Mengenal Berbagai Manfaat Ear Plug untuk Kesehatan Telinga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Ear plug merupakan alat penutup telinga dengan banyak manfaat untuk kesehatan telinga dan pendengaran. Alat kecil ini berguna untuk menyaring suara bising yang dapat membahayakan telinga. Selain itu, apa lagi keuntungan yang didapat dengan mengenakan ear plug? Simak penjelasannya di bawah ini. 

Apa itu ear plug?

jenis gangguan pendengaran

Ear plug atau penyumbat merupakan salah satu alat penutup telinga untuk melindungi pendengaran. Alat ini terbuat dari busa atau plastik dan berukuran kecil. Ini dapat langsung digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam liang telinga.

Ada banyak jenis penyumbat telinga yang bisa dicuci dan digunakan berulang kali. Penyumbat telinga juga mudah digunakan dan dibawa ke mana-mana karena ukurannya yang kecil.  

Dikutip dari National Institutes of Health, ear plug terdiri dari dua jenis, yaitu

1. Ear plug busa yang bisa diperbesar

Ear plug busa adalah penutup telinga yang terbuat dari gulungan tipis busa. Alat ini digunakan dengan cara memasukkannya hingga sekitar setengah jalan ke dalam liang telinga. Setelah dimasukkan, penutup telinga dengan bahan busa akan menyesuaikan bentuk telinga Anda hingga tepat. 

2. Ear plug yang sudah dilipat

Penyumbat telinga jenis ini terbuat dari plastik, karet, atau silikon. Penyumbat telinga ini memiliki bentuk runcing, mirip dengan kerucut es krim. 

Penutup telinga ini tersedia dalam ukuran yang dibedakan menurut umur. Anak-anak dapat mengenakan penyumbat telinga berukuran kecil, sedangkan orang dewasa dapat mengenakan penyumbat telinga dengan ukuran yang lebih besar. 

Apa saja manfaat ear plug?

Seperti yang telah disebutkan, penyumbat telinga berfungsi menjaga telinga dari paparan suara bising. Namun, lebih dari itu, ear plug juga bermanfaat untuk menurunkan risiko Anda terkena berbagai penyakit telinga dan membantu Anda tidur lebih nyenyak. Simak penjelasannya.

1. Mencegah tuli akibat kebisingan

buta dan tuli

Noise-Induced Hearing Loss (NIHL) atau tuli akibat kebisingan merupakan kerusakan struktur sensitif di dalam telinga akibat mendengarkan suara yang terlalu keras dalam waktu yang lama. Kondisi ini merupakan satu-satunya gangguan pendengaran yang dapat dicegah. Salah satu caranya adalah dengan mengenakan pelindung pendengaran. 

Pelindung pendengaran, termasuk ear plug, direkomendasikan setiap kali Anda terpapar suara bising dalam waktu tertentu yang melampaui batas, yaitu lebih dari 85 desibel (dB) selama lebih dari delapan jam terus menerus. Berikut aktivitas yang cenderung menghasilkan suara bising dalam waktu yang lama:

  • Mengoperasikan alat pemotong rumput
  • Beroperasi dengan perkakas listrik
  • Mengendarai mobil salju atau traktir pertanian
  • Melakukan olahraga berburu atau menembak
  • Menghadiri acara dengan suara bising, seperti kompetisi balapan mobil 

Anda juga disarankan memasangkan penutup telinga untuk anak Anda ketika mengajaknya ke konser musik atau tempat-tempat dengan suara bising. 

2. Mencegah infeksi telinga

Menggunakan ear plug saat berenang dapat mencegah terjadinya infeksi pada telinga Anda karena masuknya air seperti otitis eksterna. Otitis eksterna adalah infeksi yang terjadi pada saluran yang menyalurkan suara dari luar menuju gendang telinga (saluran telinga). 

Anda tentu akan rentan terinfeksi bila Anda sering berenang tanpa menggunakan sumbat telinga (ear plug). Tak mengherankan bila beberapa orang lalu menyebut infeksi ini dengan swimmer’s ear (telinga perenang).

3. Membuat tidur lebih nyenyak

tidur pakai sumbatan telinga

Ear plug sangat umum dan aman digunakan saat tidur. Alat ini dapat memblokir suara-suara di sekitar, terutama suara berisik yang mengganggu.

Bagi Anda yang tinggal di kawasan dekat pabrik, jalan besar, atau bandara, penutup telinga sangatlah memberikan manfaat.

Tidur lebih nyenyak pakai sumbatan telinga, tentu memberikan dampak pada kualitas hidup. Contohnya, Anda jadi tidak mengantuk di siang hari, tetap produktif, suasana hati terjaga, dan tentunya terhindar dari stres.

Selain untuk tidur nyenyak, memakai penutup telinga juga memberikan banyak manfaat. Sebuah studi yang diterbitkan Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research menunjukkan bahwa penyumbat telinga dan masker mata dapat merangsang hormon melatonin. Hormon inilah yang memerintahkan tubuh untuk beristirahat dan tertidur.

Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya peningkatan tidur REM (rapid eye movement). Tidur REM adalah bentuk tidur yang meningkatkan aktivitas di otak dengan bermimpi. Tidur ini memengaruhi peningkatan daya ingat seseorang.

Apa risiko mengenakan ear plug?

telinga berdenging atau tinnitus adalah

Meskipun banyak manfaatnya dan terbilang aman, pakai penutup telinga juga bisa menimbulkan dampak buruk. Teerlebih, jika Anda sangat sering menggunakannya.

Penggunaan penyumbat dapat menyebabkan penyumbatan telinga. Penyumbat telinga dapat mendorong kotoran telinga yang seharusnya keluar. Akibatnya, kotoran telinga akan kembali masuk, menumpuk, dan menimbulkan penyumbatan.

Dalam jangka panjang, penyumbatan kotoran telinga ini bisa menyebabkan telinga gatal, pusing, susah mendengar, dan tinnitus (telinga berdenging). Oleh karena itu, jika Anda rutin mengenakan penyumbat telinga dan mengalami rasa tidak nyaman pada telinga, segera periksa ke dokter.

Apa tips aman mengenakan ear plug?

telinga berdenging

Meskipun bermanfaat bagi kesehatan telinga Anda, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar sumbat telinga saat berenang yang Anda pakai tetap aman untuk digunakan, yaitu dengan:

1. Perhatikan langkah-langkah mengenakan ear plug

Menekan sumbat telinga terlalu dalam, bahkan hingga mendekati gendang telinga, dapat meningkatkan tekanan udara dalam telinga Anda. Kondisi ini justru akan menyebabkan ketidaknyamanan hingga timbulnya rasa nyeri.

Perhatikan langkah-langkah menggunakan penyumbat telinga yang aman menurut CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat) berikut ini.

  • Bersihkan tangan sebelum memasang ear plug ke telinga sebelum tidur.
  • Masukkan earplug ke telinga dengan lembut. Jika sudah terpasang dengan baik, jangan lagi berusaha mendorongnya atau memaksakan masuk lebih dalam.
  • Jika earplug yang Anda gunakan dilengkapi bantalan berbusa, jangan lupa membersihkannya dan menggantinya secara berkala. Pastikan busanya kering sebelum digunakan.

2. Pilih ear plug dengan kualitas baik

Pastikan penutup telinga yang Anda pilih berkualitas baik, terutama dari segi bahannya. Misalnya,  penyumbat telinga dengan bantalan lilin dibuat sesuai dengan ukuran telinga sehingga nyaman digunakan saat tidur, sedangkan bahan silikon lebih cocok untuk kegiatan berenang.

Selain itu, pilih bahan penyumbat telinga yang cocok dengan kondisi kesehatan Anda. Beberapa orang memiliki alergi terhadap bahan tertentu. Sebaiknya Anda lebih dulu mencari tahu bahan seperti apa yang dapat memicu alergi Anda, bila Anda memilikinya.

3. Pastikan merawat kebersihan ear plug

Meskipun beberapa sumbat telinga didesain untuk penggunaan dalam waktu yang lama, memperpanjang penggunaan sumbat telinga tanpa dibersihkan dengan rutin dapat menyebabkan dampak seperti timbulnya dengungan pada telinga (tinnitus). Oleh karena itu, Anda disarankan membersihkan penyumbat telinga secara rutin. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Kalori adalah asupan penting yang dibutuhkan tiap orang, bahkan saat sedang diet. Namun, sebenarnya apa itu kalori dan berapa kebutuhan yang harus dipenuhi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Olahraga Lainnya, Kebugaran 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Kalau muncul migrain atau sakit kepala setelah keramas, Anda mungkin bertanya-tanya apa artinya. Nah, ini dia berbagai penyebabnya. Simak baik-baik, ya!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Penyebab payudara sakit kerap dikaitkan dengan kanker. Namun, apakah anggapan itu benar? Bagaimana penjelasan lengkapnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kanker Payudara, Kanker 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Tangan atau tubuh tiba-tiba gemetar setelah minum kopi? Hati-hati, mungkin Anda sudah mengalami overdosis kafein. Apa saja gejala lainnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cacing pita

4 Bahaya Komplikasi Infeksi Cacing Pita Dalam Tubuh, Plus Cara Menghindarinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
menghirup debu

Apa yang Akan Terjadi Ketika Anda Menghirup Debu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Olahraga untuk Membantu Menambah Tinggi Badan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
lemon dan madu

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit