Hallo dok??saya wanita usia 33tahun penderita diabetes,beberapa hari ini area
Hallo dok??saya wanita usia 33tahun penderita diabetes,beberapa hari ini area vagina saya sangat gatal dok,tetapi tidak sakit saat buang air kecil & berhubungan...gatal nya itu kadang muncul kadang hilang...apakah itu berhubungan dg gula darah tinggi dok?Bagaimana cara mengobati nya?
























Halo sobat sehat, terima kasih atas pertanyaannya.
Keluhan gatal di area tersebut bisa disebabkan banyak faktor. Tersering yaitu keputihan yang tidak normal, alergi bahan celana, kurang bersih saat membasuh setelah buang air kecil dan besar, infeksi jamur pada penderita diabetes dan lain sebagainya.
jika ada riwayat diabetes, rutinkan cek gula darah karena kadar gula tinggi dan kelembaban area vulva bisa mempengaruhi keseimbangan flora di area tersebut sehingga bisa muncul keluhan seperti gatal.
Pada dasarnya, Keputihan adalah hal normal dialami wanita, keputihan yang normal ditandai dengan:
- tidak berbau, jikapun ada, maka tidak menyengat atau berbau lain tidak sedap
- berwarna putih kekuningan
- tidak gatal
Normalnya, kemaluan wanita pun akan mengeluarkan cairan yang disebut keputihan, cairan ini jumlahnya tidak berlebihan, namun apabila lebih banyak dari biasanya, mungkin saja akan haid atau memang ada gejala dari penyakit lain.
Gatal yang terus menerus digaruk akan membuat kulit di area tersebut semakin parah dan mungkin juga beruntusan.
Alergi dengan bahan pembalut haid dan kurang menjaga kebersihan area vagina, meningkatnya keputihan setelah haid juga bisa menyebabkan gatal.
Apabila gatal, maka perlu waspada biasanya infeksi jamur atau bakteri.
Pada dasarnya vagina wanita mengandung flora normal yang dapat terganggu apabila terjadi infeksi atau pemicu lainnya seperti:
- infeksi jamur
- infeksi bakteri seperti pada bakterial vaginosis
- penyakit kelamin yang menular dari pasangan.
Tips yang utama yaitu menjaga kebersihan sekitar selangkangan dan vagina:
- hindari menggunakan celana ketat
- sering ganti celana dalam apabla sudah lembab
- pastikan vagina bersih dan kering setelah dibersihkan saat buang air besar dan kecil
- gunakan pakaian dalam yang berbahan lembut dan menyerap keringat
-hindari dulu penggunaan cairan pembersih vagina.
Untuk pengobatan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter karena sebab akan beda terapi, dokter akan memberikan obat sesuai penyebabnya, jika jamur maka antijamur dan apabila bakteri maka antibiotik. Silakan konsultasikan langsung dengan dokter spesialis kulit dan kelamin terdekat.
Semoga membantu, terima kasih
Terima kasih dok🙏
Pada wanita penderita diabetes, kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah dan meningkatkan kadar gula dalam urine, sehingga meningkatkan risiko terjadinya infeksi jamur vagina. Infeksi jamur vagina seringkali ditandai dengan rasa gatal yang bisa muncul dan hilang. Untuk mengatasi keluhan ini, langkah pertama yang paling penting adalah mengelola kadar gula darah Anda agar tetap terkontrol. Ini dapat dilakukan dengan:
Related content