Terkadang sulit berbicara atau mengungkapkan sesuatu.

Bismillah.

Assalamu'alaikum dok.


Saya ingin bertanya mengapa saya suka sulit mengungkapkan sesuatu, seperti orang yang tidak peduli dengan 1 orang saja?


Apakah pemicu awalnya bisa jadi trauma atau rasa sakit yang pernah saya rasakan?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
15
1
2

2 komentar

Halo, terima kasih atas pertanyaan anda


Perasaan sulit mengungkapkan sesuatu, terutama kepada satu orang tertentu, bukanlah hal yang aneh. Banyak orang pernah atau sedang mengalami hal yang sama. Sering kali, ini bukan karena kita tidak peduli, melainkan justru karena ada hal dalam diri yang belum selesai, mungkin luka, mungkin ketakutan akan ditolak, atau mungkin kelelahan emosional yang kita sendiri belum sepenuhnya sadari.


Bisa saja salah satu pemicunya memang bisa berasal dari pengalaman masa lalu, seperti bentuk trauma, kekecewaan, atau rasa sakit yang tak sempat diproses dengan tuntas. Pikiran kita bisa saja mencoba melindungi diri dengan menjadi ‘diam’, menjaga jarak, atau menghindari keterbukaan. Kadang kita tidak ingin mengulangi rasa sakit yang sama, jadi kita memilih menahan diri, bahkan jika itu membuat orang lain mengira kita tidak peduli.


Namun, penting untuk diingat: perasaan bukanlah sesuatu yang salah, dan setiap orang punya cara masing-masing untuk memprosesnya. Mungkin sekarang yang dibutuhkan bukan sekadar keberanian untuk bicara, tapi ruang yang aman untuk mengenali apa yang sebenarnya dirasakan. Saat kita memahami akar dari reaksi kita, maka perlahan kita bisa belajar mengekspresikan diri dengan cara yang lebih jujur dan sehat, termasuk kepada orang yang paling sulit kita hadapi.


Jika keluhan berlanjut, silakan berkonsultasi dengan psikolog agar membantu menguraikan permasalahan yang anda rasakan


3 minggu yang lalu
Suka
Balas
Kesulitan mengungkapkan sesuatu bisa jadi dipicu oleh trauma atau rasa sakit di masa lalu. Emosi atau trauma yang sulit diproses dapat menjadi penyebabnya:

Trauma atau pengalaman menyakitkan dapat membuat seseorang menjadi lebih tertutup dan sulit untuk membuka diri kepada orang lain. Hal ini bisa jadi merupakan mekanisme pertahanan diri untuk melindungi diri dari rasa sakit yang mungkin timbul jika kembali mengingat atau membicarakan pengalaman tersebut. Selain trauma, ada beberapa faktor lain yang juga dapat menyebabkan kesulitan mengungkapkan sesuatu, seperti:

  • Keterikatan emosional: Terkadang, kita sulit mengungkapkan perasaan karena takut akan penolakan atau kehilangan orang yang kita sayangi.
  • Kebiasaan yang sudah terbangun: Jika sejak kecil terbiasa untuk tidak mengungkapkan perasaan, maka akan sulit untuk mengubah kebiasaan tersebut.
  • Perasaan bersalah: Perasaan bersalah dapat membuat seseorang merasa tidak pantas untuk mengungkapkan perasaannya.
  • Rasa penasaran: Rasa penasaran tentang bagaimana orang lain akan bereaksi terhadap perasaan kita juga dapat menghambat proses mengungkapkan diri. Jika kesulitan ini terus berlanjut dan mengganggu kualitas hidup, disarankan untuk mencari bantuan profesional dari psikolog atau psikiater. Mereka dapat membantu mengidentifikasi akar masalah dan memberikan terapi yang sesuai untuk mengatasi trauma atau masalah emosional yang mendasarinya.
3 minggu yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan