Benarkah Pil KB Bisa Mengubah Bentuk Otak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menurut penelitian terbaru yang ditampilkan dalam pertemuan tahunan Radiological Society of North America (RSNA), wanita yang rutin meminum pil KB ternyata memiliki bentuk otak agak berbeda dibandingkan wanita yang tidak meminumnya. Benarkah?

Jenis pil KB yang diteliti dalam studi tersebut adalah pil kombinasi berisikan hormon progesteron dan estrogen buatan. Pil KB ini merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling umum digunakan sebagai upaya menunda kehamilan.

Lantas, seperti apa perubahan bentuk otak yang dimaksud dalam penelitian tersebut dan adakah pengaruhnya bagi kemampuan mental ibu?

Apakah pil KB memengaruhi bentuk otak?

Penelitian mengenai hubungan antara pil KB dan struktur otak dilakukan terhadap 50 orang wanita, dengan 21 orang di antaranya meminum pil KB secara rutin. Mereka menjalani pemeriksaan MRI untuk memperoleh gambaran struktur otak secara lengkap.

Rata-rata, wanita yang meminum pil KB memiliki hipotalamus berukuran 6 persen lebih kecil dibanding wanita yang tidak meminumnya.

Dr. Michael Lipton, pimpinan penelitian sekaligus profesor radiologi di Albert Einstein College of Medicine, Amerika Serikat, menyatakan bahwa perbedaan ini bisa dibilang cukup besar.

Hipotalamus adalah bagian otak yang mengatur beberapa fungsi normal tubuh seperti suhu, mood, nafsu makan, gairah seksual, siklus tidur, dan denyut jantung.

Bagian otak ini juga mengatur produksi berbagai hormon yang diperlukan dalam reproduksi.

Sebagai tambahan, penelitian lain dalam jurnal Scientific Reports turut menemukan bahwa wanita yang meminum pil KB memiliki bentuk hippocampus, cerebellum (otak kecil), dan fusiform gyrus dengan ukuran sedikit lebih besar.

Sementara itu, penelitian oleh University of Salzburg, Austria, pada tahun yang sama menemukan adanya perubahan pada bagian otak yang disebut korteks prefrontal dan amigdala. Keduanya berperan dalam proses perilaku dan pengenalan emosi.

Secara umum, berbagai penelitian mengenai pil KB dan struktur otak menghasilkan temuan yang beragam.

Meski keduanya berkaitan, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa minum pil KB memang secara langsung mengubah struktur otak.

Apakah konsumsi pil KB berpengaruh bagi fungsi otak?

Provera
Sumber: Healthline

Jika pil KB memang betul-betul mengubah bentuk hipotalamus pada otak, maka temuan ini sebetulnya tidak terlalu mengherankan.

Pil KB mengandung hormon reproduksi berupa progesteron dan estrogen. Ketika diminum, hormon-hormon tersebut mungkin memberikan sinyal bagi hipotalamus untuk berhenti memproduksi hormon yang sama.

Dr. Lipton menyatakan bahwa hormon-hormon reproduksi yang dihasilkan hipotalamus sebenarnya penting bagi pertumbuhan sel saraf pada otak.

Ia menduga, hormon pada pil KB akan menghambat proses tersebut dan memperlambat pertumbuhan sel saraf otak.

Walau demikian, para peneliti belum mengetahui secara pasti apa dampak yang terjadi apabila ukuran hipotalamus mengecil. Menurut penelitian yang sama, pil KB juga tidak mengurangi ukuran ataupun fungsi otak secara keseluruhan.

Para peneliti menemukan bahwa ukuran hipotalamus yang mengecil memang berkaitan dengan sifat mudah marah dan munculnya gejala depresi.

Namun, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa hal ini disebabkan karena Anda meminum pil KB.

Konsumsi pil KB mungkin berkaitan dengan perubahan bentuk hipotalamus pada otak. Akan tetapi, perlu diingat bahwa berbagai penelitian yang membahas tentang hal ini selalu menghasilkan temuan yang beragam.

Pengaruh konsumsi pil KB terhadap struktur otak masih perlu dikaji lebih lanjut. Selama menunggu hasil penelitian terbaru yang lebih akurat, pil KB masih bisa menjadi pilihan metode kontrasepsi yang cukup aman dan efektif.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Kebiasaan Buruk yang Membuat Anda Rentan Alami Gangguan Mental

Terobsesi untuk selalu update di media sosial? Hobi begadang? Hati-hati, ada banyak kebiasaan sehari-hari yang bisa mengganggu kesehatan mental Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 8 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengulas Tubektomi, Prosedur Sterilisasi Wanita untuk Cegah Kehamilan

Bagi pasangan yang sudah tidak menginginkan momongan, tubektomi adalah salah satu pilihan kontrasepsi terbaik. Yuk, cari tahu informasi lengkapnya di sini!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 3 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

Kalau Terlambat Suntik KB, Apakah Bisa Hamil?

Agar bekerja secara efektif mencegah kehamilan, jangan sampai telat melakukan suntik KB. Tapi, apa yang akan terjadi jika terlambat suntik KB, ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 1 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

5 Cara untuk Melupakan Sesuatu yang Tidak Ingin Anda Ingat

Ingatan buruk dan menyedihkan pasti ingin Anda lupakan. Namun, bagaimana cara melupakan sesuatu yang tidak ingin diingat seperti ini? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 1 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Kondom wanita

Kondom Wanita Juga Efektif Cegah Kehamilan, Ini Cara Memakainya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 12 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
demensia frontotemporal dementia adalah

Demensia Frontotemporal (Frontotemporal Dementia)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluarga berencana

Sebenarnya, Program Keluarga Berencana (KB) Itu Apa, Sih?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit
cara minum pil KB

Cara Minum Pil KB dan Aturan Pakai yang Benar

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit