home

Artikel Bersponsor

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Psst... Konon Manfaat Pasak Bumi Bikin Pria Tahan Lama di Ranjang

Psst... Konon Manfaat Pasak Bumi Bikin Pria Tahan Lama di Ranjang

Saat ini sudah banyak sekali obat-obatan, baik yang kimia atau herbal, untuk meningkatkan performa dan ketahanan pria saat berhubungan seks. Salah satu obat herbal yang menjanjikan stamina meningkat dan ereksi yang tahan lama adalah pasak bumi. Apakah manfaat pasak bumi sudah terbukti ampuh secara medis untuk membuat pria tahan lama?

Mengenal pasak bumi

Tak sedikit orang yang percaya bahwa pasak bumi (Eurycoma longifolia) adalah tumbuhan yang ampuh meningkatkan stamina pria dalam berhubungan intim. Tanaman ini tumbuh di Asia Tenggara dan memiliki sebutan atau nama lain seperti tongkat ali, longjack, atau ginseng malaysia.

Banyak yang meyakini bahwa tanaman ini merupakan afrodisiak alami yang ampuh. Afrodisiak sendiri adalah makanan atau minuman dengan kandungan zat-zat tertentu yang mampu membangkitkan gairah seksual.

Selain efek gairah seksual, tanaman ini juga meningkatkan produksi sperma dan berfungsi sebagai pemicu ereksi. Di samping itu, tanaman ini juga dipercaya dapat mencegah ejakulasi dini sehingga Anda bisa ereksi lebih lama.

Benarkah manfaat pasak bumi membuat pria “tahan lama”?

Jika memang banyak pria percaya pasak bumi ampuh dalam meningkatkan kualitas seksual dan membuat mereka mampu tahan lama, bagaimana pandangan medis terkait hal ini?

Meningkatkan perkembangan organ-organ reproduksi pria

Dilansir dari Drugs, berbagai hasil studi terhadap Eurycoma longifolia Jack, atau pasak bumi, menunjukkan bahwa manfaat dari pemberian ekstrak pasak bumi mampu mendorong pertumbuhan dan perkembangan prostat serta organ vesikel seminalis. Organ-organ tersebut adalah organ reproduksi pria. Dengan berkembangnya organ tersebut, maka berkembang pula kualitas seksual pria sehingga pasak bumi bisa membuat pria tahan lama.

Meningkatkan kadar testosteron pada banyak pria

Ada sebuah studi dalam jurnal Andrologia pada tahun 2012 dengan 76 responden pria. Dari banyaknya responden tersebut, hanya 35% di antaranya yang memilki testosteron dalam kadar normal. Sisanya, testosteron mereka menunjukan angka normal. Setelah responden minum suplemen pasak bumi selama satu bulan, presentase orang yang memiliki kadar testosteron normal bertambah menjadi 90%.

Seperti yang telah Anda ketahui, testosteron adalah hormon yang penting pada setiap pria. Hormon ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan reproduksi ketika seorang laki-laki telah mengalami masa pubertas. Selain itu, testosteron juga meningkatkan perkembangan dari kekuatan otot hingga tulang pria. Durasi pria selama berhubungan intim akan lebih tahan lama seiring meningkatkan testosteron.

Meningkatkan fungsi ereksi, gairah, dan volume air mani

Riset eksperimental yang dipublikasikan dalam NCBI pada tahun 2012 yang menggunakan 109 responden pria berusia antara 30 hingga 55 tahun ini berhasil membuktikan bahwa pasak bumi meningkatkan fungsi ereksi, gairah, dan volume sperma.

Para peneliti mengelompokan peserta riset menjadi 2 kelompok. Satu kelompok minum ekstrak pasak bumi 300 miligram dan kelompok lainnya minum plasebo dalam 12 minggu. Plasebo adalah zat yang tidak memiliki kandungan apa pun sehingga biasa menjadi alat atau obat untuk kelompok pembanding.

Hasilnya, mereka yang meminum pasak bumi mampu meningkatkan fungsi ereksi, gairah seksual sebesar 14% hingga volume air mani sebesar 18%. Sudah jelas, semakin kuat fungsi ereksi, libido dan volume air mani pada pria, tentu akan semakin meningkatkan kualitas seksualnya.

Kini pasak bumi bisa Anda temukan sebagai kandungan dalam suplemen vitalitas pria. Tidak hanya itu suplemen vitalitas juga biasanya memiliki kandungan lain yang bisa membantu menambah energi untuk beraktivitas sehari-hari tanpa memicu efek samping. Beberapa contoh kandungan tersebut seperti L-arginine, ekstrak ginseng, dan berbagai jenis vitamin yang bisa membantu tubuh tetap bugar.

Sebelum Anda mengonsumsi suplemen vitalitas pria, jangan lupa untuk selalu membaca aturan pakainya. Alangkah lebih baik jika Anda berkonsultasi terlebih dulu pada dokter untuk mendapat diagnosis dan perawatan yang tepat, khususnya ketika mengalami disfungsi ereksi dan yang berhubungan dengan kehidupan seksual lain lainnya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Eurycoma Longifolia Jack. Examine.com. Dilihat di https://examine.com/supplements/eurycoma-longifolia-jack/

Eurycoma longifolia. Dilihat di https://www.drugs.com/npp/eurycoma-longifolia.html

Eurycoma longifolia. WebMD. Dilihat di http://www.webmd.com/vitamins-supplements/ingredientmono-1132-eurycoma%20longifolia.aspx?activeingredientid=1132&activeingredientname=eurycoma%20longifolia

Tambi MI, Imran MK, Henkel RR.  (2011). Standardised water-soluble extract of Eurycoma longifolia, Tongkat ali, as testosterone booster for managing men with late-onset hypogonadism?Andrologia; Dilihat di http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21671978

Ismail SB, dkk. (2012). Randomized Clinical Trial on the Use of PHYSTA Freeze-Dried Water Extract of Eurycoma longifolia for the Improvement of Quality of Life and Sexual Well-Being in Men. Evid Based Complement Alternat Med. 2012;2012:429268. doi: 10.1155/2012/429268. Dilihat di http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23243445 .

Foto Penulis
Ditulis oleh Fauzan Budi Prasetya Diperbarui 10/03/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x