Kenapa Kita Wajib Minum Air Putih Setelah Makan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Makan dan minum merupakan dua kebutuhan pokok makhluk hidup untuk bertahan hidup. Maka, tidak lengkap rasanya kalau sehabis makan tidak minum. Namun, suatu isu dan mitos menyatakan, kalau minum sehabis makan bisa bikin sistem pencernaan jadi sakit. Apa benar, tidak dianjurkan minum segera setelah makan? Seberapa penting minum air sehabis makan?

Minum air setelah makan penting untuk melancarkan sistem kerja pencernaan

Tidak betul adanya kalau minum air setelah makan bisa membuat pencernaan jadi sakit. Justru minum air putih selama atau setelah makan sebenarnya membantu pencernaan bekerja dengan baik, lho. Minum air setelah makan juga terbilang penting untuk kesehatan.

Proses pencernaan yang dimulai dari mulut Anda, di mana air dan cairan yang masuk setelah makan bisa membantu memecah dan melembutkan makanan sehingga tubuh Anda bisa menyerap nutrisi dengan baik. Selain itu air juga bisa melembutkan feses, sehingga bisa membantu Anda mencegah sembelit (susah buang air besar).

Minum air setelah makan juga bisa membantu mengendalikan asupan kalori

Minum air putih setelah makan bisa memperbaiki pencernaan Anda. Lalu, mengonsumsi air saat ataupun setelah makan dapat membantu mengendalikan nafsu makan. Misalnya, jika Anda sedang membatasi asupan kalori supaya bisa turun berat badan, Anda mungkin masih merasa lapar setelah makan.

Minum segelas air besar setelah makan menciptakan rasa kenyang, yang bisa membantu mencegah hasrat untuk mendapatkan lebih banyak makanan. Minum air putih sebelum dan selama makan juga memberikan rasa kenyang dan membantu Anda menjaga asupan kalori Anda tetap rendah.

tidak suka air putih

Namun, jangan minum air putih setelah makan makanan pedas

Meski minum air saat dan sesudah makan terbilang penting, namun ada beberapa hal yang harus dihindari. Anda harus menghidari minum air sehabis makan makanan pedas. Mengapa demikian? Makanan pedas yang mengandung cabai, lada, paprika, atau merica yang mengandung senyawa khusus yang disebut capsaicin, terbukti dapat menghasilkan sensasi terbakar setelah terpapar jaringan di dalam tubuh manusia.

Saat Anda makan makanan pedas, reseptor rasa sakit (TRPVI, reseptor yang sama yang bertanggung jawab untuk membantu Anda mengetahui bahwa makanan terlalu asam atau panas) bisa memicu tubuh mengikat molekul capsaicin. Hal ini akan menyampaikan sinyal ke otak, bahwa Anda telah memakan sesuatu yang mengandung racun dan berbahaya untuk tubuh.

Terlebih lagi, sinyal nyeri atau bisa dibilang “kepedasan” akan menjadi lebih parah dirasakan, tergantung pada jumlah capsaicin yang ditemukan dalam makanan Anda. Hal itulah yang menjadi alasan mengapa setelah makan makanan pedas, mata Anda bisa seolah menangis mengeluarkan air, hidung menjadi ingusan, dan tubuhpun berkeringat. Capsaicin memiliki molekul non-polar dan hanya bisa larut dengan molekul serupa lainnya. Karena air memiliki molekul polar, air pun tidak memiliki efek pendingin untuk tubuh yang sedang merasakan kepedasan.

Anda sebaiknya minum susu atau minuman yang rasanya asam, seperti jus jeruk atau perasan air lemon. Susu dan minuman yang asam lebih baik untuk “melunturkan” rasa pedas yang tersisa di mulut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Ada Orang yang Punya Ingatan Fotografis?

Pernah dengar orang yang punya ingatan fotografis (photographic memory), alias daya ingat yang kuat dan akurat? Apakah ini mungkin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kelainan Jantung Ada di Sebelah Kanan (Dekstrokardia), Apa Bahayanya?

Dekstrokardia adalah kelainan jantung langka yang menyebabkan letak jantung bergeser ke sebelah kanan. Apa saja bahayanya?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Ini Perbedaan Cara Berpikir Perempuan dan Laki-laki

Perbedaan cara berpikir perempuan dan laki-laki terkadang memicu terjadinya salah paham, sehingga perlu Anda kenali alasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Manfaat Petai Bagi Kesehatan Tubuh Kita

Apakah Anda suka makan petai atau malah menolak mentah-mentah? Tunggu dulu, simak berbagai manfaat petai untuk kesehatan berikut ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Fakta Gizi, Nutrisi 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab mata berair

9 Penyebab Mata Anda Terus Berair dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
Golongan darah O, golongan darah B, diet golongan darah, golongan darah AB, golongan darah A

Mengenal Golongan Darah A, B, AB, dan O Beserta Karakteristiknya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
ventilasi

Pentingnya Ventilasi Udara yang Baik di Dalam Rumah untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
manfaat crystal x mengencangkan vagina

Crystal X, Tongkat Ajaib Pengencang Vagina yang Justru Bahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit