home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Suka Menghirup Bau Bensin? Awas, 3 Bahaya Kesehatan Ini Mengintai Anda

Suka Menghirup Bau Bensin? Awas, 3 Bahaya Kesehatan Ini Mengintai Anda

Ada beberapa orang yang suka menghirup bau bensin ketika sedang isi bahan bakar di SPBU. Menurut mereka, bau bensin itu enak dan bikin rileks. Anda salah satunya? Namun hati-hati jangan sampai keterusan. Masalahnya, kebiasaan mencium bau bensin dalam jangka waktu panjang bisa membahayakan kesehatan.

Berbagai dampak yang ditimbulkan jika terlalu sering menghirup bau bensin

Dilansir dari laman Healthline, bensin mengandung metana dan benzena yang merupakan senyawa kimia berbahaya. Paparan aroma dari uapnya bisa berdampak negatif terhadap kesehatan Anda. Pada orang yang sensitif, menghirup bau bensin dapat menyebabkan sakit kepala, mual, hingga muntah.

1. Kerusakan saraf

Menarik napas dalam-dalam untuk menghirup uap bensin dapat mengakibatkan kerusakan sistem saraf, terutama apabila dilakukan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Lambat laun, menurut National Institute on Drug Abuse, residu uap bensin yang menumpuk dalam tubuh bisa merusak mielin, selubung tipis yang melindungi serabut saraf otak. Akibatnya, Anda akan mengalami kesulitan dalam mengingat dan melakukan percakapan seperti biasanya.

Kerusakan sistem saraf dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan kejang otot dan tremor yang kemudian memengaruhi kemampuan seseorang untuk berjalan, membungkuk, dan berbicara.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

2. Bahaya permanen

Dilansir dari Livestrong, menghirup bau dari bensin ataupun bahan kimia lainnya bisa mengakibatkan kerusakan berbahaya yang sulit untuk dipulihkan. Misalnya, timbulnya penyakit degeneratif, kerusakan otak, kelemahan otot, dan kerusakan sumsum tulang belakang. Bahkan beberapa penderitanya bisa mengalami kerusakan pada indra penciuman dan pendengaran.

3. Mati lemas

Jika kebiasaan menghirup uap bensin ini sudah berlangsung hingga tahunan, residu uap yang melemahkan kerja saraf akan memengaruhi fungsi jantung, paru, dan otak. Pasalnya, kerja organ-organ vital dalam tubuh manusia sangat bergantung pada sistem saraf.

Apabila paru-paru tidak bisa lagi menghirup jumlah oksigen seperti seharusnya, hal ini bisa meningkatkan risiko mati lemas secara tiba-tiba karena Anda perlahan berhenti bernapas. Kerja jantung pun ikut melambat di waktu yang bersamaan hingga akhirnya berhenti.

Apa tanda dan gejala yang muncul jika terlalu sering menghirup bau bensin?

Semakin sering Anda menghirup uap bensin, risiko kesehatannya akan semakin besar. Maka, tidak heran apabila petugas SPBU adalah salah satu kelompok orang yang paling berisiko tinggi terhadap dampak kesehatan di atas.

Beberapa gejala yang ditimbulkan jika seseorang sudah mengalami keracunan bau bensin yakni:

  • Kesulitan bernapas
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit perut
  • Penglihatan kabur
  • Mual dan muntah
  • Pusing
  • Sakit kepala parah
  • Kelelahan ekstrim
  • Kejang-kejang
  • Hilang kesadaran

Namun, gejala-gejala tersebut mungkin tidak akan selalu muncul saat Anda terpapar aroma bensin. Gejala yang muncul biasanya tergantung seberapa banyak paparan bensin yang terhirup ke dalam tubuh.

Meski begitu, bagi Anda pengguna kendaraan bermotor yang hanya sesekali mampir ke pom bensin sebaiknya tetap waspada akan bahayanya mencium bau bensin. Pasalnya, mencium bau bensin tetap bisa merugikan kesehatan Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Side Effects of Inhaling Gas Fumes. https://www.livestrong.com/article/187787-side-effects-of-inhaling-gas-fumes/ Diakses pada 2 Mei 2018.

Gasoline and Health. https://www.healthline.com/health/gasoline Diakses pada 2 Mei 2018.

National Directions on Inhalant Abuse. https://vsu.mhc.wa.gov.au/media/1309/dhsv-3.pdf Diakses pada 2 Mei 2018.


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 28/07/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x