backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan
Konten

9 Penyebab Kucing Sakit Mata dan Cara Tepat Menanganinya

Ditinjau secara medis oleh drh. Hevin Vinandra Louqen · Kesehatan · None


Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati · Tanggal diperbarui 15/11/2023

9 Penyebab Kucing Sakit Mata dan Cara Tepat Menanganinya

Sama halnya seperti manusia, kucing juga bisa mengalami sakit mata. Penyebab kucing sakit mata ada beberapa faktor, seperti alergi, infeksi bakteri, hingga virus. Yuk, kenali lebih jauh tentang kondisi ini dalam artikel berikut.

Tanda-tanda kucing sakit mata

Ada berbagai penyebab kucing sakit mata sehingga gejalanya juga muncul berdasarkan penyebabnya. Namun, terdapat gejala dan tanda yang umum dialami kucing jika matanya sakit. Dikutip dari Cats.org, berikut tanda-tanda umum kucing sakit mata.

  • Mata berair.
  • Sering menyipitkan salah satu atau kedua mata meskipun dalam keadaan gelap.
  • Bengkak di area mata.
  • Mata kemerahan.
  • Perubahan warna mata pada kucing dewasa.
  • Mata terlihat keruh.
  • Sering menabrak benda karena tidak dapat melihat dengan jelas.
  • Terdapat tambahan kelopak mata.
  • Sering menggaruk dan menggosok salah satu atau kedua mata dari biasanya.

Daftar penyebab kucing sakit mata

Ada berbagai kondisi dan penyakit kucing yang dapat membuat sakit mata. Berikut beberapa kondisi tersebut.

1. Konjungtivitis

Konjungtivitis atau pink eye pada kucing merupakan kondisi terjadinya iritasi pada selaput yang melapisi permukaan bola mata dan bagian dalam kelopak mata. 

Kondisi ini umum dialami kucing liar maupun rumahan. Penyebabnya bisa karena paparan benda asing, seperti debu, parfum polusi, tanaman, atau serbuk sari maupun infeksi bakteri dan virus. Gejalanya yaitu berupa mata merah, bengkak, dan mata berair.

2. Blefaritis

Penyakit pada kucing yang menyerang area mata lainnya yaitu blefaritis atau radang kelopak mata. Kondisi ini sering kali disebabkan oleh entropion atau kondisi ketika kelopak mata terlipat ke arah dalam dan bergesekan dengan kornea mata.

Beberapa jenis kucing, seperti persia dan himalaya, umum mengalami hal ini karena tekstur muka dan lipatan kulit yang lebih menonjol. 

3. Katarak

Katarak pada kucing hampir sama dengan manusia yaitu ditandai dengan lensa berwarna keruh. Karena warna keruh ini, cahaya menjadi sulit masuk sehingga mengganggu penglihatan dan jika dibiarkan dapat menyebabkan kebutaan.

Sakit mata pada kucing ini disebabkan oleh faktor genetik, usia, dan penyakit lain yang dialami kucing, seperti diabetes.

4. Glaukoma

Jenis penyakit mata pada kucing lainnya yaitu glaukoma. Penyakit ini terjadi ketika tekanan dalam mata meningkat sehingga merusak saraf optik dan mengganggu penglihatan.

Glaukoma ini bisa disebabkan karena peradangan pada saluran drainase mata, dislokasi lensa, atau tumor. Gejala yang muncul yaitu ukuran mata kucing membesar, kornea keruh, merah di sekitar mata, pupil melebar, serta keluar air dari mata anabul.

Karena glaukoma dapat menyebabkan kebutaan, penting untuk segera membawa anabul ke dokter hewan jika gejala tersebut muncul.

5. Ulkus kornea

mata kucing berselaput

Sakit mata pada kucing juga bisa karena terjadi ulkus kornea. Kondisi ini terjadi ketika adanya luka pada permukaan kornea. Gejala yang muncul mirip dengan penyakit mata lainnya, seperti mata merah, keluar air mata, dan bengkak di area mata.

Penyebab ulkus kornea pada kucing bermacam-macam, seperti luka karena cakaran, infeksi bakteri atau virus, masuknya benda asing pada mata, sindrom mata kering, atau udara terlalu kering.

6. Keratitis

Keratitis atau radang pada kornea mata merupakan penyakit mata kucing yang umum dialami.  Kondisi ini dapat terjadi karena infeksi, trauma, alergi, atau masalah mata lainnya.

Gejala dapat menimbulkan gejala seperti, mata merah, berair, sering berkedip, sering menggaruk mata, dan sensitif terhadap cahaya.

7. Iris melanoma

Iris melanoma merupakan sakit mata pada kucing yang cukup langka terjadi. Kondisi ini terjadi ketika bagian iris mengalami pertumbuhan abnormal.

Penyakit ini dimulai dengan perubahan warna pada pigmen mata yang tidak disadari.

Seiring berjalannya waktu, penyakit ini makin menyebar dengan agresif ke bagian lain melalui saraf, seperti otak.

8. Infeksi virus herpes

Penyakit herpes juga dapat memengaruhi bagian mata pada kucing. Virus ini bisa dengan mudah menyerang kucing sehat dari kucing yang terinfeksi melalui pertukaran air liur, seperti alat makan, mainan, atau mangkok minum yang digunakan bersama.

Infeksi virus herpes atau feline herpesvirus ini menyebabkan gejala berupa bengkak di area mata, kucing belekan, sering menggaruk dan menyipitkan mata. Infeksi virus ini juga dapat menyebabkan gangguan pernapasan pada kucing. 

9. Gangguan pada retina

Gangguan pada retina kucing sering terjadi akibat masalah kesehatan lain, seperti tekanan darah tinggi, hipertiroidisme, dan penyakit ginjal.

Tekanan darah tinggi menyebabkan pecahnya pembuluh darah kecil pada retina kucing. Kondisi ini umum dialami kucing yang sudah tua.

Penyakit ginjal pada kucing juga dapat menyebabkan sakit mata. Hal ini karena penyakit ginjal dikaitkan dengan dehidrasi yang dapat mengurangi cairan dalam tubuh termasuk selaput lendir mata sehingga membuatnya kering.

Hipertiroidisme pada kucing

Hipertiroidisme adalah kondisi medis pada kucing yang disebabkan oleh produksi berlebih hormon tiroid. Kondisi ini sering kali menyebabkan peningkatan aktivitas otot, termasuk otot di sekitar mata lalu menyebabkan bengkak dan kemerahan pada mata.

Bisakah kucing sakit mata sembuh sendiri?

Penyakit mata pada kucing bisa sembuh dengan sendirinya jika kondisinya ringan dan tidak ada penyakit serius yang mendasarinya.

Karena hampir semua penyakit mata pada kucing memiliki gejala yang mirip, pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan yaitu memberikan kompresan di area matanya.

Jangan biarkan ia berkeliaran dan bermain dengan kucing lain untuk mencegah penularan penyakit. Jika kondisinya tak kunjung membaik, segera bawa ke dokter hewan.

Dokter akan mencari tahu penyebab kucing sakit dan memberikan penanganan sesuai dengan kondisi anabul. Dokter hewan umumnya akan memberikan tetes mata untuk kucing.

Jika penyebabnya karena infeksi bakteri, dokter akan memberikan obat sakit mata untuk kucing berupa antibiotik.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

drh. Hevin Vinandra Louqen

Kesehatan · None


Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati · Tanggal diperbarui 15/11/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan