Saya melakukan operasi gigi bungsu pada usia sekitar 17 tahun. Awal mula saya putuskan datang ke dokter gigi karena saat berkaca tampak gigi geraham ketiga yang paling terakhir muncul 1/4 bagian di area rahang atas dan membuat rasa sedikit sakit. Namun gigi bungsu bawah tidak muncul ke permukaan gusi.


Saat berkonsultasi ke dokter gigi, beliau cek jumlah gigi ternyata rahang mulut saya kecil. Setelah melihat hasil rontgen mulut dan mendengar penjelasan dari dokter gigi jika tidak dioperasi, maka saya putuskan untuk tindakan operasi keempat gigi bungsu. Tindakan operasi keempat gigi bungsu dilakukan bergantian supaya mencegah dampak buruk seperti sakit kepala atau pendarahan yang berlebih jika secara langsung dilakukan operasi keempat gigi bungsu. Keesokan hari, dilakukan tindakan operasi bungsu samping kiri (bungsu atas bawah), dan lusa operasi gigi samping kanan (bungsu atas bawah).


Pasca operasi, saya tidak merasakan pusing atau rasa nyut-nyut di gusi. Tindakan yang saya lakukan untuk mempercepat penyembuhan dan menghindari infeksi karena gusi terbuka pasca operasi adalah selalu anti kasa baru berisi betadine setiap 2 jam sekali, sering buang ludah jika sudah terasa mulut penuh air liur, serta berkumur-kumur dengan obat kumur yang mengandung Chlorhexidine. Dua hari pertama terjadi pembekakan sehingga saya mengkompres area yang bengkak dengan es batu. Dan untuk makan bebas namun jangan dipakai dulu gigi geraham dekat lokasi gigi bungsu untuk mengunyah sampai dirasa sudah sembuh. Saya mengunyah dengan gigi taring dan tidak makan makanan lembut supaya cepat terlumat dengan air liur dan mudah ditelan.


Itu dia pengalaman saya operasi gigi bungsu. Total penyembuhan pasca operasi gigi bungsu yang saya selama seminggu. Semoga bermanfaat sharing pengalaman saya saat operasi gigi bungsu.