Mungkinkah Masih Bisa Hamil Setelah Vasektomi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Vasektomi adalah salah satu cara yang bisa dipilih oleh pasangan suami istri sebagai alat kontrasepsi. Katanya, cara ini bisa cukup ampuh mencegah kehamilan. Lantas, jika suami istri berhubungan seks, apakah tetap bisa hamil? Apakah masih mungkin hamil setelah vasektomi?

Mungkinkah hamil setelah vasektomi?

vasektomi adalah

Vasektomi adalah tindakan yang dilakukan untuk memotong saluran vas deferens, sehingga membuat sperma tidak bisa disalurkan ke penis. Maka itu, metode ini merupakan salah satu cara kontrasepsi terbaik untuk mencegah kehamilan.

Sebuah survei mengatakan bahwa vasektomi mampu menekan peluang kehamilan hingga 1 persen. Kesimpulannya, peluang untuk hamil setelah pasangan vasektomi itu sangat kecil. 

Akan tetapi, setelah vasektomi berhasil, peluang untk hamil masih tetap ada. Pasalnya, sperma yang telah disalurkan sebelum vasektomi dilakukan masih bisa bertahan dan ‘hidup’ sampai beberapa minggu. Oleh karena itu, dokter biasanya menganjurkan untuk menggunakan kontrasepsi lainnya selama 3 bulan setelah operasi dilakukan.

Tidak hanya itu, anjuran untuk tetap menganalisis semen selama 3 bulan juga harus dilakukan. Para dokter akan mengambil sampel dan menganalisis sperma yang masih aktif.

Hamil setelah vasektomi masih bisa terjadi jika….

operasi kanker usus besar

Pada beberapa kasus, kehamilan dapat terjadi bahkan setelah metode ini dilakukan. Biasanya, hal ini terjadi karena tidak sabar untuk berhubungan seksual tanpa menggunakan kontrasepsi lain sesaat setelah tindakan dilakukan. Selain itu, tidak menghadiri temu dokter untuk menganalisis sperma juga dapat menjadi penyebabnya.

Vasektomi sebenarnya juga tidak bisa menjadi cara kontrasepsi yang efektif jika: 

  1. Dokter memotong bagian yang salah
  2. Dokter memotong vas deferens yang sama hingga dua kali dan membiarkan lainnya utuh.
  3. Pada kasus yang unik, terdapat orang yang memiliki vas deferens lebih dari normal dan dokter tidak menyadarinya.
  4. Vas deferens tumbuh kembali setelah operasi (rekanalisasi).

Keempat alasan tersebut bisa menjadi alasan mengapa masih terjadi kehamilan walaupun Anda telah melakukan vasektomi.

Pilihan program kehamilan setelah vasektomi

Sebenarnya, bukan tidak mungkin Anda bisa tetap memiliki keturunan setelah vasektomi dilakukan. Beberapa hal yang bisa dilakukan supaya pasangan tetap bisa hamil meski Anda telah vasektomi yaitu: 

1. ICSI (Suntik sperma)

Suntik sperma adalah salah satu metode yang dilakukan dengan cara menyuntikkan langsung sperma ke dalam sel telur. Hal tersebut dilakukan dengan bantuan seorang spesialis dan alat rekayasa mikro teknologi yang berisi embrio beku keduanya. Biasanya, cara ini memberikan peluang kehamilan 25% sampai 50% dalam kurun waktu 3 bulan.

2. Vasektomi reversal

Prosedur vasektomi reversal adalah menyambungkan kembali vas deferens, sehingga memungkinkan sperma kembali memasuki semen. Akan tetapi, metode pengembalian ini ternyata dinilai lebih sulit daripada vasektomi. Oleh karena itu, dibutuhkan ahli bedah yang andal dan tepat agar tingkat keberhasilan hamil setelah vasektomi pun tinggi.

Berikut terdapat dua cara vasektomi reversal.

Vasovasostomi

Ahli bedah memasangkan kembali kedua ujung vas deferens dengan menggunakan mikroskop untuk melihat lebih jelas

Vasoepididymostomy

Ahli bedah menempelkan ujung atas vas deferens langsung ke epididimis, yaitu tabung belakang testis.

Biasanya, para dokter akan memeriksa terlebih dahulu mana yang lebih cocok untuk Anda. Tidak menutup kemungkinan kalau mengombinasikan kedua cara tersebut supaya lebih berhasil operasinya.

Bila Anda memang ingin memiliki keturunan setelah vasektomi, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mengetahui cara yang paling tepat bagi Anda dan pasangan.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

6 Hal yang Katanya Bisa Menentukan Jenis Kelamin Bayi. Mitos atau Fakta?

Faktor-faktor berikut ini mungkin turut andil dalam menentukan apakah bayi Anda perempuan atau laki-laki, tapi mungkin juga hanya kebetulan belaka.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Trimester 2, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Janin Berhenti Bergerak, Apakah Harus Periksa ke Dokter?

Tendangan janin dapat menunjukkan janin dalam kondisi sehat dalam kandungan. Tapi, bagaimana jika janin berhenti bergerak? Apa yang harus dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Daftar Jamu yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Jamu menjadi minuman tradisional yang menyehatkan. Namun ada beberapa bahan jamu yang dilarang untuk ibu hamil, salah satunya kunyit asam.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 6 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Hamil Anggur, Komplikasi Kehamilan yang Dikenal Sebagai Hamil Palsu

Hamil anggur adalah komplikasi kehamilan yang mengecoh. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta cara mencegahnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 3 Januari 2021 . Waktu baca 15 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menggugurkan kandungan

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
tanda hamil atau haid

Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
setelah kuret

Setelah Kuret, Kapan Bisa Menstruasi Lagi Seperti Biasa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit