home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Mengapa Suara Kita Terdengar Beda di Rekaman?

Mengapa Suara Kita Terdengar Beda di Rekaman?

Pernahkah Anda mendengar rekaman suara Anda sendiri dan berpikir, “Itu suara saya? Kok terdengar berbeda?”?

Bagi banyak orang, tidak ada yang lebih menyebalkan daripada mendengar rekaman suara kita sendiri. Suara rekaman tidak terdengar seperti apa yang kita duga selama ini. Setelah didengarkan, suara kita jadi lebih tipis, bernada lebih tinggi, bukan seperti suara kita yang “seharusnya”.

Alat perekam tidak menipu — Ya, suara cempreng nan menyebalkan itu adalah suara asli Anda. Ada sebuah penjelasan mudah yang dapat menjelaskan mengapa suara Anda terdengar berbeda untuk Anda dan untuk orang lain yang mendengarnya. Ini merupakan satu dari sekian banyak trik kecil mengejutkan yang dimiliki oleh tubuh manusia, yaitu karena suara memiliki berbagai jalan untuk sampai ke telinga dalam.

Sebelum mengetahui alasan di balik mengapa suara Anda terdengar sangat aneh di rekaman, ada baiknya untuk terlebih dulu memahami bagaimana manusia memproduksi suara.

Cara kerja suara

Suara adalah sensasi atau perasaan yang kita dengar. Manusia memproduksi suara dengan melakukan sesuatu. Bayangkan Anda sedang menggeser sebuah furnitur berat, meja, misalnya. Gerakan dari kaki meja menyebabkan getaran. Suara berasal dari getaran suatu obyek, yang membuat udara atau zat dan partikel lain di sekelilingnya ikut bergetar (dalam hal ini, kaki meja yang beradu dengan permukaan lantai). Getaran udara yang dihasilkan dari kedua hal ini bergerak keluar ke segala arah dalam bentuk gelombang suara. Hasilnya, suara kaki meja yang berdecit saat dipindahkan.

Kekuatan untuk suara Anda berasal dari udara yang Anda keluarkan. Saat Anda menarik napas, diafragma akan menurun dan tulang rusuk mengembang untuk menarik udara ke dalam paru-paru. Saat mengembuskan napas, proses akan berjalan terbalik dan udara akan keluar dari paru-paru, menciptakan sebuah aliran udara di dalam trakea. Aliran udara ini memberikan energi untuk pita suara di kotak suara Anda (laring) untuk menghasilkan suara. Semakin kuat aliran udara, semakin kuat suara yang dikeluarkan.

Laring berada di atas tenggorokan. Laring memiliki dua pita suara yang membuka saat bernapas dan menutup selama mengunyah makanan dan memproduksi suara. Saat kita memproduksi suara, aliran udara akan melewati dua pita suara yang berhimpitan bersama-sama. Pita suara memiliki tekstur yang lembut dan akan menghasilkan getaran saat aliran udara melewatinya. Getaran inilah yang menghasilkan suara. Semakin ketat himpitan pita suara, semakin kencang pula getarannya, sehingga menghasilkan nada suara yang lebih tinggi. Proses inilah yang menyebabkan suara manusia memiliki beragam tinggi-rendah nada.

Saat bekerja sendiri, pita suara menghasilkan suara yang terdengar seperti dengungan sederhana, seperti dengung lebah. Yang membuat perbedaan vokal pada suara adalah kerja struktur di atas pita suara, seperti tenggorokan, hidung, dan mulut sebagai bagian dari resonator. Suara dengungan yang diproduksi oleh pita suara diubah oleh bentuk saluran resonator untuk menghasilkan suara manusia yang unik.

Lalu, apa yang membuat rekaman suara kita terdengar begitu berbeda… dan mengerikan? Ini karena ketika Anda berbicara, Anda mendengar suara Anda sendiri dalam dua cara yang berbeda.

Alasan mengapa suara terdengar berbeda di rekaman suara

Suara dapat mencapai telinga bagian dalam dengan dua jalur terpisah, dan jalur-jalur ini pada gilirannya mempengaruhi apa yang kita persepsikan. Suara yang dihasilkan lewat udara akan dikirimkan dari lingkungan sekitarnya melalui kanal auditori eksternal, gendang telinga, dan telinga tengah ke koklea (struktur spiral di telinga bagian dalam) — alias, cara orang lain mendengar suara Anda.

Cara kedua adalah melalui getaran di dalam tengkorak, yang dipicu oleh aktivitas pita suara Anda. Berbeda dari jalan suara di atas, suara yang memantul di dalam tengkorak Anda langsung mencapai koklea melalui jaringan kepala — menghasilkan suara yang Anda kira adalah suara asli Anda.

Ketika Anda berbicara, energi suara menyebar di udara sekeliling Anda dan mencapai koklea melalui telinga bagian luar melalui konduksi udara. Di saat yang bersamaan, suara juga melakukan perjalanan di dalam tubuh, dari pita suara dan struktur lainnya langsung melalui koklea. Akan tetapi, sifat mekanis kepala Anda meningkatkan getaran rendah-frekuensinya jadi semakin dalam, memberikan Anda suara bass “palsu” yang Anda kenali selama ini. Suara yang Anda dengar ketika Anda berbicara adalah kombinasi dari kedua jalur produksi suara.

Ketika mendengar rekaman suara Anda sendiri, jalur suara melalui konduksi tengkorak (yang Anda pikir adalah suara Anda) dinonaktifkan sehingga Anda hanya mendengar komponen suara yang dihasilkan melalui konduksi udara dalam isolasi asing. Maka dari itu, saat Anda mendengar rekaman suara Anda, suara akan terdengar jelas lebih tinggi, seperti suara Anda yang didengar oleh orang lain selama ini.

BACA JUGA:

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Why does your voice sound different on a recording http://www.bbc.com/future/story/20130913-why-we-hate-hearing-our-own-voice accessed August 16, 2016

Why does my voice sound so different when it is recorded and played back? http://www.scientificamerican.com/article/why-does-my-voice-sound-different/ accessed August 16, 2016

How the Voice Works http://www.entnet.org/content/how-voice-works accessed August 16, 2016

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui 07/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan