home
close

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Tips Menjaga Mulut Tetap Segar Saat Puasa di Bulan Ramadan

5 Tips Menjaga Mulut Tetap Segar Saat Puasa di Bulan Ramadan

Salah satu kondisi kesehatan yang cukup umum dialami oleh umat muslim selama beribadah puasa di bulan Ramadan adalah gangguan pada oral atau mulut. Jika tidak makan dan minum, produksi air liur jadi berkurang sehingga mulut terasa tidak segar dan kering. Ini dapat memicu bau tidak sedap. Apakah ada cara untuk membuat mulut tetap segar saat puasa? Coba simak tips berikut ini!

Cara agar mulut bisa tetap segar saat puasa

Mulut biasanya terasa tidak segar akibat mengeluarkan bau atau disebut juga dengan halitosis. Halitosis sendiri dapat disebabkan oleh bakteri yang tertinggal pada gigi dan lidah atau karena mulut kering. Maka dari itu, bau mulut sering dikaitkan erat dengan kurangnya perawatan kesehatan gigi dan mulut.

Menurut Johns Hopkins Medicine, terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan mulut terasa tidak segar atau menghasilkan aroma yang kurang enak, di antaranya:

  • Makanan tertentu, misalnya bawang-bawangan
  • Kurang bisa menjaga kebersihan gigi dan mulut
  • Tidak membersihkan lidah
  • Merokok

Sebenarnya terdapat beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan mulut terasa tidak segar. Namun, penyebab yang telah disebutkan di atas termasuk yang sering terjadi saat Anda puasa.

Agar tetap segar saat puasa dan mencegah terjadi mulut kering atau bau mulut, berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

Bersihkan gigi sebelum tidur dan setelah sahur

mulut segar

Membersihkan gigi sebelum tidur sebenarnya kewajiban yang perlu dilakukan tak hanya selama bulan Ramadan saja. Jika Anda lalai melakukannya, sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi dapat menyebabkan masalah pada gigi dan menyebabkan mulut terasa tidak segar.

Kebiasaan menggosok gigi baru yang perlu ditanamkan selama puasa adalah setelah sahur. Sebagian orang mungkin melewatkan rutinitas ini karena ingin cepat tidur kembali. Padahal, gosok gigi setelah sahur tidak kalah pentingnya seperti waktu sebelum tidur.

Anda perlu menggunakan pasta gigi untuk memaksimalkan proses pembersihan dan membuat mulut segar lebih lama selama puasa. Di antara berbagai pasta gigi yang tersedia, Anda dapat memilih pasta gigi yang terdiri dari bahan-bahan herbal.

Sebuah penelitian menunjukkan pasta gigi herbal sama baiknya dalam mengurangi plak gigi dan penyakit gusi. Misalnya, kandungan herbal seperti Eucalyptus dan Fennel dapat memberikan perlindungan pada gigi dan mulut secara alami.

Jangan lupa bersihkan lidah

cara membersihkan lidah agar mulut segar

Sebagian besar bakteri yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan mulut terdapat pada lidah. Oleh karena itu, selalu bersihkan lidah terutama ketika puasa.

Lidah yang bersih dapat berdampak cukup besar pada kesehatan mulut secara keseluruhan. Gunakan alat pembersih lidah atau dengan bagian belakang kepala sikat gigi yang biasanya memiliki tekstur kasar.

Perbanyak minum air putih

minum air putih agar mulut segar

Manfaatkan waktu setelah berbuka dan sahur dengan lebih banyak minum air putih. Prioritaskan air putih dibandingkan minuman manis.

Makanan dan minuman manis juga dapat menyebabkan risiko terjadinya gigi berlubang meningkat karena tingkat keasaman yang tinggi pada makanan. Selain itu, minuman manis dapat menyebabkan erosi pada enamel gigi.

Gigi berlubang dapat menyebabkan keluhan bau mulut juga. Oleh karena itu, Anda tetap harus menjaga asupannya saat waktu setelah berbuka dan sahur.

Berhenti merokok

merokok

Setelah seharian berpuasa termasuk menahan keinginan untuk merokok, kenapa tidak sekalian meneruskannya agar benar-benar berhenti?

Merokok pada dasarnya tidak memiliki manfaat apapun pada kesehatan dan hanya merugikan tubuh. Salah satunya adalah menyebabkan mulut tidak dalam kondisi segar selama puasa.

Gunakan benang gigi (flossing)

flossing gigi

Penggunaan benang gigi atau membersihkan gigi dengan cara flossing mungkin memang belum terlalu umum dilakukan. Namun, dengan setidaknya melakukan flossing satu kali sehari setelah menggosok gigi, Anda dapat menghilangkan sisa-sisa makanan yang sulit dijangkau sikat gigi.

Hasilnya, kebersihan gigi dapat lebih terjaga dan mulut tetap segar lebih lama selama puasa. Anda tentu dapat melakukan flossing setelah makan sahur.

Menjalankan ibadah puasa akan semakin lancar apabila tidak terkendala gangguan kesehatan, terutama gangguan pada gigi dan mulut. Untuk itu, jangan malas untuk selalu membersihkan gigi. Ikuti tips di atas agar mulut dapat terasa segar lebih lama.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Villa, A. (2019, January 21). Bad breath: What causes it and what to do about it – Harvard Health Blog. Retrieved May 1, 2020, from https://www.health.harvard.edu/blog/bad-breath-what-causes-it-and-what-to-do-about-it-2019012115803

Johns Hopkinsmedicine. (n.d.). Halitosis (Bad Breath). Retrieved April 30, 2020, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/halitosis-bad-breath

Mayo Clinic. (2018). Bad breath – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. Retrieved April 30, 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bad-breath/diagnosis-treatment/drc-20350925

Nagata, H., Inagaki, Y., Tanaka, M., Ojima, M., Kataoka, K., Kuboniwa, M., … Shizukuishi, S. (2008). Effect of Eucalyptus Extract Chewing Gum on Periodontal Health: A Double-Masked, Randomized Trial. Journal of Periodontology, 79(8), 1378–1385. https://doi.org/10.1902/jop.2008.070622

http://www.rethinksugarydrink.org.au/facts/tooth-decay.html

Debnath, S., Sharma, A., Taranath, M., Tatikonda, A., Chauhan, V., & Chaurasia, V. (2014). Effects of herbal and non-herbal toothpastes on plaque and gingivitis: A clinical comparative study. Journal of International Society of Preventive and Community Dentistry, 4(5), 126. https://doi.org/10.4103/2231-0762.146220

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Roby Rizki Diperbarui 27/04/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
x