home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Gangguan yang Membuat Mata Melihat Bayangan Hitam Tertinggal Setelah Benda Bergerak

Gangguan yang Membuat Mata Melihat Bayangan Hitam Tertinggal Setelah Benda Bergerak

Bayangan muncul ketika cahaya terhalang oleh suatu benda. Coba Anda berdiri membelakangi sinar matahari. Maka, siluet Anda akan jatuh tepat di depan tubuh Anda. Ketika Anda bergerak menjauhi cahaya, bayang-bayang Anda pun akan semakin mengecil dan menghilang. Namun apabila Anda masih melihat bayangan hitam bahkan setelah benda yang menghalangi sumber cahaya tersebut sudah bergerak jauh, Anda harus waspada. Bukan, tiba-tiba melihat bayangan hitam bukan berarti Anda melihat hantu. Ini bisa menjadi pertanda suatu kondisi medis yang dinamakan palinopsia.

Apa itu palinopsia?

Palinopsia adalah istilah untuk menggambarkan gangguan penglihatan yang ditandai dengan kemunculan ilusi visual, menyebabkan seseorang melihat bayangan hitam secara terus-menerus maupun berulang selama beberapa menit setelah benda yang sebenarnya menghilang.

Istilah palinopsia berakar dari bahasa Yunani Kuno yang berarti “melihat lagi” (“palin” yang berarti “lagi” dan “opsia” yang berarti melihat).

Mengenal jenis-jenis palinopsia

Palinopsia dapat dibagi dua jenis, berdasarkan kondisi yang dialami. Yang pertama adalah palinopsia halusinasi yang ditandai dengan terbentuk suatu ilusi visual, bisa berbentuk simpel (cahaya, garis, warna) atau kompleks (hewan, benda, manusia), tanpa adanya pengaruh dari lingkungan sekitar, biasanya terjadi dalam resolusi yang tinggi. Misalnya, setelah melihat kucing, siluet bentuk kucing yang tadi tetap “nyangkut” di bidang pandang Anda.

Ilusi halusinasi biasanya bersifat sementara dan singkat hanya beberapa detik hingga beberapa menit). Namun pada beberapa kasus bayangan hitam itu mungkin bertahan berjam-jam. Palinopsia jenis ini disebut juga sebagai afterimage.

Tipe kedua adalah palinopsia ilusori. Palinopsia ilusori adalah terbentuknya suatu gambaran visual dengan bentuk yang biasanya tidak sempurna dan dalam resolusi rendah. Timbulnya palinopsia jenis ini berhubungan dengan gerakan dan cahaya di lingkungan sekitar. Itu sebabnya orang-orang yang mengalami palinopsia ilusori dapat melihat kilatan ekor mirip komet di belakang benda yang bergerak meninggalkan cahaya.

Palinopsia ilusori disebabkan oleh abnormalitas pada bagaimana mata membentuk persepsi awal dari sebuah objek. Sementara itu, palinopsia halusinasi disebabkan oleh kelainan setelah objek direkam dalam memori visual.

Berbagai gejala palinopsia berdasarkan jenisnya

Terdapat beberapa bentuk gejala yang dapat dikeluhkan, diantaranya :

  • Melihat bayangan hitam yang menetap pada bidang penglihatan. Gambar benda tersebut sama seperti benda asli yang pernah dilihat sebelumnya termasuk dari kejelasan, warna, maupun resolusinya. Jadi, yang dilihiat belum tentu selalu bayangan hitam. Bisa saja berupa duplikat dari seseorang atau benda yang tadi kita lihat, layaknya hologram.
  • Adegan yang berulang selama beberapa menit. Contohnya, apabila seseorang melihat adegan menyisir rambut, beberapa saat kemudian ia akan bisa kembali melihat adegan tersebut ketika pandangannya sudah bergeser. Hal ini dapat terjadi berulang-ulang kali.
  • Penggabungan kategoris, yaitu ketika benda A terlihat menimpa benda-benda lain yang ada di sekitarnya. Misalkan seseorang melihat kumis pada orang A, ia akan melihat kumis yang sama pada setiap orang lain yang ada di sekitarnya.
  • Garis yang timbul di belakang cahaya dan menetap selama beberapa detik sebelum akhirnya menghilang. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam mengendarai mobil terutama di malam hari.
  • Jejak visual, yaitu ketika benda yang sama mengikuti benda di depannya yang sedang bergerak. Umumnya gambaran benda yang dilihat akan memiliki bentuk dan ukuran yang sama, namun dengan intensitas warna yang lebih rendah. Hal ini sering di deskripsikan sebagai “The Matrix”.

Apa penyebab kita melihat bayangan hitam palinopsia?

Palinopsia dapat timbul karena berbagai hal, mulai dari penyakit yang berbahaya sampai akibat dari penggunaan obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, melihat bayangan hitam (terlebih jika terjadi berulang kali) tidak bisa disepelekan, apalagi dianggap sebagai suatu hal yang berbau mistis.

Beberapa penyebab terjadinya palinopsia, termasuk:

  • Tumor otak
  • Gangguan pembentukan pembuluh darah arterivena
  • Epilepsi
  • Gejala awal stroke
  • Benturan hebat pada daerah kepala yang mencederai otak (infark serebral, abses)
  • Migrain
  • Obat-obatan (trazodone, topiramat, ekstasi, dan LSD)

Pemeriksaan apa yang harus dilakukan?

Berbagai jenis pemeriksaan harus dilakukan untuk memastikan penyebab dari timbulnya palinopsia. Pemeriksaan yang akan dilakukan bergantung daripada keluhan dan juga kemungkinan penyakit yang diderita.

Dokter spesialis mata umumnya akan mengawali pemeriksaan dengan pemeriksaan ketajaman penglihatan, gerakan bola mata, pemeriksaan gangguan bidang pandang, dan pemeriksaan kondisi bilik mata depan.

Pemeriksaan lanjutan lainnya seperti pencitraan neurologi menggunakan MRI, pemeriksaan darah, electroensefalogram (EEG), dan skrining penggunaan obat-obatan akan dilakukan sesuai dengan petunjuk yang didapat dari pemeriksaan awal.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

American academy of ophthalmology. Basic and Clinical Science Course (BCSC): Section 5: Neuro-Ophthalmology. San Francisco: AAO; 2014-2015.

 

Gersztenkorn, D, Andrew, G. Palinopsia revamped: A systematic review of the literature. Survey of ophthalmology. 2014;XXX(I): 35.

 

Modernmedicinecom. [Online]. Available from: http://ophthalmologytimes.modernmedicine.com/ophthalmologytimes/news/palinopsia-peeking-behind-doors-visual-perception-visual-memory [Accessed 18 November 2017].

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh dr. Laura Agnestasia Dj. Diperbarui 30/11/2017
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x