🔥 Diskusi Menarik

bau mulut

dok mau tanya, saya bau mulut dan menurut saya ini permanen, soalnya saya udah cabut gigi yg berlubang tapi bau mulut masih sama, mulut juga terasa selalu kering, padahal minum air bisa sampai 3 liter setiap hari, mulut kering itu kan juga penyebab bau mulut, gimana dok biar gak bau mulut, makasih dok

6
44k
2 komen

2 komentar

Halo sobat, sehat. Terima kasih atas pertanyaannya.


Bau mulut atau disebut juga halitosis dapat disebebkan oleh faktor lokal, faktor sistemik, dan faktor psikologis.

  1. Faktor lokal adalah penyebab yang berasal dari gigi dan mulut, seperti tingkat kebersihan rongga mulut, adanya gigi yang infeksi akibat berlubang atau sisa akar, adanya karang gigi, infeksi gusi (gingivitis), infekai jaringan pendukung gigi (periodontitis), hingga adanya infeksi jamur pada mukosa atau pada lidah.
  2. Faktor sistemik adalah penyebab yang berasal dari kondisi sistemik tubuh, seperti kondisi xerostomia (mulut kering) yang dapat disebabkan oleh karena keradangan pada kelenjar air liur di rongga mulut, manifestasi dari penyakit sistemik seperti pada penderita diabetus melitus, hipertensi, gangguan lambung atau gangguan hormonal, kurangnya asupan air putih dan tidak seimbangnya asupan nutrisi pada tubuh, kebiasaan merokok, konsumsi minuman beralkohol, konsumsi makanan beraroma kuat, seperti petai, durian, atau bawang.
  3. Faktor psikologis berhubungan dengan stres atau kecemasan yang dapat mempengaruhi laju aliran air liur atau pada penderita halitofobia, disebut halitosis delusional atau halitosis psikosomatik), yaitu pada orang-orang yang merasa dirinya menderita bau mulut, padahal sebenarnya tidak. Perilaku orang lain tertentu, seperti menutup hidung atau menjaga jarak saat berbicara, bisa langsung diartikan sebagai tanda bahwa lawan bicara sedang terganggu dengan napasnya. Kondisi ini dapat menimbulkan masalah serius dan situasi traumatis dalam kehidupannya dan harus segera menemui psikolog.


Saran saya, sebaiknya yang pertama Anda dapat menemui dan berkonsultasi langsung ke dokter gigi terdekat dan meminta untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh terkait kondisi gigi geligi, mukosa, dan lidah Anda. Nantinya dokter gigi akan menyampaikan kemungkinan yang paling mendekati dari penyebab bau mulut Anda. Jika kondisi gigi geligi yang berlubang telah dicabut, kemungkinan faktor lokal lainnya dapat dicari tahu lebih detail, misalnya ada tidaknya karang gigi atau infeksi pada gusi, mukosa maupun lidah. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter gigi akan menyusun rencana perawatan yang tepat untuk Anda termasuk memberikan rujukan untuk dilakukan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratoris atau rujukan untuk pemeriksaan kondisi sistemik ke dokter umum maupun dokter spesialis penyakit dalam jika diperlukan.


Untuk saat ini berikut adalah tips yang dapat Anda lakukan dan terapkan di rumah untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut Anda :

  1. Menyikat gigi 2 kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur
  2. Menggunakan pasta gigi mengandung fluoride dan bulu sikat yang lembut
  3. Sikat gigi selama 2 menit
  4. Berikan tekanan ringan saat menyikat gigi dan sikat gigi dari arah gusi ke gigi
  5. Dapat menggunakan obat kumur yang mengandung antiseptik
  6. Bersihkan daerah sela antar gigi menggunakan dental floss/benang gigi
  7. Mulai pola hidup sehat dengan menghindari merokok atau konsumsi minuman beralkohol
  8. Konsumsi makanan dan minuman dengan gizi seimbang
  9. Cukupi kebutuhan air putih 2 liter per hari
  10. Hindari konsumsi makanan/minuman yang beraroma kuat
  11. Rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi setiap 3-6 bulan sekali.


Demikian semoga membantu.

1 bulan yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Bau mulut yang persisten bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk masalah kesehatan gigi dan mulut, kondisi medis tertentu, kebersihan mulut yang buruk, dan pola makan yang tidak sehat. Berikut adalah beberapa saran untuk mengatasi bau mulut yang persisten: 1. Pertahankan kebersihan mulut yang baik dengan menyikat gigi setidaknya dua kali sehari dan menggunakan benang gigi secara teratur. 2. Periksakan kesehatan gigi dan mulut secara teratur ke dokter gigi untuk memastikan tidak ada masalah gigi yang menyebabkan bau mulut. 3. Minum banyak air untuk menjaga kelembaban mulut dan mencegah mulut kering. 4. Hindari makanan dan minuman yang dapat menyebabkan bau mulut, seperti makanan pedas, bawang, dan alkohol. 5. Konsultasikan dengan dokter atau dokter gigi untuk mengetahui apakah ada kondisi medis yang mendasari bau mulut Anda, seperti infeksi gigi atau masalah pencernaan. Jika bau mulut tetap persisten meskipun telah mencoba langkah-langkah di atas, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter gigi atau dokter umum untuk evaluasi lebih lanjut dan penanganan yang tepat. Semoga informasi ini membantu. Apakah Anda memiliki pertanyaan lain?
1 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.