Batuk batuk sampe sesak pada anak 2tahun

Assalamualaikum dok, selamat malam.

Saya mau bertanya, anak saya sudah batuk hampir 1 bulan. Awalnya saya biasa saja tapi kemudian saya bawa ke dokter anak. Dokternya ga bilang apa-apa cuma dikasih sirup obat batuk untuk alergi dan pil yang sudah dihaluskan.

Tapi sampai obatnya habis dan saya beli lagi sirup laserin di apotik tapi tetap belum sembuh.

Sejak awal batuknya memang jarang paling sehari 4-5 kali saja tetapi sekali batuk dia sampe nunduk nunduk sampe mukanya merah, otot dikepalanya kelihatan dan kelihatan kesakitan sekali.

Kira-kira saya harus bawa anak saya untuk tes lab atau Rontgen saja?

Atau kalau menurut dokter kiat apa yg bisa saya lakukan dirumah agar anak saya bisa sembuh.


Terimakasih dok,selamat malam

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
11
2

2 komentar

Hello anonim terima kasih. Sebaiknya kontrol ulang kembali ke dokter anak lain.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya bukan dokter, tetapi saya akan mencoba memberikan beberapa saran berdasarkan informasi yang Anda berikan.:

Batuk yang berlangsung selama satu bulan pada anak Anda memang memerlukan perhatian lebih lanjut. Meskipun dokter anak memberikan sirup obat batuk untuk alergi dan pil yang sudah dihaluskan, tetapi jika batuk masih berlanjut dan anak Anda mengalami kesulitan bernapas, ada baiknya Anda membawa anak Anda kembali ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut dan mungkin merujuk anak Anda untuk tes laboratorium atau rontgen jika diperlukan. Tes ini dapat membantu dokter dalam menentukan penyebab batuk yang berkepanjangan dan sesak napas pada anak Anda.

Selain itu, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan di rumah untuk membantu anak Anda merasa lebih nyaman dan mempercepat proses penyembuhan:

  1. Pastikan anak Anda cukup istirahat. Istirahat yang cukup dapat membantu tubuh anak untuk melawan infeksi dan mempercepat pemulihan.

  2. Jaga kelembapan udara di dalam rumah. Menggunakan humidifier atau meletakkan mangkuk air di dekat sumber panas dapat membantu menjaga kelembapan udara dan mengurangi iritasi pada saluran pernapasan anak.

  3. Berikan banyak cairan kepada anak Anda. Minum banyak cairan seperti air putih atau jus dapat membantu melunakkan lendir dan mengurangi iritasi pada tenggorokan.

  4. Hindari paparan asap rokok atau zat iritan lainnya. Asap rokok dan zat iritan lainnya dapat memperburuk gejala batuk pada anak.

  5. Jaga kebersihan tangan dan lingkungan. Mencuci tangan secara teratur dan menjaga kebersihan lingkungan dapat membantu mencegah penyebaran infeksi yang dapat memperburuk batuk anak.

Namun, penting untuk diingat bahwa saran di atas hanya bersifat umum. Setiap kasus batuk pada anak dapat memiliki penyebab yang berbeda, oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter anak untuk evaluasi lebih lanjut dan penanganan yang tepat.

Apakah Anda memiliki pertanyaan lain?

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan