Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Manfaat kayu manis sebagai bumbu masakan, penyedap minuman, dan obat herbal sudah lama dikenal. Namun bagi Anda yang suka dengan rempah satu ini, Anda harus waspada. Pasalnya terlalu banyak mengonsumsi kayu manis bisa menimbulkan risiko efek samping yang berbahaya. Apa saja? Simak ulasannya dalam artikel ini.

Risiko konsumsi kayu manis terlalu banyak

Beberapa risiko yang perlu Anda waspadai, antara lain:

1. Gula darah terlalu rendah

Rempah khas ini dikenal karena kemampuannya untuk menurunkan gula darah. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa rempah satu ini bisa meniru efek insulin, yaitu hormon yang membantu menstabilkan gula dari darah.

Sayangnya, terlalu banyak mengonsumsi rempah ini bisa menyebabkan kadar glukosa dalam darah turun terlalu rendah. Orang yang paling berisiko mengalami efek samping ini adalah mereka yang sedang mengonsumsi obat diabetes. Pasalnya, kayu manis dapat meningkatkan efek obat tersebut dan menyebabkan terjadinya penurunan kadar gula darah hingga menjadi terlalu rendah. Kondisi ini dalam istilah medis disebut dengan hipoglikemia, yang bisa menyebabkan rasa lelah, pusing, bahkan pingsan.

2. Risiko kerusakan hati

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi terlalu banyak kayu manis bisa menyebabkan toksisitas atau kerusakan hati. Ini karena kayu manis mengandung kumarin, yaitu suatu zat yang bersifat racun bagi hati bila dikonsumsi dalam jumlah besar. Tidak hanya itu, apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan seperti parasetamol dan statin, terlalu banyak makan rempah ini juga bisa meningkatkan risiko kerusakan hati.

Oleh karena itu, penting bagi orang yang memang memiliki gangguan hati untuk membatasi konsumsi rempah satu ini dalam jumlah yang besar. Bagi Anda yang sedang dalam masa mengonsumsi obat tertentu secara rutin dan ingin mengonsumsi kayu manis, ada baiknya berkonsultasi ke dokter lebih dulu terkait efek samping rempah ini terhadap obat yang Anda konsumsi.

3. Menyebabkan alergi

Kandungan senyawa cinnamaldehyde pada kayu manis bisa menimbulkan risiko memicu reaksi alergi serta iritasi di pada jaringan dalam mulut dan bibir apabila dikonsumsi dalam jumlah besar.

Gejala alergi senyawa cinnamaldehyde yang paling umum meliputi pembengkakan pada lidah atau gusi, sensasi terbakar, gatal dan timbul bercak putih di mulut. Kondisi tersebut bukan gejala yang serius, tapi bisa menimbulkan rasa ketidaknyamanan jika tidak segera diobati.

Dalam banyak kasus, orang yang mengalami alergi disebabkan karena mengonsumsi permen rasa kayu manis, karena produk tersebut umumnya mengandung lebih banyak senyawa cinnamaldehyde. Selain di mulut dan bibir, kulit Anda juga bisa mengalami iritasi dan kemerahan apabila mengoleskan minyak rempah ini secara langsung pada kulit

Namun, penting untuk dicatat bahwa senyawa cinnamaldehyde hanya akan menyebabkan alergi atau iritasi jika sebelumnya Anda memang memiliki alergi dengan senyawa tersebut.

4. Masalah pernapasan

Mengonsumsi kayu manis bubuk terlalu banyak dalam satu kali suap bisa menyebabkan masalah pernapasan karena memiliki tekstur yang sangat halus sehingga mudah untuk dihirup. Itu sebabnya, ketika Anda dengan sengaja atau tidak sengaja menghirupnya bisa menyebabkan batuk, tersedak, bahkan kesulitan menarik napas.

Senyawa cinnamaldehyde dalam rempah ini juga bersifat iritan bagi tenggorokan sehingga bisa menyebabkan masalah pernapasan yang lebih serius.

Orang yang memiliki asma atau kondisi medis lainnya yang berkaitan dengan sistem pernapasan perlu diawasi secara khusus apabila mereka secara sengaja atau tidak, menghirup bubuk rempah ini. Pasalnya, mereka cenderung lebih rentan mengalami masalah pernapasan.

Jadi boleh makan kayu manis berapa banyak yang masih aman?

Lalu berapa banyak kayu manis yang boleh untuk dikonsumsi? Sebenarnya, kayu manis terbukti aman dikonsumsi dan banyak penelitian yang menunjukkan manfaatnya bagi kesehatan.

Namun, harus diperhatikan mengenai jumlah kumarin yang dikonsumsi dalam satu hari. Asupan harian yang masih diperbolehkan adalah 0,1 mg per kg berat badan. Ini setara dengan 1 sendok teh kayu manis jenis Cassia atau 2,5 sendok teh kayu manis jenis Ceylon.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Banyak yang percaya gadis perawan memiliki ciri-ciri khusus. Tapi bagaimana dengan pandangan medis soal tes keperawanan wanita? Benarkah bisa dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

Anda mungkin cukup familier dengan manfaat kunyit untuk meredakan mual. Nah, ternyata masih ada khasiat lain dari kunyit yang mungkin belum Anda tahu!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Wabah Kesepian, Fenomena Kekinian yang Menghantui Kesehatan Masyarakat

Rasa kesepian banyak dialami oleh masyarakat modern. Bahkan, kondisi psikologis ini bisa dianggap sebagai salah satu ancaman kesehatan yang serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Ragam Makanan dengan Kandungan Bakteri yang Baik untuk Usus

Tubuh kita membutuhkan bakteri dalam usus untuk menjaga fungsinya. Cari tahu makanan yang baik untuk usus dalam artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Pencernaan 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tidak bisa kentut susah kentut

Tiba-Tiba Susah Kentut? Tak Perlu Pusing, Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
cara mengusir semut

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
lidah terasa pahit saat sakit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Seks setelah haid

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit