7 Manfaat Pasak Bumi Bagi Kesehatan Pria

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tanaman herbal pasak bumi sudah lama dikenal banyak orang karena disebut-sebut bisa meningkatkan vitalitas serta gairah seksual pria. Tapi tahukah Anda kalau ternyata tak hanya itu saja manfaat pasak bumi? Herbal yang punya nama lain tongkat ali ini memiliki banyak manfaat lain untuk kesehatan. Apa saja?

Berbagai manfaat pasak bumi untuk kesehatan pria

1. Tak hanya bikin ‘tahan lama, pasak bumi bisa mengatasi disfungsi seksual

Tanaman herbal yang banyak ditemukan di daerah Asia ini telah terbukti dapat meningkatkan libido dan gairah seksual pria. Maka tak jarang ekstrak tanaman herbal ini dijadikan sebagai obat kuat alami untuk menolong para pria yang bermasalah dengan kesuburannya, dan pria yang mengalami disfungsi ereksi.

Hal ini telah dibuktikan dalam studi yang diterbitkan dalam Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine. Pada studi tersebut, ditemukan kalau sebanyak 109 pria yang menjadi respondennya terbukti mengalami peningkatan gairah seksual, masalah impotensi teratasi,  jumlah air mani, dan kualitas sperma semakin baik.

2. Bisa membantu pria yang tidak subur

Sebuah penelitian telah membuktikan kalau ekstrak pasak bumi mampu membantu pria yang mengalami masalah kesuburan. Penelitian yang diterbitkan dalam Asian Journal of Andrology pada tahun 2010 ini menyatakan kalau pria yang tidak subur yang diberikan sebanyak 200 mg ekstrak pasak bumi selama 3-9 bulan, mengalami peningkatan jumlah sperma, air mani, bahkan kualitas sperma lebih baik dari sebelumnya.

3. Meningkatkan energi

Pasak bumi adalah obat herbal yang terbukti bisa meningkatkan energi dan vitalitas pria sehingga bisa lebih tahan lama di atas ranjang. Pasak bumi dapat meningkatkan aliran darah ke penis, mengatasi disfungsi ereksi, sekaligus membantu meningkatkan produksi sperma dan memperbaiki kualitasnya.

4. Bisa turunkan kadar stres

Apakah Anda mudah merasa stre? Mungkin Anda bisa mencoba untuk mengonsumsi ekstrak pasak bumi. Pasalnya, dalam Journal of the Interational Society of Sports Nutrition, disebutkan kalau sebanyak 63 orang yang mengonsumsi suplemen herbal ini memiliki tingkat stres yang lebih stabil. Di akhir penelitian diketahui kalau tongkat ali ternyata menurunkan hormon penyebab stres dan meningkatkan hormon anti-stres.

5. Membantu membentuk dan membesarkan otot

Bisa dibilang, pasak bumi adalah tanaman herbal yang dapat memenuhi kebutuhan seorang pria. Sebab, tanaman herbal ini ternyata juga bisa membantu Anda untuk mendapatkan otot yang besar dan berbentuk.

Meski begitu, Anda tetap harus melakukan olahraga berat serta menerapkan pola makan yang sehat, namun pasak bumi dapat meningkatkan energi, vitalitas, dan kekuatan fisik pria, sehingga lebih mudah untuk Anda mendapatkan otot yang kuat, besar, serta terbentuk.

Penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, mengungkapkan kalau konsumsi 100 mg ekstrak pasak bumi per hari, selama 5 minggu berturut-turut, dapat meningkatkan massa otot para atlet yang sedang menjalani training.

6. Meningkatkan libido alias gairah seksual pria

Jika Anda memiliki masalah dengan nafsu seks yang rendah, ekstrak tumbuhan pasak bumi juga bisa jadi solusinya. Penelitian yang dilakukan oleh School of Pharmaceutical Sciences, University of Science Malaysia, menemukan bahwa tumbuhan ini berhasil meningkatkan libido pada pria, bahkan tanpa perlu rangsangan seksual secara fisik.

7. Mencegah penuaan dini pada pria

Tongkat ali juga punya kemampuan untuk mencegah penuaan dini pada pria. Hal ii ditunjukkan pada sebuah penelitian yang menyatakan ekstrak tongkat ali sebanyak 200 mg per hari, bisa mencegah penurunan testosteron pada pria yang dewasa. Penurunan testosteron adalah salah satu hal yang akan dialami pria ketika ia bertambah usia dan kondisi ini akan memengaruhi kehidupan seksualnya.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Memanjangkan kuku seringkali menjadi pilihan bagi kaum hawa untuk mempercantik diri. Namun, kuku yang panjang ternyata memiliki segelintir risiko.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perbedaan mentega dan margarin

Perbedaan Mentega dan Margarin: Mana yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyakit kuku dan masalah pada kuku

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Dipublikasikan tanggal: 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit