🔥 Diskusi Menarik

Rasa Panas Pada Penderita Diabetes

Neuropati diabetik biasanya terjadi karena gula darah yang tidak terkontrol selama bertahun-tahun. Kadar gula darah yang tinggi inilah yang akhirnya merusak saraf dari tangan dan kaki. Apakah kaki terasa panas pada penderita diabetes bisa menjadi salah satu tanda neuropati diabetik? Terima kasih

0
42k
3 komen

3 komentar

Selamat siang dok. Apa obat penghilang rasa panas pada kaki


5 bulan yang lalu
Suka
Balas

Halo, terima kasih atas pertanyaan anda.


Untuk keluhan yang anda maksud kemungkinan akibat neuropati diabetik. Neuropati diabetik adalah kerusakan saraf serius yang terjadi akibat penyakit diabetes melitus. Kondisi ini menandakan telah terjadinya komplikasi diabetes lebih lanjut. Biasanya, terjadi karena gula darah yang tidak terkontrol selama bertahun-tahun. Kadar gula darah yang tinggi inilah yang akhirnya merusak saraf dari tangan dan kaki.


Gejala neuropati diabetes :

- Mati rasa atau berkurangnya kemampuan untuk merasakan sakit atau perubahan suhu.

- Perasaan kesemutan atau terbakar.

- Nyeri tajam atau kram.

- Kelemahan otot.

- Sensitivitas yang ekstrem terhadap sentuhan.

- Masalah kaki serius, seperti bisul, infeksi, dan kerusakan tulang serta sendi.


Pilihan Obat untuk mengatasi neuropati Diabetik :

1. Obat antidepresan (Selain mengobati depresi, antidepresan juga sering diresepkan untuk mengobati nyeri saraf akibat neuropati diabetik. Obat ini dapat memengaruhi kerja bahan kimia dalam otak yang bertugas untuk memberikan sinyal rasa sakit. Contohnya : Amitriptyline, Imipramine, Desipramine, Venlafaxine, Duloxetine)

2. Obat antikejang (Selain antidepresan, obat yang digunakan sebagai salah satu cara menghilangkan nyeri kaki pada penderita diabetes adalah obat antikejang. Obat antikejang memiliki fungsi lain sebagai obat anti-nyeri yang diakibatkan oleh gangguan saraf. Contohnya : Pregabalin, Gabapentin, Phenytoin, Carbamazepine)

3. Obat nyeri opioid (Obat yang lebih kuat mengatasi nyeri saraf akibat neuropati diabetik adalah obat golongan opioid. Ini menjadi pilihan terakhir, jika obat sebelumnya tidak ampuh dalam mengatasi gejala. Obat opioid yang biasanya diresepkan dalam pengobatan neuropati diabetik adalah oxycodone dan tramadol)

4. Penghilang rasa sakit topikal (Cara menghilangkan nyeri kaki pada penderita diabetes tidak hanya bisa diatasi dengan minum obat, tapi rasa nyeri juga bisa diringankan dengan obat tempel atau koyo yang dapat membantu meringankan nyeri. Pilihan obat tempel untuk pengobatan neuropati diabetik adalah lidocaine yang ditempelkan pada kulit)

5. Pengobatan alternatif (contohnya : Suplemen seperti asam alpha lipoic dan asetil-L-karnitin, Biofeedback (terapi sensori untuk tubuh), Meditasi, Akupunktur untuk diabetes, Hipnosis)


Pengobatan di rumah :

1. Melakukan perawatan kaki

- Periksa kaki Anda setiap hari untuk melihat luka, bengkak, dan masalah lainnya. Anda mungkin tidak akan mengetahui masalah ini sampai kaki benar-benar terinfeksi.

- Cuci kaki Anda setiap hari dengan air hangat dan keringkan setelahnya. Oleskan pelembap agar kulit tidak kering dan mudah pecah. Jangan mengoleskan pelembap di antara jari-jari kaki Anda.

- Memakai sepatu yang nyaman, fleksibel, dan sesuai dengan kaki Anda dan beri ruang untuk bergerak. Pakai sepatu khusus jika sepatu biasa tidak cocok.

- Selalu tutupi kaki Anda dengan sepatu, sandal, atau kaus kaki tebal untuk melindungi kaki dan mencegah cedera.

2. Menjaga kadar gula darah tetap normal (Langkah pertama untuk mengobati rasa sakit akibat neuropati diabetik Anda adalah dengan mengendalikan angka gula darah normal. Perawatan ini dapat menghambat kerusakan supaya tidak menyebar dan bertambah parah. Anda mungkin diminta oleh dokter untuk menurunkan gula darah sebesar 70-130 mg/dL sebelum makan dan kurang dari 180 mg/dL gula darah setelah makan)

3. Menjalani pola hidup sehat (Pengobatan dokter harus dikombinasikan dengan penerapan gaya hidup sehat untuk mengatasi gejala neuropati diabetik. Anda perlu mengatur kembali pilihan makanan untuk diabetes, porsi, dan waktu makan. Selain itu, lakukan olahraga yang direkomendasikan untuk diabetes secara rutin. Aktivitas fisik ini adalah metode ampuh untuk mengendalikan gula darah sekaligus berat badan. Sangat ditekankan bagi penderita diabetes untuk berhenti merokok. Jika Anda kesulitan, jangan sungkan untuk minta bantuan dokter)


Penggunaan Vitamin B dapat digunakan untuk membantu saraf mendapatkan asupan nutrisinya secara perlahan namun vitamin B yang paling berperan untuk saraf adalah Vitamin B6. Untuk penggunaan jangka panjang sangat disarankan untuk pendeirta neuropati diabetik namun konsumsi Vitamin B6 tetap harus sesuai aturan dokter.


Apabila gejala neuropati diabetik dirasa semakin berat, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik.


Sekian dan Terima Kasih

8 bulan yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Ya, kaki terasa panas pada penderita diabetes dapat menjadi salah satu tanda neuropati diabetik. Neuropati diabetik adalah kondisi di mana saraf-saraf di tubuh, terutama pada tangan dan kaki, mengalami kerusakan akibat kadar gula darah yang tinggi dan tidak terkontrol dalam jangka waktu yang lama. Kerusakan saraf pada neuropati diabetik dapat menyebabkan berbagai gejala, termasuk sensasi terbakar atau terasa panas pada kaki. Selain itu, penderita juga dapat mengalami mati rasa, kesemutan, nyeri, atau kelemahan pada kaki. Penting untuk diingat bahwa tidak semua rasa panas pada kaki pada penderita diabetes disebabkan oleh neuropati diabetik. Rasa panas juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti infeksi atau masalah sirkulasi darah. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik, tes darah, dan tes saraf untuk menentukan apakah rasa panas pada kaki disebabkan oleh neuropati diabetik atau faktor lain. Pengendalian gula darah yang baik melalui diet, olahraga, dan penggunaan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter dapat membantu mengurangi risiko neuropati diabetik dan mengelola gejalanya. Jika Anda mengalami rasa panas pada kaki atau gejala lain yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi dan penanganan yang tepat.
8 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.