Terlihat Berbahaya, Seperti Apa Pengobatan untuk Radang Leher Rahim (Servisitis)?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Radang rahim biasanya ditandai dengan munculnya keputihan atau lendir berwarna keabuan dari vagina. Tak hanya itu, nyeri akibat adanya luka di rahim juga kerap kali dirasakan wanita yang mengalami kondisi ini. Terdengar menyeramkan karena masalah ini membuat rahim wanita iritasi, membengkak, bahkan bernanah.  Sebenarnya, bisakah radang leher rahim ini diobati, dan seperti apa pengobatan yang bisa dilakukan?

Apakah radang leher rahim bisa disembuhkan?

perut kram setelah berhubungan

Leher rahim atau serviks terletak di bagian paling bawah dari rahim, yang berhubungan langsung dengan vagina. Melalui leher rahim inilah tempat darah menstruasi mengalir, hingga keluar dari vagina.

Sama halnya seperti berbagai jaringan lainnya di dalam tubuh, serviks juga bisa mengalami peradangan. Itu sebabnya, kondisi ini kemudian dikenal dengan nama servisitis alias radang leher rahim.

Sebelum menjalani pengobatan untuk radang leher rahim, perlu dipastikan dulu kalau gejala yang Anda rasakan memang disebabkan oleh penyakit ini. Gejala radang leher rahim biasanya meliputi:

  • Perdarahan tidak normal dari vagina
  • Nyeri pada vagina
  • Keputihan berwarna abu-abu dan disertai bau
  • Terasa sakit saat berhubungan intim dan berdarah setelahnya
  • Sakit pada punggung dan perut

Pengobatan yang diberikan nantinya untuk memulihkan radang leher rahim juga tergantung dari penyebab awalnya. Memang, bukan hanya satu saja, melainkan ada berbagai hal yang bisa mengakibatkan peradangan pada leher rahim.

Infeksi merupakan salah satu penyebab utama pada servisitis, yang biasanya menular melalui aktivitas seksual. Akan tetapi, dalam beberapa kasus, ternyata tes infeksi menunjukkan hasil yang negatif. Ini artinya, radang leher rahim disebabkan oleh kondisi lain.

Misalnya alergi, ketidakseimbangan kadar hormon, bacterial vaginosis, maupun sedang menjalani pengobatan kanker, yang berdampak pada timbulnya radang leher rahim. Kabar baiknya, meski terdengar cukup mengerikan bagi kaum hawa, tapi radang leher rahim sebenarnya bisa disembuhkan.

Kuncinya yakni menemukan pengobatan yang tepat untuk memulihkan kembali radang pada leher rahim ini.

Apa pengobatan untuk mengatasi radang leher rahim?

histerektomi angkat rahim

Sebelum mantap melakukan pengobatan radang leher rahim, dokter akan melalukan diagnosis mengenai penyakit ini terlebih dahulu. Beberapa pemeriksaan fisik yang bisa dilakukan seperti tes panggul dan pap smear.

Pada pemeriksaan panggul, dokter akan mengamati seluruh organ panggul untuk memastikan adanya tanda-tanda luka maupun infeksi. Sementara pada pap smear, dokter akan mengambil sedikit sampel sel pada leher rahim dan membawanya ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut.

Jika hasilnya ternyata positif, dokter akan memberikan pengobatan radang leher rahim sesuai dengan penyebabnya. Selain itu, berbagai faktor terkait kondisi kesehatan secara keseluruhan, keparahan gejala, serta luasnya peradangan, juga turut menentukan pengobatan tersebut.

Pemberian obat antibiotik merupakan pengobatan paling umum untuk radang leher rahim jika disebabkan oleh infeksi. Misalnya untuk penyakit menular seksual seperti klamidia, gonore, serta infeksi bakteri.

Sementara untuk herpes, obat antivirus biasanya diberikan guna mempercepat penyembuhan servisitis. Lain lagi untuk pengobatan radang leher rahim yang disebabkan oleh penggunaan produk tertentu.

Contohnya alergi pada tampon maupun alat kontrasepsi, biasanya Anda dianjurkan untuk menghentikan penggunaan produk tersebut. Intinya, pengobatan leher rahim baru bisa dilakukan setelah dinyatakan positif dan diketahui penyebab awalnya.

Penting untuk melakukan perawatan sedini mungkin, karena servisitis bisa terus berlangsung selama bertahun-tahun lamanya. Secara otomatis, Anda akan selalu mengalami rasa tidak nyaman karena gejalanya, bahkan mengganggu kenikmatan hubungan seksual dengan pasangan.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Kondisi yang Menyebabkan Wanita Mengalami Turun Peranakan

Turun peranakan atau prolaps uteri bisa terjadi pada hampir setiap wanita. Apa saja faktor risiko dan penyebabnya? Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 29 November 2017 . Waktu baca 4 menit

9 Penyebab Keputihan, yang Paling Umum dan yang Harus Diperiksa Dokter

Setiap perempuan pasti pernah keputihan minimal sekali seumur hidup. Namun, Anda harus lebih hati-hati mengenali penyebab keputihan yang tidak normal.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 10 September 2017 . Waktu baca 9 menit

6 Fakta Mengagumkan Seputar Rahim Wanita yang Mungkin Mengejutkan Anda

Kita semua lahir dari rahim wanita. Namun, seberapa banyak yang Anda tahu soal organ tubuh yang menakjubkan ini? Intip di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 24 Juli 2017 . Waktu baca 5 menit

Erosi Serviks, Gangguan yang Sering Dialami Wanita

Erosi serviks atau ektropion umum terjadi pada wanita muda. Kondisi ini kadang tidak mempunyai gejala, tapi siapa tahu Anda sedang mengalaminya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 10 Januari 2017 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

radang leher rahim

Mengenal Servisitis, Penyakit Radang Leher Rahim yang Mengintai Kaum Hawa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2019 . Waktu baca 3 menit
radang leher rahim servisitis adalah

Apakah Radang Leher Rahim (Servisitis) Berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 9 April 2018 . Waktu baca 3 menit
anatomi tubuh manusia

Anatomi Tubuh Manusia: Mengenal Sistem-Sistem Organ Manusia

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 17 Maret 2018 . Waktu baca 7 menit
gejala turun peranakan

Merasa Ada yang Mengganjal di Vagina? Waspada Turun Peranakan!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 12 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit