Kolesterol
Izin bertanya dok, papa saya punya kolesterol tinggi dan disarankan tidak makan yang mengandung karbohidrat seperti nasi. Papa saya sudah tidak makan nasi selama 2 bulan lebih dan sudah sehat namun kemarin papa saya cuma makan nasi satu sendok makan besoknya langsung sakit di lutut dan tidak bisa digerakkan bahkan susah untuk berjalan itu sakit apa ya dok? Dan makanan yang lebih baik pengganti nasi itu apa untuk memenuhi kebutuhan gizi terutama karbohidrat? Terimakasih dok atas jawabannya 🙏
























Halo, terima kasih atas pertanyaan anda.
Lutut ayah anda yang tidak bisa digerakkan kemungkinan disebabkan oleh Osteoarthritis. Osteoarthritis atau osteoartritis (OA) adalah jenis arthritis atau radang sendi yang paling sering terjadi. Orang awam seringkali menyebut penyakit ini dengan nama pengapuran sendi. Pengertian osteoarthritis adalah peradangan pada sendi yang diakibatkan oleh kerusakan tulang rawan, yaitu bantalan halus yang melindungi bagian ujung tulang. Kondisi ini kemudian dapat menimbulkan rasa nyeri atau sakit dan kekakuan pada persendian. Ostheoarthritis adalah penyakit yang bisa menyerang sendi di bagian tubuh mana pun. Namun, osteoarthritis atau pengapuran sendi lebih sering terjadi pada tangan atau jari tangan, lutut, pinggul, serta tulang punggung. Penyakit ini pun umumnya berkembang secara bertahap dan semakin memburuk seiring waktu.
Gejala osteoarthritis yang umumnya terjadi adalah:
- Nyeri pada persendian, yang umumnya dirasakan selama beraktivitas atau setelah beraktivitas.
- Sendi terasa kaku, yang umumnya terasa pada pagi hari dan akan pulih sendirinya dalam waktu 30 menit, atau ketika sedang tidak aktif melakukan kegiatan.
- Sendi terasa lebih lunak saat diberikan tekanan.
- Sendi kehilangan sifat fleksibilitasnya, yang membuatnya menjadi lebih kaku dan sulit untuk digerakkan.
- Timbul bunyi klik atau retakan ketika sendi ditekuk atau digerakkan.
- Munculnya taji tulang di sekitar sendi, yakni tonjolan tulang yang keras dan tajam.
- Pembengkakan di sekitar sendi.
- Otot di sekitar sendi yang melemah.
Penyebab osteoarthritis adalah kerusakan pada tulang rawan, yaitu bantalan halus yang berada di ujung tulang. Bantalan halus ini seharusnya melindungi ujung tulang dari gesekan dengan tulang lainnya ketika bertemu di persendian. Namun, ketika tulang rawan rusak, gesekan antar ujung tulang tersebut terjadi, yang juga akan memengaruhi persendian. Persendian kemudian akan meradang serta menimbulkan rasa nyeri dan kekakuan pada penderitanya. Meski demikian, penyebab utama terjadinya kerusakan tulang rawan tersebut tidak diketahui pasti. Namun, kondisi ini umumnya dipengaruhi oleh pertambahan usia. Pasalnya, seiring bertambahnya usia, sendi biasanya akan menjadi lebih kaku dan tulang rawan juga bisa lebih rentan kehilangan pelumas alaminya. Semua hal tersebutlah yang bisa mengakibatkan osteoarthritis pada usia lanjut.
Beberapa pilihan pengobatan untuk osteoarthritis adalah sebagai berikut:
1. Konsumsi obat-obatan
Gejala rasa sakit, nyeri, dan kekakuan akibat osteoartritis, bisa ditolong dengan pemberian obat-obatan tertentu, yaitu:
- Obat pereda nyeri, seperti Acetaminophen atau opioids.
- Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen dan naproxen sodium (Aleve), dan lain-lain.
- Duloxetine (Cymbalta) untuk membantu meredakan nyeri kronis, termasuk osteoarthritis.
2. Terapi -> Anda juga bisa mempercepat pemulihan gejala dengan rutin melakukan terapi, seperti terapi fisik dan okupasi. Terapi fisik adalah prosedur perawatan yang akan membantu Anda untuk melatih otot-otot di sekitar persendian yang nyeri. Sementara terapi okupasi melatih Anda melakukan tugas sehari-hari tanpa memberi tekanan ekstra pada sendi Anda yang sakit.
3. Prosedur medis -> Jika beberapa perawatan sebelumnya tidak cukup membantu, dokter mungkin akan menyarankan prosedur lainnya, seperti suntikan kortikosteroid, suntikan pelumas, operasi penggantian sendi, atau operasi penyelarasan tulang.
Perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi osteoarthritis adalah sebagai berikut:
- Tetap aktif dan rutin berolahraga ringan untuk memperkuat otot di sekitar sendi dan sendi lebih fleksibel, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang.
- Hindari makanan yang menjadi pantangan untuk osteoarthritis.
- Jaga berat badan ideal.
- Kompres air hangat dan dingin. Air hangat utamanya dilakukan untuk mengendurkan otot dan meredakan nyeri, sedangkan air dingin dapat meredakan nyeri otot setelah berolahraga.
- Gunakan alat bantu, seperti penopang atau tongkat untuk mengurangi beban lutut Anda saat bergerak.
Kelebihan berat badan atau obesitas dapat memperburuk terjadinya osteoarthritis.
Untuk pengganti nasi sebagai karbohidrat dapat menggunakan :
1. Roti gandum utuh (whole wheat) -> Roti gandum utuh (whole wheat) memiliki indeks glikemik lebih rendah daripada nasi putih. Hal ini membantu agar gula darah Anda tidak cepat naik dan juga mencegah lapar datang lebih cepat. Selain itu, roti gandum juga tinggi akan kandungan seratnya. Sepotong roti gandum yang setara dengan berat 46 gram mengandung serat sebanyak 4 gram. Gandum sering dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Salah satunya, konsumsi gandum dapat mengurangi risiko Anda terhadap penyakit kronis seperti penyakit gula darah dan penyakit jantung. Sayangnya, makanan ini tidak dianjurkan bila Anda memiliki kondisi seperti intoleransi gluten atau penyakit Celiac.
2. Oat -> Oat termasuk jenis gandum utuh yang dapat membantu Anda menurunkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit gula darah, penyakit jantung, dan kanker. Meski mengandung gluten dan kalori yang lebih sedikit nasi putih, protein dalam oat lebih tinggi. Selain itu, oat mengandung vitamin B1, fosfor, magnesium, dan zinc. Oat pun merupakan sumber riboflavin (vitamin B2) yang baik. Riboflavin berperan penting dalam mengubah karbohidrat menjadi energi, membentuk sel darah merah, dan mendukung pertumbuhan. Yang tidak kalah penting yaitu kandungan serat dalam oat. Serat sangat membantu dalam sistem pencernaan dan juga meminimalkan risiko kolesterol tinggi, penyakit jantung, dan kondisi obesitas.
3. Kentang -> Kentang termasuk makanan yang dapat menjadi pengganti nasi putih, terutama untuk Anda yang sedang diet. Pasalnya, kalori dalam kentang lebih rendah daripada nasi putih. Kentang juga mengandung serat lebih tinggi, apalagi jika Anda makan dengan kulitnya. Kulit kentang dapat menambah kandungan seratnya. Kentang mengandung vitamin B1, vitamin B6, vitamin B9, dan vitamin C. Kentang memiliki indeks glikemik lebih rendah daripada nasi putih, meski nilainya tetap lebih tinggi daripada nasi merah. Namun, tak ada salahnya untuk mengganti asupan nasi dengan makanan yang satu ini. Agar lebih sehat, olah kentang dengan cara direbus atau dikukus tanpa ditambahkan banyak minyak, keju, atau bahan lainnya.
Sekian dan Terima Kasih