Anak trauma atau down?
Dok mau tnya, anak saya jd susah sekolah krena diajak ikut lomba sama gurunya dlm rangka 17 agustus. Jd drumah sy latih jg. Pdsaat lthan anak sy gk mau sdh sy ksh tau baik2. Smpai sy emosi sy marhin depan tmn2nya ad org2 trdkat sy jg. Sy trik ank sy buat mndi smbil mandi. Sejk saat it anak sy dskolah gk mau ngkutin ap yg dksih tua grunya dok cm diem saja. Biasanyaaktif dan ngkutin. Apa anak sy trauma sama down karena sya marahin dok smpai skrng sya nyesal. Termkasihdok
























Halo, terima kasih atas pertanyaan anda
Kami memahami kekhawatiran dan penyesalan yang anda rasakan.
Setiap orang tua tentu mengharapkan yang terbaik buat anak, tetapi tanpa disadari biasanya justru membuat anak tertekan dan merasa tidak nyaman menjalani hal tersebut.
Bisa saja anak mengalami kelelahan selama latihan, atau pengalaman tersebut diasosiasikan oleh anak bahwa mengikuti aktivitas di sekolah bisa membuatnya malu karena akan dimarahi oleh orang tuanya jika tidak sesuai keinginan, dsb. Dengan demikian, ia menjadi kurang tertarik untuk terlibat.dalam aktivitas di sekolah.
Sebaiknya segera dampingi anak anda untuk berkonsultasi langsung dengan psikolog anak/ psikolog pendidikan agar mengetahui gambaran kondisi yang sebenarnya sehingga ditentukan pula intervensi yang sesuai.
Semoga membantu ya, salam sehat
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda berdasarkan informasi yang Anda berikan.:Dari apa yang Anda ceritakan, sulit untuk secara pasti mengatakan apakah anak Anda mengalami trauma atau down syndrome hanya berdasarkan kejadian yang Anda sebutkan. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.
Pertama, penting untuk diingat bahwa setiap anak memiliki respons yang berbeda terhadap situasi tertentu. Beberapa anak mungkin merasa tidak nyaman atau enggan mengikuti kegiatan yang baru atau di luar rutinitas mereka. Ini bisa menjadi alasan mengapa anak Anda menunjukkan ketidakminatan untuk mengikuti lomba dan mengikuti instruksi guru.
Kedua, marah atau mengomel kepada anak tidak selalu menjadi penyebab langsung dari trauma atau kondisi seperti down syndrome. Namun, penting untuk diingat bahwa pendekatan yang lembut dan pengertian dapat membantu anak merasa lebih nyaman dan termotivasi untuk belajar.
Jika Anda merasa khawatir tentang perubahan perilaku anak Anda, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikolog anak. Mereka dapat melakukan evaluasi lebih lanjut dan memberikan saran yang lebih spesifik berdasarkan pengamatan langsung dan informasi yang lebih lengkap tentang anak Anda.
Terakhir, penting untuk mencari cara yang positif dan mendukung untuk membantu anak Anda mengatasi ketidaknyamanan atau keengganan mereka dalam mengikuti kegiatan sekolah. Komunikasi terbuka dengan guru dan mencari solusi bersama dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan bagi anak Anda.
Saya harap ini membantu. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, silakan beri tahu saya.
Related content