsi atau dengan kondisi kesehatan Anda. Konsultasikan dengan herbalis atau dokter sebelum menggunakannya. Konsumsi ragi herbal yang mengandung kromium dapat menurunkan kadar gula darah. Apabila Anda menderita diabetes dan mengonsumsi obat penurun tekanan gula darah, mengonsumsi ragi bir dalam waktu bersamaan dapat menyebabkan kadar gula darah menurun terlalu drastis. Pantau kadar gula darah ada dengan saksama.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: April 18, 2018 | Terakhir Diedit: April 18, 2018