5 Penyebab Nyeri Punggung Kronis yang Paling Sering Terjadi

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Memahami apa penyebab nyeri punggung Anda sangatlah penting. Mengapa? Karena satu jenis nyeri akan mengarah ke jenis nyeri lainnya, dan menyebabkan suatu rangkaian masalah di seluruh sistem tubuh. Proses inilah yang menyebabkan nyeri punggung berkembang ke area lain dan dan membuat tubuh tidak selaras.

Ketika seorang pasien pertama datang ke dokter untuk mengeluhkan nyeri punggung, biasanya metode pengobatannya sama semua. Daripada menggunakan pemeriksaan yang lebih khusus untuk mendiagnosis pasien, banyak dokter memilih untuk mendiagnosis lewat trial and error alias coba-coba.

Padahal, pasien harus didiagnosis dengan akurat untuk melihat apa yang sebenarnya menjadi penyebab nyeri mereka. Meskipun penyebab awalnya dapat sangat bervariasi, sebagian besar nyeri punggung bagian bawah disebabkan oleh salah satu dari lima masalah:

  • Ketegangan otot
  • Nyeri sendi facet
  • Tonjolan disk
  • Nyeri diskogenik
  • Nyeri sendi sacroiliac

Untuk penjelasan lengkapnya, simak penjelasan berikut ini.

Kondisi penyebab nyeri punggung kronis

1. Ketegangan otot

Ketegangan otot adalah penyebab paling umum dari nyeri punggung akut, dan terjadi pada lebih dari 95% kasus nyeri punggung akut. Ketika otot-otot punggung dipaksa bekerja terlalu keras, ia akan menjadi kejang untuk melindungi diri dari cedera lebih lanjut. Kejang dan nyeri merupakan sinyal peringatan dari tubuh—dan tidak seharusnya diabaikan.

Untungnya, nyeri punggung akibat ketegangan otot biasanya bersifat ringan, bisa ditangani dengan obat-obatan, dan biasanya sembuh dengan cepat tanpa masalah lebih lanjut—biasanya dalam beberapa hari hingga beberapa minggu. Namun, meski kebanyakan otot tegang akan sembuh dengan mudah, bagi banyak orang, ketegangan otot bisa jadi awal dari masalah yang jauh lebih besar. Terus memaksa otot punggung untuk bekerja dapat melukai otot dan menyebabkan nyeri punggung kronis.

Jika ketegangan otot berlangsung selama lebih dari beberapa minggu, Anda harus mempertimbangkan apakah yang Anda rasakan benar-benar nyeri otot ataukah otot Anda melindungi hal lain yang sakit.

2. Nyeri sendi facet

Nyeri sendi facet yang disebabkan oleh peradangan sendi facet di tulang belakang, adalah penyebab paling umum kedua dari nyeri punggung. Sendi-sendi facet menghubungkan vertebra, yang merupakan tulang yang membentuk tulang belakang.

Pada orang yang menderita nyeri punggung kronis, sendi facet adalah lokasi tubuh yang mengalami cedera awal, membuatnya menjadi gerbang paling umum menuju nyeri punggung kronis. Inilah mengapa pasien dengan nyeri facet harus bertindak cepat untuk menanganinya sebelum masalah ini menyebar.

3. Tonjolan disk

“Tonjolan disk” mengacu pada sejumlah temuan MRI di mana disk halus yang menjadi bantalan dua vertebra menonjol keluar dan terbalik ke arah kanal tulang belakang, sering kali menyebabkan nyeri. Ada banyak variasi dari tonjolan disk yang klasik, tetapi masalah ini pada umumnya terjadi dan diobati dengan cara yang sama.

Tonjolan disk adalah salah satu penyebab yang paling sering didiagnosis dari nyeri punggung kronis—dan juga salah satu yang paling sering didiagnosis secara berlebihan, karena tonjolan disk muncul dengan mudah dalam MRI.

4. Nyeri diskogenik

Jika tonjolan disk menyebabkan nyeri pada saraf dan jaringan di sekitarnya, nyeri diskogenik berasal dari dalam disk itu sendiri. Oleh karena nyeri datang dari disk, si penderita merasakan sakit setiap kali ia bergerak.

Nyeri discorgenic dirasakan di tengah punggung dan dapat menyerupai nyeri facet, sehingga membutuhkan diagnosis yang cermat. Seperti halnya nyeri facet dan tonjolan disk, nyeri discorgenic dapat dipicu oleh trauma, tetapi penyebab yang mendasarinya sering kali adalah destabilisasi dan kelemahan otot.

5. Nyeri sendi sacroiliac

Nyeri sendi sacroiliac (atau nyeri SI, singkatnya) terjadi di sendi sacroiliac. Di sinilah kolom tulang belakang terhubung ke panggul.

Sendi ini dikelilingi oleh ligamen yang membuat sendi itu sendiri pada dasarnya tidak dapat bergerak—atau setidaknya sendi ini dirancang untuk tidak bergerak. Ketika tulang belakang tidak stabil dengan benar akibat bracing otot yang lemah, tubuh mengimbanginya dengan berjalan dengan cara yang berbeda. Berjalan dengan cara mengimbangi ini membantu menstabilkan tulang belakang, tetapi sebagai akibatnya menegangkan otot dan meregangkan ligamen di sekitar sendi SI sehingga mereka tidak lagi dapat menjaga kekuatan sendi.

Gerakan yang seharusnya tidak menyebabkan peradangan, akan menyebabkan rasa nyeri. Meski nyeri sendi SI dapat disebabkan oleh trauma atau genetika, nyeri ini biasanya merupakan akibat dari kelemahan bracing otot yang disebabkan oleh suatu bentuk nyeri punggung kronis lainnya.

Apa akibatnya jika penyebab nyeri punggung Anda tidak didiagnosis dengan tepat?

Ketika pasien tidak mendapatkan diagnosis yang akurat dan pengobatan yang tepat untuk mengenali sifat progresif dari nyeri punggung kronis, nyeri yang dirasakan akan terus berkembang. Hal ini bisa menyebabkan kelemahan bracing otot, yang akan menyebabkan lebih banyak rasa nyeri.

Untuk menangani masalah ini, dokter dan pasien harus bekerja sama dan membebaskan diri dari cara berpikir yang salah dan ketinggalan zaman mengenai nyeri punggung. Ini benar-benar merupakan suatu revolusi yang harus dimulai dengan cara kita berpikir mengenai perkembangan nyeri punggung. Kita harus menyadari bahwa tubuh merupakan instrumen yang harus tetap disetem dengan baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?

Artikel dari ahli Morteza Tafakory

Pilihan Cara Menghilangkan Selulit yang Mengganggu

Banyak yang menyangka penyebab selulit adalah tumpukan lemak di tubuh, namun ini ternyata kurang tepat. Lalu, bagaimana cara menghilangkan selulit?

Ditulis oleh: Morteza Tafakory
cara menghilangkan selulit

Gerakan Ampuh untuk Menghilangkan Nyeri di 10 Bagian Tubuh

Melakukan suatu aktivitas mungkin dapat menimbulkan rasa nyeri pada bagian tubuh. Simak gerakan menghilangkan nyeri yang bisa membantu Anda berikut ini.

Ditulis oleh: Morteza Tafakory
gerakan untuk menghilangkan nyeri tubuh

5 Langkah Membuat Tubuh Lebih Fleksibel dan Lentur

Sering mengalami nyeri otot atau merasa gerak tubuh kurang gesit? Mungkin Anda harus membuat tubuh lebih fleksibel. Bagaimana caranya? Cari tahu di sini.

Ditulis oleh: Morteza Tafakory
cara membuat tubuh lebih fleksibel lentur

Yang juga perlu Anda baca

Nyeri Kronis

Nyeri kronis adalah jenis penyakit yang menyebabkan kerusakan jaringan yang dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga menahun. Simak Info Selengkapnya Hanya di Hello Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 29 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Hip Labrar Tear

Hip labrar tear merupakan kerusakan akibat robekan pada tulang rawan dan jaringan di soket pinggul. Ini gejala dan cara pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 8 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Kista Ganglion

Ganglion adalah kista yang umumnya terbentuk pada tendon dan persendian yang umum timbul di tangan. Berikut informasi lengkap tentang ganglion.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Bursitis

Bursitis adalah peradangan bursae yaitu kantung berisi cairan pelumas di sekitar bahu, siku, pinggul, lutut, kaki. Berikut informasi lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Pseudogout

Pseudogout

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
babesiosis adalah

Babesiosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
virus rubella penyakit campak jerman

Rubella (Campak Jerman)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
pijat injak punggung

Awas, Pijat Injak Punggung Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit