Dokter Bisa Langsung Tahu Kondisi Kesehatan Anda Hanya Dengan Melihat 5 Hal Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15 Juni 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat periksa ke dokter, Anda biasanya akan menjalani pemeriksaan fisik dasar — misalnya cek mulut, mata, suhu tubuh, hingga detak jantung. Dokter mungkin juga akan melakukan tes darah atau tes pencitraan untuk memastikan diagnosis penyakit Anda. Namun, tahukah Anda bila dokter bisa menyimpulkan kesehatan tubuh pasiennya hanya dengan melihat saja. Kira-kira hal apa saja yang dilihat dokter untuk mencari tahu kesehatan tubuh pasiennya?

Lima kondisi tubuh yang dicek saat Anda periksa ke dokter

1. Postur tubuh

Langkah pertama Anda masuk ke ruang konsultasi, dokter sebenarnya sudah mengamati postur tubuh Anda. Postur tubuh Anda secara tidak langsung menjadi cerminan kondisi fisik maupun emosional Anda.

Misalnya, Anda berjalan lambat dengan punggung sedikit membungkuk dan muka tertunduk. Ini bisa menandakan Anda sangat merasa lemah karena sakit, kekurangan energi, atau merasa depresi. Sementara pasien yang berjalan dengan ekspresi cerah dan percaya diri menunjukkan kabar baik. Entah pasien datang untuk melaporkan kondisinya yang bertambah baik atau pengobatan yang dijalaninya cocok.

2. Suara

Selain postur tubuh, dokter akan mengamati bagaimana suara Anda. Jika Anda memiliki suara yang serak dan sering berdeham (batuk kecil yang ditahan), kemungkinan besar Anda adalah seorang perokok. Terlebih bila dokter juga menyadari adanya bau asap rokok dari napas atau pakaian Anda, kuku yang menguning, serta garis halus di sekitar bibir akibat kebiasaan merokok.

Dari suara juga dokter bisa langsung tahu bahwa pasiennya memiliki masalah dengan saluran pernapasan.

3. Mata

menghilangkan kantung bawah mata

Orang yang sehat memiliki warna putih mata yang cerah, dan tentunya mata mereka tidak terlihat lelah.

Munculnya lingkaran hitam di sekitar mata disertai warna kulit yang pucat bisa menandakan kondisi tubuh sedang tidak sehat. Selain itu, warna putih mata yang menguning bisa menjadi tanda dari penyakit kuning alias jaundice. Dari kondisi mata, dokter bisa menilai kemungkinan penyakit kuning tersebut diakibatkan oleh penyakit hati.

Sementara mata yang membengkak bisa menjadi petunjuk reaksi alergi, penyakit ginjal, atau penyakti tiroid. Penyakit ginjal bisa menyebabkan protein albumin yang menahan cairan dalam pembuluh darah hilang. Kadar albumin yang rendah akibat keluar dari jaringan bisa menyebabkan mata bengkak.

4. Bau mulut

Ada alasan kenapa dokter selalu mengecek kesehatan mulut Anda terlebih dahulu. Selain untuk melihat keadaan gigi, bau mulut juga bisa menjadi pertanda dari suatu penyakit.

Dilansir dari Reader Digest, Luiza Petre, MD,seorang ahli jantung dan spesialis gizi, berpendapat bahwa mulut yang berbau busuk mungkin pertanda bahwa pasien memiliki diabetes, penyakit hati, refluks lambung, gangguan pencernaan, atau berbagai infeksi mulut.

5. Kulit

Kulit pucat bisa jadi pertanda bahwa kondisi tubuh sedang tidak fit ketika Anda periksa ke dokter. selain itu, ruam kemerahan atau kulit bersisik juga bisa disebabkan oleh macam-macam penyakit kulit serta penyakit autoimun seperti lupus. Warna kulit yang kekuningan adalah pertanda penyakit kuning yang disebabkan oleh gangguan pada hati. Sementara itu, munculnya ruam di sekitar ujung kaki dan tungkai bawah bukan hanya pertanda alergi, tapi bisa menandakan infeksi hepatitis.

Kemudian, berubahnya warna kulit menjadi lebih gelap pada lipatan di kulit atau persendian bisa menjadi tanda penyakit kelenjar adrenal, seperti penyakit Addison. Pengerasan kulit yang tidak normal disertai pembengkakan bisa disebabkan oleh sklerosis sistemik.

Meski begitu, diagnosis penyakit tidak bisa diresmikan hanya dengan melihat perawakan fisik Anda. Jadi, usahakan untuk menguraikan sejelas mungkin tentang gejala-gejala dan perubahan kondisi yang Anda alami saat periksa ke dokter, ya!

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kapan Waktu yang Tepat untuk Periksa ke Rumah Sakit di Tengah Pandemi?

Kebanyakan rumah sakit berisi pasien COVID-19 membuat masyarakat khawatir apakah mereka dapat periksa ke dokter di tengah pandemi. Simak panduannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
COVID-19, Penyakit Infeksi 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Begini Cara Efektif Mencegah Tertular Infeksi Virus COVID-19

Meningkatnya jumlah kasus dan korban jiwa wabah COVID-19 membuat perhatian semua orang tertuju pada cara mencegah penularannya. Bagaimana caranya?

Ditulis oleh: Nabila Azmi
COVID-19, Penyakit Infeksi 9 Maret 2020 . Waktu baca 8 menit

Sakit Kepala Juga Perlu Ke Dokter, Ini Pertimbangannya

Jangan salah, sakit kepala juga perlu periksa ke dokter. Kemungkinan besar ini terjadi karena adanya penyakit lain. Simak beberapa pertimbangannya berikut.

Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 1 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Menjaga Tubuh Tetap Prima dan Sehat Sebelum Menjalani Kemoterapi Lanjutan

Sebelum kemoterapi lanjutan, tubuh harus dalam kondisi prima supaya proses kemoterapi berjalan sesuai jadwal. Yuk, pulihkan diri Anda dengan 4 cara ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kanker 13 Maret 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

adaptogen adalah

Mengenal Khasiat Adaptogen, Zat Penangkal Stres di Dalam Tanaman Herbal

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
jari tangan gatal

5 Gangguan Kesehatan Penyebab Gatal di Jari Tangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
mendeteksi penyakit dari kaki

Bisakah Mendeteksi Penyakit dari Kondisi Kaki?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
teledermatologi saat pandemi

Teledermatologi, Layanan Konsultasi Masalah Kulit Online di Tengah Pandemi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 4 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit