halusinasi atau tidak percaya

hi..saya sudah menikah selama 20 tahun dan suami mengakui ada WIL,kami berdebat untuk beberapa waktu sampai akhirnya suami minta maaf dan putus dengan WIL tapi saya tidak percaya dia,saya tau dia masi kontak dengan WIL itu,saya sendiri tidak mau menjadi orang yang menghancurkan keluarga saya sendiri,apakah saya harus memaafkan dia?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Hai Sobat Sehat,

Keputusan untuk memaafkan adalah pilihan pribadi Anda. Namun, fondasi utama dalam sebuah hubungan adalah kepercayaan dan kejujuran. Jika Anda merasa suami masih berhubungan dengan wanita lain, ini menunjukkan bahwa kepercayaan Anda belum pulih dan kejujuran suami masih dipertanyakan:

Hubungan yang sehat didasari kepercayaan, dan kejujuran sangat penting untuk memperbaiki hubungan yang rusak. Jika suami Anda benar-benar ingin memperbaiki hubungan, ia harus mengakhiri perselingkuhan sepenuhnya dan menunjukkan kesediaan untuk berubah. Jika ia masih melakukan kontak, ini bisa menjadi indikasi bahwa ia belum sepenuhnya menyesali perbuatannya atau belum siap untuk berubah, yang membuat proses memaafkan menjadi lebih sulit dan tidak tulus. Pertimbangan Anda untuk tidak menghancurkan keluarga sendiri adalah hal yang wajar, terutama setelah 20 tahun pernikahan. Namun, mempertahankan hubungan yang dilandasi ketidakpercayaan dan kebohongan jangka panjang juga dapat merusak kebahagiaan dan kesehatan emosional Anda serta keluarga. Penting untuk mencari tahu alasan di balik ketidakpercayaan Anda. Apakah ada bukti konkret atau hanya perasaan? Tingkatkan komunikasi dengan suami Anda. Bicarakan perasaan Anda secara terbuka dan dengarkan penjelasannya, namun juga perhatikan tindakannya. Jika kebohongan atau ketidakpercayaan ini terlalu berat untuk Anda hadapi sendiri, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan konselor pernikahan. Konselor dapat membantu Anda berdua berkomunikasi lebih efektif, membangun kembali kepercayaan (jika memungkinkan), dan menemukan jalan keluar terbaik untuk masa depan hubungan Anda. Memaafkan bisa membawa kedamaian, tetapi tidak semua orang merasa siap untuk memaafkan, terutama jika pasangan belum menunjukkan perubahan nyata dan kejujuran penuh. Hubungan layak dipertahankan jika pasangan menyesal dan berusaha berubah; jika tidak, mungkin saatnya untuk mengevaluasi kembali.

2 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan