Usia anak 2 tahun
Halo dokter selamat siang dok saya mau bertanya dok anak saya udah 3 hari ini BAB berlendir dok itu kenapa ya dok , mohon penjelasan nya lah dok
Terimakasih dok
Halo dokter selamat siang dok saya mau bertanya dok anak saya udah 3 hari ini BAB berlendir dok itu kenapa ya dok , mohon penjelasan nya lah dok
Terimakasih dok
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Halo sobat sehat, terimakasih atas pertanyaannya.
buang air besar dengan lendir bisa jadi normal jika lendirnya sedikit biasanya pada bayi dengan ASI. Hal ini dikarenakan lendir berfungsi untuk mempermudah feses atau kotoran keluar sehingga seringkali terlihat juga lendir. Namun perhatikan apabila lendirnya banyak dan disertai gejala lain seperti nyeri perut, demam, mual atau muntah. maka perlu diwaspadai kemungkinan:
-infeksi bakteri di saluran pencernaan (bakteri Salmonella, E. coli)
-alergi makanan
-proses pertumbuhan gigi, biasanya air liur diproduksi lebih banyak
-sumbatan di usus
dan sebagainya
Silakan periksakan anak ke dokter spesialis anak (SpA) terdekat.
terimakasih
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya bukan dokter, tetapi saya akan mencoba memberikan informasi yang mungkin berguna. BAB berlendir pada anak bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:Infeksi saluran pencernaan: Infeksi virus atau bakteri dapat menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan, yang dapat menghasilkan lendir dalam tinja anak.
Alergi atau intoleransi makanan: Beberapa anak mungkin memiliki alergi atau intoleransi terhadap makanan tertentu, seperti susu sapi atau gluten. Ini dapat menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan dan produksi lendir dalam tinja.
Gangguan pencernaan: Beberapa gangguan pencernaan, seperti gastroenteritis atau penyakit radang usus, dapat menyebabkan perubahan dalam konsistensi tinja dan produksi lendir.
Konstipasi: Jika anak mengalami konstipasi, tinja yang keras dan sulit dikeluarkan dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan dan produksi lendir.
Penting untuk memeriksakan anak ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, mungkin memeriksa tinja anak, dan mungkin juga memerlukan tes tambahan seperti tes darah atau tes alergi. Berikan informasi yang lengkap kepada dokter mengenai gejala yang dialami anak, termasuk apakah ada gejala lain seperti demam, muntah, atau kehilangan nafsu makan.
Dokter akan memberikan penanganan yang sesuai berdasarkan penyebab yang mendasari. Ini bisa termasuk perubahan pola makan, penghindaran makanan tertentu, pemberian obat-obatan, atau penanganan lain yang diperlukan.
Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut, disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter anak.
Related content