Anak sakit
Halo dok sy ingin brtanya, anak sy usia 5 THN SDH 3 hari panasnya TDK kunjung berhenti meski SDH dksh obat penurun panas.
Halo dok sy ingin brtanya, anak sy usia 5 THN SDH 3 hari panasnya TDK kunjung berhenti meski SDH dksh obat penurun panas.
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Halo Ros, terima kasih atas pertanyaan anda.
Ada beberapa kemungkinan penyakit yang menyebabkan anak demam terus menerus diantaranya :
1. Tifoid -> Tifoid atau sering disebut tipes adalah infeksi saluran pencernaan yang bisa membuat anak demam selama 7-14 hari. Demam akibat tipes umumnya muncul di sore hari menjelang malam. Demam disertai gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, dan masalah buang air besar.
2. Infeksi Saluran Kemih (ISK) -> Berikutnya, penyebab demam yang sering dialami anak adalah infeksi saluran kemih (ISK). Anak yang mengalami ISK biasanya mengalami demam yang tidak terlalu tinggi. Umumnya, infeksi saluran kemih juga menyebabkan gejala, berupa nyeri perut di bagian bawah, serta nyeri dan rasa terbakar saat buang air kecil atau anyang-anyangan. Namun pada anak-anak, keluhan ini mungkin lebih sulit diidentifikasi, terutama pada bayi ataupun anak yang belum bisa bicara.
3. Infeksi Tuberkulosis -> Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi aktif bakteri Mycobacterium tuberculosis. TBC bisa menyebabkan anak mengalami demam hingga dua pekan. Demam disertai batuk yang bisa berlangsung selama tiga minggu. Selain itu, TBC bisa bikin si kecil mengalami sesak napas serta muncul benjolan di tubuh, terutama bagian ketiak dan tulang selangkangan.
4. Infeksi Telinga -> Infeksi saluran pernapasan dan kurangnya kebersihan dapat meningkatkan risiko anak mengalami infeksi telinga. Anak akan mengeluhkan rasa tidak nyaman di telinganya. Infeksi juga menyebabkan telinga si kecil mengeluarkan cairan. Selain itu, infeksi telinga bisa menyebabkan anak sering demam.
5. Dehidrasi -> Dehidrasi atau kekurangan cairan dapat menimbulkan kenaikan suhu tubuh. Anak yang mengalami dehidrasi bahkan bisa demam. Karenanya, Ayah dan Bunda perlu memastikan asupan cairan si kecil selalu terpenuhi.
6. Demam berdarah -> umumnya demam terjadi disertai dengan munculnya bintik-bntik kemerahan di kulit serta adanya tanda-tanda pendarahan seperti mimisan, gusi berdarah, dll
Maka dari itu apabila anak demam lebih dari 3 hari sebaiknya segera bawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan segera.
Sekian dan Terima Kasih
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya akan mencoba memberikan jawaban berdasarkan informasi yang Anda berikan.:Jika anak Anda mengalami demam selama 3 hari dan tidak merespons obat penurun panas, ada beberapa kemungkinan penyebabnya. Pertama, infeksi virus atau bakteri dapat menyebabkan demam yang berlangsung lebih dari beberapa hari. Dalam hal ini, penting untuk memeriksakan anak Anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan pengobatan yang sesuai.
Selain itu, demam yang berkepanjangan juga dapat menjadi tanda adanya masalah lain dalam tubuh anak, seperti infeksi saluran kemih, infeksi telinga, atau infeksi paru-paru. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin juga tes tambahan untuk menentukan penyebab demam yang berkepanjangan.
Selama menunggu kunjungan ke dokter, pastikan anak Anda tetap terhidrasi dengan memberikan banyak cairan seperti air putih, jus, atau kaldu hangat. Anda juga dapat memberikan kompres dingin pada dahi anak untuk membantu menurunkan suhu tubuhnya.
Namun, penting untuk diingat bahwa saya hanya memberikan informasi umum berdasarkan konteks yang Anda berikan. Untuk diagnosis yang akurat dan pengobatan yang tepat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak Anda.
Related content