Sering Nyeri dan Kesemutan di Jari? Waspada Sindrom Guyon!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Maret 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sering merasa nyeri atau kesemutan pada anggota gerak kedengarannya sepele dan bukan merupakan perkara serius bagi sebagian orang. Biasanya kesemutan terjadi karena bagian tubuh tertentu ditekan atau dibebani dalam waktu yang cukup lama. Akan tetapi, sering kesemutan disertai dengan nyeri pada jari kelingking dan sebagian jari manis juga bisa jadi gejala penyakit. Penyakit yang biasa ditandai dengan gejala-gejala tersebut dikenal dengan istilah sindrom Guyon.

Apa itu sindrom Guyon?

Sindrom Guyon memiliki nama lain ulnar tunnel syndrome serta handlebar palsy. Seperti namanya, gangguan ini merupakan akibat dari terjepitnya saraf ulnaris pada sebagian jari manis serta jari kelingking. Sindrom Guyon lebih berisiko terjadi pada orang yang melakukan pekerjaan berulang-ulang menggunakan kekuatan tangan dan pergelangan tangan.

Penyebab sindrom Guyon

Ada beberapa penyebab yang menyebabkan jepitan pada saraf ulnaris. Untuk mengetahui apa penyebab pasti dari sindrom yang Anda alami, segera periksa ke dokter. Beberapa kemungkinan penyebabnya adalah:

1. Gerakan berulang pada pergelangan tangan

Aktivitas atau pekerjaan yang menuntut penggunaan pergelangan tangan secara aktif berisiko membuat tekanan pada saraf ulnaris. Contoh aktivitas tersebut antara lain, mengulek bumbu, mengoperasikan alat tertentu, hingga menggunakan komputer secara berlebihan.

Apabila Anda memiliki faktor risiko tersebut, ada baiknya mengistirahatkan pergelangan tangan setiap jangka waktu tertentu. Pada saat tidur, usahakan juga agar kepala tidak sampai menindih atau menumpu pergelangan tangan.

2. Tekanan eksternal

Tekanan dari luar tubuh manusia juga berhubungan dengan aktivitas maupun pekerjaan tertentu yang terus-menerus sehingga menekan daerah perjalanan saraf ulnaris dan menimbulkan berbagai gejala sindrom ini.

3. Tumor

Tumor bisa tumbuh pada area sekitar saraf ulnaris di pergelangan tangan. Tumor yang sering muncul pada daerah tersebut, antara lain ganglion (tumor pada persendian), lipoma (tumor jaringan lemak), neuroma (tumor jaringan saraf), dan lain-lain. Apabila ukurannya semakin membesar, maka tumor tersebut akan menekan saraf ulnaris.

Ciri-ciri dan gejala sindrom Guyon

Gangguan sensorik

Fenomena yang termasuk gangguan sensorik, antara lain rasa kesemutan, baal, atau nyeri pada daerah saraf ulnaris, yaitu pada jari kelingking dan setengah bagian jari manis.

Otot melemah

Selain gangguan sensorik, sindroma Guyon juga dapat menyebabkan otot pada daerah tersebut menjadi lemah sehingga jari kelingking menjadi sulit digerakkan.

Claw hand (jari-jari keriting)

Akibat kelemahan otot tadi, maka pada tahap selanjutnya tangan penderita dapat terlihat seperti cakar (claw) karena jari kelingking serta jari manis berada dalam posisi menekuk. Beberapa orang juga menyebut gejala ini sebagai jari-jari keriting.

Bagaimana cara mengatasi sindrom Guyon?

Secara umum, sindrom ini bisa ditangani dengan langkah-langkah pencegahan hingga operasi pada kasus yang serius. Berikut adalah hal-hal meliputi tindakan konservatif dan operatif.

  • Meminimalisasi faktor risiko
  • Kurangi dulu gerakan atau aktivitas yang bisa memicu kambuhnya rasa nyeri atau kesemutan
  • Obat-obatan, misalnya pereda nyeri yang diresepkan dokter
  • Operasi

Prosedur operasi merupakan pilihan terakhir apabila cara-cara penyembuhan biasa gagal atau dipastikan terdapat tumor pada area tersebut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit