home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apa Saja Manfaat Minyak Peppermint untuk Rambut?

Apa Saja Manfaat Minyak Peppermint untuk Rambut?

Selain terkenal karena khasiatnya untuk tubuh, kandungan minyak dari daun peppermint dipercaya memiliki manfaat yang baik untuk pertumbuhan rambut. Benarkah demikian? Simak ulasannya di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.

Manfaat minyak peppermint untuk rambut

pijat kulit kepala untuk atasi rambut rontok

Tumbuhan dengan nama latin Mentha piperita ini merupakan tanaman asal Eropa yang sering digunakan sebagai obat lambung di seluruh dunia. Salah satu bentuk olahan peppermint yang cukup menjanjikan yakni minyak esensial.

Minyak esensial peppermint yang terbuat dari ekstrak daun peppermint tersebut termasuk jenis minyak yang dijual bebas dan dapat digunakan untuk kesehatan dan kecantikan.

Kandungan mentol tidak hanya memberikan aroma dan sensasi dingin pada peppermint, tapi juga berperan besar dalam memberikan khasiatnya, salah satunya adalah untuk pertumbuhan rambut.

Hal ini dibuktikan sebuah penelitian dari Toxicological Research menggunakan tikus sebagai hewan percobaan. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa minyak peppermint bisa digunakan untuk mempercepat pertumbuhan rambut.

Minyak peppermint yang dioleskan pada rambut tikus yang sudah dicukur mampu melancarkan peredarah darah pada dermal papila. Dermal papila yakni bagian penting kulit yang bertugas menyalurkan darah ke epidermis (lapisan luar kulit).

Bahkan, minyak peppermint dinilai efektif merangsang pertumbuhannya pada tikus percobaan. Minyak yang satu ini juga diduga dapat digunakan sebagai salah satu obat alternatif rambut rontok dan mencegah kebotakan pada manusia.

Kandungan menthol pada peppermint juga berperan sebagai vasolidator yang berefek melancarkan peredaran darah. Pada beberapa kasus kebotakan, kerontokan yang terjadi diakibatkan aliran darah yang tidak lancar menuju folikel rambut.

Dengan meningkatkan sirkulasi darah menggunakan menthol, peppermint dipercaya cukup efektif dalam mengurangi risiko kebotakan akibat rambut rontok.

Tips menggunakan minyak peppermint untuk rambut

Setelah mengetahui bagaimana minyak peppermint bisa digunakan untuk mempercepat pertumbuhan “mahkota kepala”, Anda perlu tahu cara menggunakannya dengan tepat agar bisa mendapat manfaat yang optimal.

Untuk menggunakan minyak peppermint untuk mencegah rambut rontok, Anda dapat mengikuti cara di bawah ini.

  • Campurkan satu sendok makan minyak peppermint dengan minyak pijat kulit kepala.
  • Minyak pijat kulit kepala bisa diganti dengan minyak kelapa, jojoba, atau shea butter.
  • Oleskan campuran tersebut ke seluruh kulit kepala dan pijat.
  • Diamkan selama 15 – 20 menit dan bilas dengan sampo.
  • Jika sensasi dingin dari mentol terlalu kuat bagi Anda, campurkan dengan minyak lainnya.

Selain langsung mengoleskannya ke kulit kepala, Anda bisa menambahkan lima tetes minyak peppermint dalam botol sampo atau kondisioner. Setelah itu, Anda bisa menggunakannya seperti biasa Anda keramas.

Jangan lupa untuk selalu memeriksa label pada kemasan minyak peppermint untuk mengetahui apakah ada bahan-bahan yang membuat Anda terkena reaksi alergi atau tidak cocok.

Efek samping penggunaan

manfaat peppermint

Minyak peppermint termasuk produk yang aman digunakan untuk pertumbuhan “mahkota kepala” Anda. Akan tetapi, ketika menggunakannya secara berlebihan akan ada efek samping yang mungkin muncul.

Menurut American Academy of Family Physicians, dosis tinggi dalam penggunaan minyak peppermint bisa berbahaya untuk tubuh. Bahkan, terlalu banyak menggunakan minyak peppermint juga bisa berdampak buruk.

Efek samping penggunaan minyak peppermint antara lain munculnya reaksi alergi. Maka itu, biasakan untuk selalu mencampurkan minyak peppermint dengan minyak pelarut seperti minyak kelapa atau digunakan bersama produk rambut.

Minyak peppermint memang bisa menjadi salah satu solusi untuk mempercepat pertumbuhan rambut. Namun, jika Anda ragu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter rambut terlebih dahulu sebelum memakainya.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Berry, J. (2017). Peppermint oil for hair growth: Function and effectiveness. Retrieved 21 November 2019, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/319397.php 

Kligler, B., & Chaudary, S. (2007). Peppermint Oil. Retrieved 21 November 2019, from https://www.aafp.org/afp/2007/0401/p1027.html 

Oh, J. Y., Park, M. A., & Kim, Y. C. (2014). Peppermint Oil Promotes Hair Growth without Toxic Signs. Toxicological research, 30(4), 297–304. doi:10.5487/TR.2014.30.4.297 Retrieved 21 November 2019. 

White, A. (2017). Peppermint Oil for Hair: Benefits, Uses, and Hair Growth. Retrieved 21 November 2019, from https://www.healthline.com/health/peppermint-oil-for-hair 

Foto Penulis
Ditulis oleh Nabila Azmi pada seminggu yang lalu
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x