Lebih Baik Buka Puasa dengan Air Dingin Atau Air Hangat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Buka puasa adalah waktu yang ditunggu saat bulan Ramadan. Beberapa orang memilih air dingin sebagai minuman buka puasa, sementara yang lainnya mungkin memilih air hangat. Setelah hampir 13 jam berpuasa, menahan lapar dan haus, air dingin menjadi minuman buka puasa yang menyegarkan. Tetapi sebaiknya buka puasa dengan air dingin atau air hangat?

Segar sih, tapi sehatkah buka puasa dengan air dingin?

Siapa yang tidak tergoda dengan segarnya air dingin menjelang berbuka puasa. Kesegaran air dingin membuat banyak orang memilih buka puasa dengan air dingin. Tetapi ternyata minuman buka puasa yang dingin tidak baik untuk tubuh.

Menurut Praktisi gizi klinis dan olahraga, Rita Ramayulis, yang diterbitkan Kompas, mengatakan bahwa berbuka dengan minuman yang terlalu dingin akan membuat kerja lambung lambat karena harus menyesuaikan dengan suhu tubuh.

Selain itu, perut telah lama tidak diisi makanan ataupun minuman selama hampir 13 jam, lambung akan mengalami kontraksi atau kaget ketika langsung menerima air dingin. Perut juga akan terasa kembung jika berbuka puasa langsung dengan minuman dingin.

Sebaiknya pilih minuman buka puasa yang tak terlalu dingin dan tidak perlu pakai es batu. Jika terlalu dingin, suhu air yang diminum akan terlalu lama menyesuaikannya dengan suhu tubuh.

Minuman buka puasa sebaiknya hangat

Menurut Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia Kalimantan Barat, Dr Nursyam M.Kes., untuk buka puasa lebih baik memilih minuman yang manis dan hangat supaya tidak membuat kaget lambung yang kosong setelah seharian penuh.

Anda juga bisa berbuka puasa dengan dahulukan minum air putih yang tidak dingin atau air dengan suhu ruang. Setelah itu, sekitar lima sampai sepuluh menit, barulah Anda bisa mengonsumsi minuman yang manis atau camilan manis, seperti kurma atau kolak.

Minuman manis seperti teh manis hangat bisa dianjurkan sebagai minuman buka puasa, karena dapat menormalkan kembali gula darah Anda setelah berpuasa.

Namun hati-hati, minuman manis juga tidak boleh berlebihan, harus sesuai dengan porsinya. Satu gelas teh manis saja sudah cukup membantu menaikkan gula darah dan membuat tubuh Anda kembali berenergi.

Selain memilih minuman untuk berbuka puasa yang manis dan hangat, Anda juga bisa makan buah-buahan yang manisnya alami. Buah memiliki kandungan air yang tinggi, serta dapat juga menaikkan gula darah yang turun selama puasa.

Manfaat minum air hangat saat berbuka puasa

Secara umum, minum air hangat dapat meningkatkan sirkulasi darah serta melindungi organ-organ internal dari kerusakan. Namun, minum air hangat saat perut kosong atau untuk berbuka puasa juga memiliki manfaat tersendiri.

Minum air hangat saat berbuka akan lebih cepat mengembalikan suhu tubuh, sehingga lambung Anda dapat menyesuaikan dengan baik setelah lama tidak makan dan minum.

Selain itu, air hangat dapat mengaktifkan sistem pencernaan yang tentunya dapat membantu Anda untuk menghindari gangguan pencernaan. Juga dapat merangsang aliran darah menuju usus dan dapat mencegah sembelit saat puasa.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Minum Air Putih vs Infused Water Saat Puasa, Mana yang Lebih Baik?

Selama puasa, asupan cairan harian sebaiknya dapat memenuhi kebutuhan tubuh. Nah, sebaiknya minum air putih atau infused water saat puasa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 05/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Tak Hanya Melepas Dahaga, Ini 4 Kebaikan Buah Blewah bagi Kesehatan

Menjelang bulan Ramadan, biasanya banyak penjual es buah blewah dadakan. Kira-kira, apa saja manfaat buah blewah untuk kesehatan tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 25/04/2020 . Waktu baca 3 menit

Bolehkah Minum Obat dengan Air Dingin? Apakah Ada Dampaknya?

Mungkin sebagian dari Anda belum sadar jika minum obat sebaiknya tidak menggunakan air dingin. Mengapa demikian? Temukan alasannya pada artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Fakta Unik 03/04/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Cara Mudah Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Setiap Hari

Kekurangan cairan tubuh dapat menyebabkan dehidrasi dan memicu gangguan kesehatan. Lalu, bagaimana cara memenuhi kebutuhan cairan tubuh yang efektif?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 18/07/2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

buah untuk berbuka puasa

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020 . Waktu baca 4 menit
resep bolu kukus

Resep Bolu Kukus untuk Hidangan Buka Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . Waktu baca 3 menit
fit saat puasa

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020 . Waktu baca 5 menit
buah untuk buka puasa

5 Jenis Buah dengan Kandungan Air Tinggi untuk Buka Puasa

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020 . Waktu baca 4 menit