Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Fakta Pipi Tirus dan 5 Cara untuk Mendapatkannya

Fakta Pipi Tirus dan 5 Cara untuk Mendapatkannya

Kadang kala pipi tembem membuat kebanyakan orang jadi tidak percaya diri dengan tampilannya. Oleh karena itu, pipi tirus jadi impian banyak orang agar terlihat lebih ramping. Berikut ini cara membuat wajah Anda agar tampak lebih tirus.

Apa itu pipi tirus?

Sebenarnya pipi tirus merupakan bentuk wajah yang dihasilkan dari pipi yang cekung. Bentuk wajah ini terbentuk karena Anda tidak mempunyai jaringan lunak yang cukup di antara lengkung tulang pipi di bawah mata (zigomatik) dengan tulang rahang bawah (mandibula).

Sebagian besar bentuk pipi tembem atau tirus bisa ditentukan oleh struktur tulang dasar yang dimiliki. Namun, bentuk pipi akan berkembang dari waktu ke waktu karena beberapa faktor.

Pipi tirus tidak hanya ditemukan pada wanita saja, tapi juga pada pria. Beberapa orang mungkin juga memiliki pipi tirus yang terbentuk secara alami.

Akan tetapi, Anda tetap bisa mendapatkan bentuk pipi seperti ini dengan beberapa cara.

Penyebab pipi tirus

kebiasaan menyentuh wajah

Pada umumnya, bentuk wajah yang tirus dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan. Ini karena genetik berperan dalam menentukan di manakah lemak subkutan akan disimpan.

Lemak subkutan merupakan lemak yang terdapat di bawah kulit. Jika lemak subkutan tidak disimpan di bawah kulit pipi, artinya pipi Anda akan tampak lebih tirus. Mungkin saja lemak tersebut disimpan di tempat lainnya.

Namun, di samping faktor keturunan, beberapa faktor berikut ini juga menjadi penyebab pipi tirus.

  • Perokok berat.
  • Sering mengikuti olahraga ekstrem yang dapat mengurangi lemak di wajah secara berlebihan.
  • Kulit wajah kehilangan kelenturannya karena kondisi cuaca.
  • Kurang tidur.
  • Tidak minum air putih yang cukup.
  • Mengalami penurunan berat badan.

Pada beberapa kasus, pipi yang tirus juga bisa menandakan kondisi kesehatan serius, seperti:

  • sindrom Ehlers-Danlos,
  • lipatrofi,
  • anoreksia, dan
  • tuberkulosis.

Bagaimana cara membuat pipi tirus?

jenis kulit wajah

Cara utama agar pipi tirus yaitu dengan menghilangkan lemak yang tidak diinginkan pada wajah Anda. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

1. Mengurangi asupan karbohidrat olahan

Makanan mengandung karbohidrat olahan seperti pasta, biskuit, dan kue kering merupakan penyebab umum kenaikan berat badan dan penumpukan lemak tubuh, termasuk pada wajah.

Karbohidrat yang telah melalui lebih banyak proses pengolahan akan kehilangan kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh, terutama serat. Akhirnya, hanya tersisa kalori dan gula dalam makanan tersebut.

Jika Anda mengonsumsi banyak karbohidrat olahan, mungkin akan terjadi penumpukan lemak pada beberapa bagian tubuh, seperti wajah, perut, paha, dan lengan.

2. Melakukan senam wajah

Senam wajah bisa membantu memperbaiki tampilan wajah, mengurangi tanda penuaan, dan meningkatkan kekuatan otot wajah. Jika latihannya rutin dilakukan, cara ini bahkan dapat mengencangkan otot wajah dan membuat pipi tirus.

Sebuah penelitian di Korea Selatan pada 2018 juga menunjukkan bahwa latihan otot wajah yang dilakukan dua kali sehari selama 8 minggu dapat meningkatkan ketebalan otot dan peremajaan wajah.

Beberapa latihan yang bisa Anda lakukan yaitu mengembungkan pipi dan mendorong udara dari kanan ke kiri, mengerutkan bibir secara bergantian, dan menahan senyum sambil mengatupkan gigi hingga beberapa detik.

3. Latihan kardio

Pipi Anda yang tembem seringkali disebabkan karena kelebihan lemak dalam tubuh. Untuk membuat pipi lebih tirus, tentu harus dilakukan pengurangan lemak. Salah satu caranya dengan latihan kardio.

Ini merupakan latihan fisik yang sebenarnya dapat meningkatkan detak jantung. Tidak hanya itu, latihan kardio juga termasuk metode yang efektif untuk menurunkan berat badan.

Sebuah penelitian dari jurnal Health and Quality of Life Outcomes menemukan bahwa latihan kardio berperan dalam peningkatan pembakaran lemak sehingga jumlahnya berkurang dalam tubuh.

Anda bisa lakukan latihan kardio sekitar 20–40 menit per harinya. Latihan kardio yang bisa dilakukan misalnya berjalan, menari, berlari, berenang, dan bersepeda.

4. Konsumsi lebih banyak air putih

Mengonsumsi air putih sangatlah penting untuk kesehatan, termasuk menghilangkan lemak di wajah dan membuatnya jadi lebih tirus.

Faktanya, menurut salah satu penelitian terbitan jurnal Clinical Nutrition Research, minum air sebelum makan dapat menurunkan jumlah kalori yang dikonsumsi selama makan.

Di samping itu, konsumsi lebih banyak akan meningkatkan pembakaran jumlah kalori sehingga berat badan jadi menurun. Ini pun akan memengaruhi bentuk wajah Anda.

5. Operasi bantalan lemak bukal

Lemak bukal merupakan lemak yang terdapat pada pipi bawah. Pada operasi bantalan lemak bukal, diberikan tekanan agar bagian luar pipi dapat dibentuk. Hal ini secara perlahan akan mendorong bantalan lemak bukal sehingga lebih menonjol di bagian dalam mulut.

Tidak semua bantalan lemak bukal akan dihilangkan pada operasi lemak ini. Setelah itu, lemak yang telah diambil akan dimasukkan ke bagian tubuh yang lain atau bisa jadi dibuang.

Tidak butuh waktu lama untuk membentuk pipi tirus dengan jalur operasi ini. Namun, perlu diketahui bahwa operasi ini sebaiknya tidak dilakukan pada orang dengan kulit wajah yang terlalu tipis.

Verifying...


Ingin mendapatkan berat badan ideal?

Yuk konsultasikan masalahmu dengan ahli gizi atau berbagi tips bersama di Komunitas Berat Badan Ideal!


health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Alam, M., Walter, A. J., Geisler, A., Roongpisuthipong, W., Sikorski, G., Tung, R., & Poon, E. (2018). Association of Facial Exercise With the Appearance of Aging. JAMA dermatology, 154(3), 365–367. Retrieved 18 May 2022 from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5885810/citedby/

Chiu, C. H., Ko, M. C., Wu, L. S., Yeh, D. P., Kan, N. W., Lee, P. F., Hsieh, J. W., Tseng, C. Y., & Ho, C. C. (2017). Benefits of different intensity of aerobic exercise in modulating body composition among obese young adults: a pilot randomized controlled trial. Health and quality of life outcomes, 15(1), 168. Retrieved 18 May 2022 from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5571495/citedby/

Hwang, U. J., Kwon, O. Y., Jung, S. H., Ahn, S. H., & Gwak, G. T. (2018). Effect of a Facial Muscle Exercise Device on Facial Rejuvenation. Aesthetic surgery journal, 38(5), 463–476. Retrieved 18 May 2022 from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29365050/

Jeong J. N. (2018). Effect of Pre-meal Water Consumption on Energy Intake and Satiety in Non-obese Young Adults. Clinical nutrition research, 7(4), 291–296. Retrieved 18 May 2022 from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6209729/citedby/

Van Borsel, J., De Vos, M. C., Bastiaansen, K., Welvaert, J., & Lambert, J. (2014). The effectiveness of facial exercises for facial rejuvenation: a systematic review. Aesthetic surgery journal, 34(1), 22–27. Retrieved 18 May 2022 from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24327764/

What is buccal fat removal?. (2022). Retrieved 18 May 2022 from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6209729/citedby/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ocha Tri Rosanti Diperbarui 2 days ago
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.