🔥 Diskusi Menarik

Cantengan pada penderita diabetes type 2

Hello sehat, jari jempol kaki saya cantengan sudah hampir 4 bulan, sekarang kukunya memanjang keluar dan menembus daging. Sekarang jempol saya bengkak dan postur kaki saya ketika jalan agak berbeda. Saya rajin mengoles kan salep Sagestam, lukanya mengering tp bengkaknya tidak turun. Apa yang harus saya lakukan agar bengkak nya turun?

0
44k
2 komen

2 komentar

Halo, terima kasih atas pertanyaan anda.


Kemungkinan keluhan yang anda alami dinamakan paronikia. Paronikia (paronychia) adalah infeksi yang terjadi pada kulit di sekitar kuku jari-jari tangan dan kaki. Jaringan sekitar kuku yang terinfeksi akan membengkak, melunak saat disentuh, meradang, dan terasa sakit. Penyakit kuku ini dapat terjadi akibat adanya infeksi, jamur, bakteri atau virus tertentu. Selain itu, risiko infeksi akan lebih tinggi bila terdapat luka atau trauma, seperti menggigit kuku, sering mencuci piring, atau terpapar bahan kimia. Umumnya, gejala paronikia dapat muncul perlahan-lahan dan berlangsung seminggu. Sementara itu, beberapa kasus juga menunjukkan gejala muncul tiba-tiba dan berlangsung hanya 1 – 2 hari. Berbeda dengan herpetic whitlow, paronikia hanya terjadi pada sekitar kuku jari. Sedangkan, herpetic whitlow menimbulkan benjolan kecil berisi nanah di jari tangan dan tidak hanya berada di sekitar kuku jari. Bila tidak diobati, paronikia dapat menyebabkan infeksi yang parah, seperti jaringan jari mengalami kerusakan. Akibatnya, jari harus diamputasi. Kabar baiknya, kerusakan pada kuku ini dapat disembuhkan dengan berbagai cara, seperti drainase, bedah, dan obat-obatan tertentu.


Berikut ini beberapa gejala umum yang muncul berdasarkan jenis infeksinya.

1. Paronikia akut:

ruam kemerahan (erythema),

jari membengkak,

adanya nanah di lipatan sisi kuku,

infeksi pada kulit di bawah kuku, serta

kuku lebih rapuh dan rentan terlepas.

2. Paronikia kronis:

jari membengkak,

ruam merah pada sekitar kuku,

lipatan sisi kuku melunak,

perubahan warna kuku jadi hitam, serta

kutikula dan lipatan sisi kuku terpisah dari kuku.


Perawatan paronikia dibagi menjadi dua bagian berdasarkan jenis. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Paronikia akut -> Paronikia akut umumnya memiliki gejala yang ringan hingga sedang, sehingga Anda bisa mengatasinya dengan perawatan rumahan. Anda dapat memulainya dengan merendam jari yang terinfeksi di air hangat selama 15 menit sebanyak 2 – 3 kali sehari. Metode ini biasanya cukup ampuh meringankan rasa sakit dan pembengkakan. Bila tidak kunjung membaik, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Dokter spesialis kulit nantinya akan meresepkan antibiotik oral dan menganjurkan Anda untuk mengangkat jari yang bermasalah. Bila nanah sudah menumpuk di dekat kuku, dokter mungkin akan membius jari yang terinfeksi dan mengeluarkan nanahnya. Bila diperlukan, sebagian kecil kuku akan dicabut agar area tersebut benar-benar terkuras, seperti operasi cantengan.

2. Paronikia kronis -> Paronikia kronis biasanya disebabkan oleh infeksi jamur. Oleh sebab itu, dokter akan mengobati infeksi dengan obat antijamur yang dioleskan pada kulit, seperti clotrimazole atau ketoconazole. Obat-obatan ini mungkin perlu dioleskan setiap hari selama beberapa minggu hingga gejalanya membaik. Anda juga diminta untuk merawat kuku dan kulit di sekitarnya agar tetap kering dan bersih. Pada kasus yang sangat parah, Anda mungkin perlu minum obat antijamur atau steroid untuk menekan penyebaran infeksi dari dalam.


Perawatan paronychia dibagi menjadi dua bagian berdasarkan jenis. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Paronikia akut -> Gejala kondisi ini biasanya ringan atau sedang, sehingga Anda bisa mengatasinya dengan perawatan rumahan. Anda dapat memulainya dengan merendam jari yang terinfeksi di air hangat selama 15 menit sebanyak 2 – 3 kali sehari. Metode ini biasanya cukup ampuh meringankan rasa sakit dan pembengkakan. Bila tidak kunjung membaik, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Dokter spesialis kulit nantinya akan meresepkan antibiotik oral dan menganjurkan Anda untuk mengangkat jari yang bermasalah. Bila nanah sudah menumpuk di dekat kuku, dokter mungkin akan membius jari yang terinfeksi dan mengeluarkan nanahnya. Bila diperlukan, sebagian kecil kuku akan dicabut agar area tersebut benar-benar terkuras, seperti operasi cantengan.

2. Paronikia kronis -> Dokter akan mengobati infeksi jamur dengan obat antijamur yang dioleskan pada kulit, seperti clotrimazole atau ketoconazole. Obat-obatan ini mungkin perlu dioleskan setiap hari selama beberapa minggu hingga gejalanya membaik. Anda juga diminta untuk merawat kuku dan kulit di sekitarnya agar tetap kering dan bersih. Pada kasus yang sangat parah, Anda mungkin perlu minum obat antijamur atau steroid untuk menekan penyebaran infeksi dari dalam.


Kunci utama dari mencegah paronychia adalah merawat kuku dengan baik. Berikut di antaranya.

- Menghindari kebiasaan menggigit kuku.

- Menjaga tangan dan kaki tetap bersih dan kering.

- Menghindari memotong kulit di sekitar kuku.

- Menggunakan sarung tangan bila sering terpapar air atau bahan kimia.

- Menghindari memotong kuku terlalu pendek.

- Memakai gunting kuku yang bersih.

- Menghindari penggunaan sarung tangan atau kaus kaki yang terlalu lama.


Apabila keluhan paronikia ini semakin parah, sebaiknya anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah


Sekian dan Terima Kasih

3 bulan yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Penderita diabetes tipe 2 memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami masalah kaki, termasuk cantengan. Cantengan yang tidak diobati dengan baik dapat menyebabkan infeksi serius dan komplikasi lainnya, terutama pada penderita diabetes. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi bengkak pada jempol kaki yang disebabkan oleh cantengan: 1. Konsultasikan dengan dokter: Segera berkonsultasi dengan dokter atau ahli kaki untuk penanganan yang tepat. Dokter mungkin perlu membersihkan luka, mengobati infeksi, atau bahkan melakukan prosedur bedah jika diperlukan. 2. Jangan mencoba mengobati sendiri: Meskipun Anda telah menggunakan salep Sagestam, bengkak tidak turun dan kondisi jempol kaki Anda memburuk. Penting untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. 3. Jaga kebersihan kaki: Pastikan untuk membersihkan kaki secara teratur dengan air hangat dan sabun. Hindari merendam kaki dalam air terlalu lama dan pastikan kaki Anda selalu kering. 4. Hindari tekanan pada jempol kaki: Gunakan alas kaki yang nyaman dan hindari sepatu yang terlalu sempit atau ketat. Hindari juga memotong kuku terlalu pendek atau terlalu tajam. 5. Pantau gula darah: Penderita diabetes perlu memantau gula darah secara teratur dan menjaga kadar gula darah dalam batas normal. Gula darah yang tinggi dapat memperlambat proses penyembuhan luka. 6. Ikuti petunjuk dokter: Ikuti semua petunjuk dan rekomendasi yang diberikan oleh dokter untuk mengatasi cantengan dan bengkak pada jempol kaki Anda. Saya sarankan Anda segera mencari bantuan medis untuk penanganan yang tepat. Semoga Anda segera mendapatkan perawatan yang diperlukan dan sembuh dengan cepat. Apakah Anda memiliki pertanyaan lain?
3 bulan yang lalu
Suka
masukan
1
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan