Emosi anak 4.5 th yg tiba2 marah nangis

Sy mau tanya dok usia ank perempuan saya 4.5 belakangan gampang tersinggung marah dan teriak2 bahkan kadang nangis. Apakah itu normal?


Dan juga badan nya kurus gak gemuk² dok.. Saya khawatir dia mengalami stres dan berakibat emosian makanya badan nya kurus

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
30
2
3

3 komentar

Helo lia terima kasih. Tidak normal ya usia 4.5 tahun tidak bisa kontrol emosi, kita sebut tantrum.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Anakku pernah mom seperti ini, aku tanyakan ketika mood baik, kenapa ia seperti itu? Kami diskusi bersama kita dan jadi lebih paham kenapa ia seperti itu. Semangat ya mom

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Halo Lia Aprianti, terima kasih untuk pertanyaannya.


Perilaku anak selalu saja menggemaskan. Namun, terkadang juga anak menunjukkan perilaku yang menyababkan orang tuanya bingung, marah, kesal, atau kecewa. Anak terkadang menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan yang orang tua harapkan.


Perlu diketahui bahwa perilaku marah dan sulit diatur yang ditunjukkan anak biasanya merupakan cara mereka untuk protes terhadap lingkungannya. Hal demikian terjadi karena anak belum mampu menyampaikan keinginan dan mengelola emosinya dengan baik. Di sisi lain, bisa saja anak marah-marah atau memberontak merupakan cara untuk memperoleh perhatian atau cara agar mendapatkan sesuatu yang diinginkan sesegera mungkin.

Sebagai orang tua dalam mengarahkan anak perlu disertai dengan penjelasan yang detail mengenai alasan orang tua memintanya melakukan sesuatu hal atau melarangnya sehingga anak dapat memahami kondisi tersebut. Namun, apabila anak melakukan kesalahan, anda tidak perlu memarahi secara berlebihan atau memukul anak karena akan menyebabkan anak meniru perilaku serupa yang bisa saja berlangsung hingga dewasa. Oleh karena itu, anda dapat mengajak anak berdiskusi dengan tenang mengenai alasan anak marah dan susah diatur, tanyakan juga pikiran dan perasaannya, serta dapat membuat kesepakatan bersama apabila anak mudah marah atau membangkang di kemudian hari. Hargai setiap proses anak dan berikan apresiasi jika anak menunjukkan perilaku yang lebih baik agar anak mempertahankan perilakunya tersebut.

Jangan ragu untuk memeriksakan anak anda ke psikolog anak/ dokter spesialis anak jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan