home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tips Mencegah dan Memulihkan Tangan yang Bengkak Setelah Diinfus

Tips Mencegah dan Memulihkan Tangan yang Bengkak Setelah Diinfus

Seperti prosedur medis pada umumnya, pemasangan infus juga memiliki sejumlah efek samping. Salah satunya adalah infeksi pada bekas suntikan infus sehingga membuat tangan bengkak.

Area suntikan infus memang rentan terhadap infeksi karena menjadi “perbatasan” antara bagian dalam tubuh dan lingkungan luar. Lantas, seperti apa cara mencegah dan mengatasi tangan bengkak karena penggunaan infus?

Mencegah tangan bengkak karena diinfus

Bukan hanya takaran infus yang diperhatikan, area pemasangan infus juga harus dipantau secara rutin untuk memastikan tak ada masalah atau potensi komplikasi. Pemantauan dilakukan setidaknya setiap satu jam sekali, termasuk pada malam hari.

Perawat bertanggung jawab penuh untuk melakukan pemantauan. Namun, pasien dan keluarga juga bisa turut serta membantu memantau dan melaporkannya kepada perawat apabila terjadi suatu masalah.

Saat ikut memantau, Anda juga sekaligus tengah mencegah terjadinya komplikasi seperti perdarahan, infeksi, serta tangan bengkak karena pemasangan infus.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah tangan bengkak karena pemasangan infus, di antaranya:

  • Berhati-hati untuk area suntikan infus. Jarum infus dapat terlepas jika selang infus tertarik. Maka dari itu, Anda perlu lebih berhati-hati agar selang infus tidak terlepas saat Anda tidur, berjalan, atau melakukan aktivitas lain.
  • Menjaga area suntikan infus tetap kering. Hal ini akan mengurangi risiko infeksi dan mencegah jarum infus terlepas.
  • Memastikan area suntikan infus mudah terlihat. Perawat perlu memeriksa kondisi infus saat Anda tidur. Dengan membuat infus mudah terlihat, perawat bisa memeriksanya tanpa harus membangunkan Anda.
  • Mengawasi gejala komplikasi. Waspadalah bila area suntikan infus terasa nyeri, gatal, atau mati rasa. Jangan mengutak-atik infus dan segera laporkan gejala ini kepada perawat.

Cara mengatasi tangan bengkak karena pakai infus

Sumber: Desert Hand and Physical Therapy

Jika upaya pencegahan tidak cukup ampuh untuk melindungi tangan Anda dari pembengkakan, mungkin ada faktor lain yang menyebabkan tangan Anda bengkak karena pakai infus. Cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan penyebabnya.

Anda juga dapat menerapkan beberapa cara sederhana untuk meringankan pembengkakan pada tangan. Berikut di antaranya:

1. Kompres hangat atau dingin

Suhu hangat dapat melemaskan otot dan meningkatkan aliran darah menuju tangan. Sementara suhu dingin bisa mengurangi nyeri dan pembengkakan. Anda bisa menggunakan keduanya secara bergantian sesuai kebutuhan.

Gunakan handuk berbahan lembut agar kulit tidak bersentuhan langsung dengan sumber panas maupun dingin. Batasi penggunaan kompres selama 20 menit dan berikan jeda bagi kulit untuk beristirahat sebelum menggunakan kompres kembali.

2. Peregangan tangan dan pergelangannya

Terkadang, cairan tubuh dapat berkumpul pada tangan dan memperparah bengkak pada tangan karena menggunakan infus.

Peregangan tangan dan pergelangan akan melancarkan sirkulasi cairan sehingga tangan akan berangsur normal.

Pilihlah gerakan peregangan yang ringan untuk mencegah timbulnya rasa sakit. Misalnya dengan memutar pergelangan tangan, mengaitkan kedua tangan, atau menggerakkan ibu jari. Hentikan peregangan bila tangan terasa sakit.

3. Mengangkat tangan yang bengkak

Cobalah mengangkat tangan Anda yang bengkak agar posisinya lebih tinggi dari jantung. Pertahankan posisi ini selama 30 menit dan ulangi beberapa kali dalam sehari. Lakukan secara rutin setiap hari.

Anda pun bisa melakukannya saat tidur, yakni dengan meletakkan tangan di atas bantal yang tinggi. Gerakan ini bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah menuju jantung sehingga mengurangi pembengkakan.

Tangan yang bengkak setelah diinfus seharusnya akan kembali normal setelah beberapa hari. Selama itu, pastikan Anda menjaga kebersihan bekas suntikan dan waspadalah terhadap tanda-tanda infeksi.

Segera kunjungi dokter bila bekas suntikan infus terasa gatal, terbakar atau mengeluarkan darah. Jangan mengonsumsi obat atau melakukan tindakan apa pun karena dapat memperparah infeksi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

IV-line care. https://www.aboutkidshealth.ca/Article?contentid=2451&language=English Diakses pada 12 Juli 2019.

IV Complications. http://ccnmtl.columbia.edu/projects/aegd/mod01_mec_ivcomp.html Diakses pada 12 Juli 2019.

Causes of swollen hands. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325207.php Diakses pada 12 Juli 2019.

Home Remedies to Reduce Swelling in the Hands & Wrist. https://www.livestrong.com/article/196682-home-remedies-to-reduce-swelling-in-the-hands-wrist/ Diakses pada 12 Juli 2019.

IV Infiltration. https://www.drugs.com/cg/iv-infiltration-aftercare-instructions.html Diakses pada 12 Juli 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui 31/07/2019
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x