Lanjutan masalah gigi

Polip Pulpa dan Tindakan Pencabutan yang Memungkinkan

Halo dok, saya punya keluhan gigi dengan diagnosa Polip Pulpa. Beberapa minggu lalu, saya sudah ke Dokter Konservasi Gigi dan pemeriksaan sekaligus tindakan dimana daging Polip nya sudah diangkat dan tidak memiliki mahkota lagi. Pada awalnya, dokter menyarankan tindakan selanjutnya ,tanpa rekomendasi rontgen,untuk pencabutan di Puskesmas, karena saya pengguna BPJS. Dan untuk informasi giginya adalah gigi geraham bawah.


Saat dilakukan pencabutan konvensional di Puskesmas, gigi itu mengalami kegagalan anestesi lokal, dimana rasa sakit masih terasa bahkan setelah diberi anestesi yang banyak (jumlah 2 ampul) dan titik suntikan dari semua sisi gusi gigi. Karena kegagalan itu, akhirnya diberikan antibiotik. Sayangnya, jarak terakhir minum antibiotik itu sudah lama sekali, dan bisa dibilang jauh dari efek yang bertahan yang diberikan antibiotik.


Karena hal itu saya kembali lagi ke Dokter Gigi Konservasi, dan menyarankan untuk melakukan pencabutan di dokter gigi umum. Pertanyaannya, apakah bisa dilanjutkan setelah pengobatan antiobiotik yang lama dan anestesi yang gagal di dokter gigi umum? Dan saya sudah melakukan pencarian bahwa Dokter Bedah Mulut bisa melakukan tindakan ini melalui odontektomi. Tapi apakah sudah berada dibawah naungan Dokter Bedah Mulut yang seharusnya? Karena dokter gigi yang saya temui belum ada yang merekomendasikan sama sekali Rontgen ataupun rujukan internal ke Bedah Mulut. Bahkan ketika saya meminta rujukan ke bedah mulut dengan alasan untuk menentukan apakah bisa atau tidak, dokternya bilang kalo ke bedah mulut jika hanya ada masalah gigi bungsu, untuk gigi geraham dengan polip pulpa tidak bisa melayani, apakah benar dok? Dan permintaan saya DITOLAK oleh pihak puskesmas dengan alasan bedah mulut tidak melayani kasus saya. Bahkan saya diminta untuk datang lagi untuk melakukan pencabutan bahkan tidak ada sedikitpun permintaan Rontgen yang diberikan atau terima dari dokter, yang berarti aku harus mencabut lagi di puskesmas tanpa rontgen dan sampai kapanpun dokter gigi puskesmas akan selalu menolak segala diagnosa polip pulpa resisten anestesi lokal (umum) bahkan menjelang pencabutan ini dokter gigi tidak memberikan apa apa lagi termasuk antibiotik padahal sudah tau ada infeksi aktif.

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Berdasarkan kondisi yang Anda alami, kegagalan anestesi lokal pada pencabutan gigi geraham bawah, terutama setelah pemberian dosis yang cukup banyak, seringkali mengindikasikan adanya infeksi atau peradangan aktif di area tersebut. Lingkungan yang terinfeksi cenderung lebih asam, sehingga efektivitas obat bius lokal dapat berkurang:

Mengenai pertanyaan Anda:

  1. Apakah bisa dilanjutkan setelah pengobatan antibiotik yang lama dan anestesi yang gagal di dokter gigi umum? Tidak disarankan untuk melanjutkan pencabutan tanpa penanganan infeksi yang memadai. Jeda waktu yang lama setelah antibiotik terakhir berarti efeknya sudah tidak ada. Jika masih ada infeksi aktif, pencabutan akan sangat nyeri dan berisiko komplikasi. Sebaiknya infeksi ditangani terlebih dahulu dengan antibiotik baru dan kondisi peradangan diredakan sebelum mencoba pencabutan lagi.
  2. Mengenai rontgen dan rujukan ke dokter bedah mulut: Permintaan Anda untuk rontgen sangat tepat. Untuk kasus pencabutan gigi geraham yang kompleks, apalagi dengan riwayat polip pulpa dan kegagalan anestesi, pemeriksaan rontgen (X-ray) sangat penting. Rontgen akan memberikan gambaran detail mengenai akar gigi, kondisi tulang di sekitarnya, serta kemungkinan adanya infeksi yang meluas, yang semuanya krusial untuk perencanaan pencabutan yang aman dan efektif. Pernyataan bahwa dokter bedah mulut hanya menangani gigi bungsu adalah kurang tepat. Dokter bedah mulut (spesialis bedah mulut dan maksilofasial) memang menangani pencabutan gigi bungsu, tetapi juga menangani berbagai kasus pencabutan gigi yang kompleks, termasuk odontektomi (pencabutan gigi secara bedah) untuk gigi geraham lain yang sulit, gigi impaksi, atau kasus dengan komplikasi seperti yang Anda alami (infeksi parah, kegagalan anestesi, atau anatomi akar yang sulit). Kasus Anda, dengan riwayat polip pulpa, kegagalan anestesi, dan kemungkinan infeksi aktif pada gigi geraham bawah, sangat mungkin memerlukan penanganan oleh dokter bedah mulut atau setidaknya dokter gigi umum yang memiliki pengalaman luas dalam pencabutan bedah. Saran: Sangat penting untuk tidak memaksakan pencabutan tanpa penanganan infeksi yang adekuat dan tanpa pemeriksaan rontgen. Anda disarankan untuk:
  • Mencari dokter gigi yang bersedia melakukan pemeriksaan rontgen terlebih dahulu.
  • Mendapatkan resep antibiotik baru untuk mengatasi infeksi aktif sebelum tindakan pencabutan.
  • Jika pencabutan tetap sulit atau berisiko, pertimbangkan untuk mencari rujukan ke dokter bedah mulut di fasilitas kesehatan yang lebih lengkap, terlepas dari informasi yang Anda terima di puskesmas. Keselamatan dan kenyamanan Anda selama prosedur adalah prioritas utama.
2 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.