7 Tips Mudik Lancar Bagi Penderita Rematik

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/02/2020
Bagikan sekarang

Mudik sudah menjadi tradisi tahunan yang dilakukan menjelang Lebaran tiba. Meski begitu, perjalanan jauh yang dihabiskan hanya dengan duduk selama berjam-jam bisa membuat badan sakit dan pegal. Terlebih bagi Anda yang punya rematik, karena kondisi ini bisa membuat Anda lebih cepat capek daripada partner mudik Anda. Maka itu, yuk simak tips mudik saat rematik berikut ini!

Tips mudik saat rematik agar perjalanan bebas pegal

1. Buat rencana perjalanan

liburan pasien kemoterapi

Khususnya jika Anda memiliki suatu penyakit tertentu, Anda tidak boleh membuat perjalanan mendadak. Dari jauh-jauh hari, perhitungkan kapan akan berangkat dan pulang, pulang-pergi menggunakan transportasi apa, lama perkiraan waktu perjalanan, hingga rute perjalanan dan poin-poin tempat istirahat.

Perencanaan mudik yang matang dapat meminimalisir terjadinya skenario terburuk yang bisa menyebabkan rematik Anda kambuh. Misalnya saja, terlalu lama duduk di mobil karena terjebak macet atau tersesat arah bisa membuat pinggang pegal dan gejala rematik Anda makin terasa parah.

2. Tentukan waktu berangkatnya

mudik dengan lansia

Pilihlah waktu yang tepat untuk mulai berangkat mudik jika Anda punya rematik. Perlu diperhatikan, gejala rematik rentan kambuh di pagi hari dan saat cuaca dingin. Maka, sesuaikanlah waktu keberangkatannya agar perjalanan Anda terasa nyaman dan rematik tidak kambuh saat sedang menyetir.

Mungkin ketimbang berangkat pagi, Anda bisa berangkat sore setelah berbuka puasa sehingga Anda bisa makan dan minum untuk mengisi energi selama mudik.

3. Persiapkan obat dan kebutuhan khusus

tips mudik,, pasien multiple sclerosis

Selain mempersiapkan kebutuhan pribadi seperti baju ganti, alat mandi, dan lain sebagainya, jangan lupa juga untuk bawa kursi roda atau tongkat bila perlu agar Anda bisa bergerak bebas setibanya di tujuan.

Bawa serta juga obat-obatan rematik yang biasa Anda pakai. Bahkan bila perlu, Anda bisa bawa obat dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selanjutnya, Anda bisa simpan obat-obatan tersebut dalam tempat yang berbeda di setiap tas atau koper bawaan Anda, agar lebih mudah diambil saat dibutuhkan.

Konsultasikan dulu dengan dokter guna mengetahui pantangan apa saja yang sebaiknya dihindari selama melakukan perjalanan jauh. Dokter mungkin juga akan menyesuaikan obat-obatan yang harus dikonsumsi dengan kondisi dan jarak perjalanan Anda.

4. Jaga stamina sebelum mudik

manfaat glutathione

Tidak hanya “perintilan” mudik yang harus Anda persiapkan dengan cermat, namun stamina dan kondisi tubuh juga tidak kalah penting untuk Anda jaga agar perjalanan Anda tetap lancar.

Jauh-jauh hari sebelum hari-H keberangkatan, Anda harus lebih perhatikan pola makan sehari-hari, perbanyak istirahat, dan rutin olahraga ringan untuk menjaga stamina tubuh untuk selama mudik nanti.

5. Cukupi kebutuhan nutrisi dan cairan tubuh

minum air putih

Menjelang hari keberangkatan mudik, usahakan untuk mencukupi dengan baik kebutuhan nutrisi dari sumber makanan dan minuman sehat saat sahur dan berbuka.

Jangan sampai hanya karena menyepelekan asupan makanan dan minuman saat puasa, stamina tubuh jadi menurun yang akhirnya bisa menggangu perjalanan mudik Anda.

Tidak hanya berlaku sebelum hari keberangkatan, kebutuhan nutrisi dan cairan juga penting untuk Anda penuhi selama melakukan perjalanan.

6. Kelola stres

tubuh sakit setelah stres

Jalanan yang macet, ramainya penumpang transportasi umum, maupun berbagai masalah lainnya bisa muncul selama perjalanan mudik Anda. Dr. Grace Wright, seorang ahli reumatologi, mengatakan bahwa stres selama di perjalanan bisa memicu gejala rematik kambuh makin memburuk. Jika suatu kondisi mulai memancing stres Anda, sebisa mungkin cari pengalihan lain, misalnya dengan mencoba untuk lebih menikmati perjalanan Anda.

Maka agar mudik saat rematik tidak bikin panik, bawa serta barang-barang yang bisa bantu Anda mengusir stres. Misalnya membaca buku, mendengarkan musik, atau main game. Sesekali, tengoklah ke luar jendela dan lihat pemandangan sekitar sambil menarik napas dalam-dalam dan mengosongkan pikiran sejenak.

7. Hindari terlalu lelah di perjalanan

penyebab cepat lelah setelah makan

Nyeri sendi akibat rematik bisa bikin badan cepat pegal dan terasa capek selama di perjalanan. Maka, luangkanlah waktu untuk melipir ke tempat-tempat istirahat setidaknya 2-3 jam sekali, dan keluar dari mobil untuk berjalan-jalan dan meregangkan tubuh.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Tips for Traveling With Rheumatoid Arthritis. https://www.webmd.com/rheumatoid-arthritis/ra-traveling#1 Diakses pada 21 Mei 2018.

11 Holiday Travel Tips for People With Arthritis. https://www.everydayhealth.com/rheumatoid-arthritis/living-with/travel-tips-for-rheumatoid-arthritis/ Diakses pada 21 Mei 2018.

Arthritis: Keeping Travel Pain-Free. https://www.healthline.com/health/osteoarthritis/travel-tips#1 Diakses pada 21 Mei 2018.

Here’s How to Travel When You Have Arthritis. https://www.healthline.com/health-news/heres-how-to-travel-when-you-have-arthritis#1 Diakses pada 21 Mei 2018.

Yang juga perlu Anda baca

Berhati-hatilah, Kelima Jenis Penyakit Ini Sering Menyerang Saat Anda Bepergian

Saat berpergian Anda lebih rentan terkena penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus. Inilah kelima serangan penyakit saat liburan yang perlu dihindari.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala

Bolehkah Bayar Utang Olahraga Sekaligus Langsung di Hari Libur?

Banyak orang yang malas berolahraga dengan alasan sibuk. Lantas, bolehkah "membayar" utang dengan olahraga setiap hari selama liburan panjang?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Pentingnya Flossing Saat Liburan untuk Gigi yang Lebih Sehat

Flossing biasanya dianggap sebagai metode tambahan untuk menjaga kebersihan gigi. Maka itu, banyak orang yang bertanya perlukah flossing saat liburan?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Pulang Liburan, Perlukah Anda Rutin Menggunakan Masker Wajah?

Terik matahari dan cuaca kering selama liburan dapat menyebabkan wajah kusam. Ini sebabnya Anda perlu menggunakan masker setelah liburan.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

Liburan Cuma di Rumah? Usir Rasa Bosan dengan 5 Kegiatan Seru Ini

Liburan Cuma di Rumah? Usir Rasa Bosan dengan 5 Kegiatan Seru Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
Tips Menghilangkan Kantuk Saat Menyetir Selama Mudik Pulang Kampung

Tips Menghilangkan Kantuk Saat Menyetir Selama Mudik Pulang Kampung

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020
Mudik Saat Pandemi COVID-19 Berbahaya, Ini Sebabnya

Mudik Saat Pandemi COVID-19 Berbahaya, Ini Sebabnya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 21/04/2020
Tips Mengatasi Kulit Lengket Setelah Berenang di Laut

Tips Mengatasi Kulit Lengket Setelah Berenang di Laut

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 17/02/2020