Apakah Anda Lebih Mirip Ayah Atau Ibu? Apa Penentunya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Ketika Anda berkaca, pernahkah Anda bertanya dari mana warna mata yang Anda miliki sekarang? Apakah Anda mirip ayah atau ibu? Atau bahkan bukan keduanya? Jika warna mata atau bentuk fisik lain yang Anda ternyata tidak sama seperti apa yang dimiliki orangtua Anda, kira-kira dari mana ciri fisik itu diturunkan?

Gen bersifat dominan dan resesif, menentukan penampilan fisik Anda

Dalam teori, diperkirakan bahwa terdapat 60 ribu hingga 100 ribu gen – yang dibentuk dari DNA – di dalam tubuh manusia. Semua gen-gen tersebut berkumpul dan akan membentuk kromosom. Kromosom yang dimiliki oleh orang yang normal yang sehat adalah 46 kromosom yang terdiri dari 23 kromosom ibu dan 23 kromosom ayah. 

Di dalam ilmu yang mempelajari tentang genetik, sifat genetik ada dua yaitu gen yang bersifat dominan serta gen resesif. Ketika gen ayah dan gen ibu bertemu, maka gen akan bersatu dan menghasilkan gen yang baru. Gen-gen yang menyatu inilah yang menentukan bentuk, warna, serta penampilan fisik Anda.

Misalnya saja untuk warna mata, seorang mendapatkan gen warna mata biru dari sang ayah sedangkan mendapatkan gen ibu memberikan warna cokelat untuk mata, lalu warna apa yang akan menjadi warna mata dari anak? Hal ini tergantung dengan sifat kedua gen ayah dan ibu, apakah gen tersebut bersifat dominan atau resesif.

Gen yang bersifat dominan adalah gen yang biasanya lebih sering muncul pada tubuh seseorang dan diturunkan ke generasi mendatang. Sementara gen yang bersifat resesif cenderung jarang muncul dan akan menghilang dalam beberapa generasi saja. Terdapat 3 sifat gen yaitu:

  • Dominan-dominan, karena kedua gen kedua orang tua dominan
  • Dominan-resesif, yaitu salah satu gen dari orangtua dominan dan resesif
  • Resesif-resesif, di mana kedua gen yang didapatkan dari orangtua merupakan gen resesif

BACA JUGA: Perubahan Gen Akibat Lingkungan, Bagaimana Bisa?

Warna pupil mata

Jika ibu Anda memiliki warna mata hitam, begitu juga dengan ayah, tetapi Anda memiliki warna mata cokelat muda. Apakah kemudian Anda bisa menyimpulkan bahwa Anda bukan anak mereka? Tentu saja tidak, hal ini bisa terjadi jika di dalam tubuh Anda terdapat gen yang bersifat resesif-resesif.  

Faktanya, memang warna mata yang gelap bersifat dominan, namun bisa saja seorang anak mendapatkan gen yang bersifat resesif-resesif dan hal ini diturunkan dari nenek atau kakeknya. Warna mata ditentukan oleh seberapa banyak melanin atau pigmen cokelat pada iris. Seseorang yang memiliki warna mata yang gelap, mungkin sebenarnya memiliki warna biru atau bahkan biru pada bagian mata, tetapi yang paling banyak dan mendominasi adalah warna gelap. Oleh karena itu, anak yang memiliki warna mata yang berbeda dari sang ayah, ibu, serta saudaranya yang lain bisa jadi memiliki gen yang resesif.

BACA JUGA: Seberapa Sehatkah Menjadi Seorang Vegan?

Warna serta bentuk rambut

Sama seperti warna mata, bentuk rambut lurus dan keriting juga ditentukan oleh sifat genetik yang diterima anak dari kedua orangtuanya. Pada umumnya, warna rambut hitam bersifat dominan dibandingkan dengan warna-warna lainnya. Tetapi seperti warna mata, warna rambut yang Anda miliki bisa saja bukan hitam melainkan warna yang ada di antara warna rambut kedua orangtua Anda.

Hal ini juga tergantung dengan pigmen yang dominan di dalam tubuh. Gen tidak menentukan warna rambut dan mata secara langsung, tetapi mempengaruhi melanin serta pigmentasi yang ada di tubuh yang kemudian menentukan warna rambut atau mata seseorang.

Selain itu, bentuk rambut yang keriting juga diketahui sebagai gen yang bersifat dominan dibandingkan dengan rambut yang lurus atau bahkan rambut yang cenderung botak.

BACA JUGA: Benarkah Perilaku Manusia Adalah Bawaan dari Lahir?

Ciri khas fisik

Apakah Anda memiliki lesung pipit di pipi dan memiliki bibir yang tebal? Bentuk fisik tersebut adalah bentuk yang memiliki sifat gen yang dominan. Karakteristik wajah lainnya seperti bentuk alis yang tidak simetris, dan tumbuh rambut yang berbentuk meruncing di bagian dahi, dianggap dibentuk dari gen yang bersifat dominan dan diturunkan ke generasi berikutnya.

Bagaimana mengetahui ciri fisik mana yang dominan di keluarga Anda?

Anda bisa memperkirakan mana ciri fisik yang bersifat dominan atau resesif dalam keluarga. Cobalah ambil foto keluarga besar Anda dan kemudian perhatikan masing-masing wajah dari anggota keluarga Anda. Dari foto tersebut Anda dapat melihat ciri fisik yang paling sering muncul di keluarga Anda, hal tersebut bisa dianggap sebagai sifat yang dominan dan akan diturunkan lagi ke generasi Anda yang akan datang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Minyak Kutus Kutus Baik untuk Kesehatan? Cek Faktanya di Sini!

Salah satu minyak herbal yang sedang populer adalah minyak kutus kutus. Namun sebelum beli, yuk cek klaim manfaat minyak kutus-kutus di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Sebagai organ vital manusia, hati (liver) berperan penting dalam menjaga kesehatan. Cari tahu fakta tentang hati manusia berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Anda tidak bisa berhenti makan junk food? Tenang, ada siasat khusus untuk menghindari godaan makan makanan tak sehat. Intip caranya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat kuat alami

11 Pilihan Obat Kuat Alami yang Bikin Pria Lebih Tahan Lama di Ranjang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
menelan sperma

Apakah Bisa Hamil Jika Kita Menelan Sperma?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tremor bisa sembuh

Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit