Gangguan yang Membuat Mata Melihat Bayangan Hitam Tertinggal Setelah Benda Bergerak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Bayangan muncul ketika cahaya terhalang oleh suatu benda. Coba Anda berdiri membelakangi sinar matahari. Maka, siluet Anda akan jatuh tepat di depan tubuh Anda. Ketika Anda bergerak menjauhi cahaya, bayang-bayang Anda pun akan semakin mengecil dan menghilang. Namun apabila Anda masih melihat bayangan hitam bahkan setelah benda yang menghalangi sumber cahaya tersebut sudah bergerak jauh, Anda harus waspada. Bukan, tiba-tiba melihat bayangan hitam bukan berarti Anda melihat hantu. Ini bisa menjadi pertanda suatu kondisi medis yang dinamakan palinopsia.

Apa itu palinopsia?

Palinopsia adalah istilah untuk menggambarkan gangguan penglihatan yang ditandai dengan kemunculan ilusi visual, menyebabkan seseorang melihat bayangan hitam secara terus-menerus maupun berulang selama beberapa menit setelah benda yang sebenarnya menghilang.

Istilah palinopsia berakar dari bahasa Yunani Kuno yang berarti “melihat lagi” (“palin” yang berarti “lagi” dan “opsia” yang berarti melihat).

Mengenal jenis-jenis palinopsia

Palinopsia dapat dibagi dua jenis, berdasarkan kondisi yang dialami. Yang pertama adalah palinopsia halusinasi yang ditandai dengan terbentuk suatu ilusi visual, bisa berbentuk simpel (cahaya, garis, warna) atau kompleks (hewan, benda, manusia), tanpa adanya pengaruh dari lingkungan sekitar, biasanya terjadi dalam resolusi yang tinggi. Misalnya, setelah melihat kucing, siluet bentuk kucing yang tadi tetap “nyangkut” di bidang pandang Anda.

Ilusi halusinasi biasanya bersifat sementara dan singkat hanya beberapa detik hingga beberapa menit). Namun pada beberapa kasus bayangan hitam itu mungkin bertahan berjam-jam. Palinopsia jenis ini disebut juga sebagai afterimage.

Tipe kedua adalah palinopsia ilusori. Palinopsia ilusori adalah terbentuknya suatu gambaran visual dengan bentuk yang biasanya tidak sempurna dan dalam resolusi rendah. Timbulnya palinopsia jenis ini berhubungan dengan gerakan dan cahaya di lingkungan sekitar. Itu sebabnya orang-orang yang mengalami palinopsia ilusori dapat melihat kilatan ekor mirip komet di belakang benda yang bergerak meninggalkan cahaya.

Palinopsia ilusori disebabkan oleh abnormalitas pada bagaimana mata membentuk persepsi awal dari sebuah objek. Sementara itu, palinopsia halusinasi disebabkan oleh kelainan setelah objek direkam dalam memori visual.

Berbagai gejala palinopsia berdasarkan jenisnya

Terdapat beberapa bentuk gejala yang dapat dikeluhkan, diantaranya :

  • Melihat bayangan hitam yang menetap pada bidang penglihatan. Gambar benda tersebut sama seperti benda asli yang pernah dilihat sebelumnya termasuk dari kejelasan, warna, maupun resolusinya. Jadi, yang dilihiat belum tentu selalu bayangan hitam. Bisa saja berupa duplikat dari seseorang atau benda yang tadi kita lihat, layaknya hologram.
  • Adegan yang berulang selama beberapa menit. Contohnya, apabila seseorang melihat adegan menyisir rambut, beberapa saat kemudian ia akan bisa kembali melihat adegan tersebut ketika pandangannya sudah bergeser. Hal ini dapat terjadi berulang-ulang kali.
  • Penggabungan kategoris, yaitu ketika benda A terlihat menimpa benda-benda lain yang ada di sekitarnya. Misalkan seseorang melihat kumis pada orang A, ia akan melihat kumis yang sama pada setiap orang lain yang ada di sekitarnya.
  • Garis yang timbul di belakang cahaya dan menetap selama beberapa detik sebelum akhirnya menghilang. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam mengendarai mobil terutama di malam hari.
  • Jejak visual, yaitu ketika benda yang sama mengikuti benda di depannya yang sedang bergerak. Umumnya gambaran benda yang dilihat akan memiliki bentuk dan ukuran yang sama, namun dengan intensitas warna yang lebih rendah. Hal ini sering di deskripsikan sebagai “The Matrix”.

Apa  penyebab kita melihat bayangan hitam palinopsia?

Palinopsia dapat timbul karena berbagai hal, mulai dari penyakit yang berbahaya sampai akibat dari penggunaan obat-obatan tertentu. Oleh karena itu, melihat bayangan hitam (terlebih jika terjadi berulang kali) tidak bisa disepelekan, apalagi dianggap sebagai suatu hal yang berbau mistis.

Beberapa penyebab terjadinya palinopsia, termasuk:

  • Tumor otak
  • Gangguan pembentukan pembuluh darah arterivena
  • Epilepsi
  • Gejala awal stroke
  • Benturan hebat pada daerah kepala yang mencederai otak (infark serebral, abses)
  • Migrain
  • Obat-obatan (trazodone, topiramat, ekstasi, dan LSD)

Pemeriksaan apa yang harus dilakukan?

Berbagai jenis pemeriksaan harus dilakukan untuk memastikan penyebab dari timbulnya palinopsia. Pemeriksaan yang akan dilakukan bergantung daripada keluhan dan juga kemungkinan penyakit yang diderita.

Dokter spesialis mata umumnya akan mengawali pemeriksaan dengan pemeriksaan ketajaman penglihatan, gerakan bola mata, pemeriksaan gangguan bidang pandang, dan pemeriksaan kondisi bilik mata depan.

Pemeriksaan lanjutan lainnya seperti pencitraan neurologi menggunakan MRI, pemeriksaan darah, electroensefalogram (EEG), dan skrining penggunaan obat-obatan akan dilakukan sesuai dengan petunjuk yang didapat dari pemeriksaan awal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali, Jenis Lensa Kacamata Berdasarkan Material dan Fungsinya

Bagi Anda yang memakai kacamata, penting untuk memilih jenis lensa yang tepat. Selain mengoreksi penglihatan dengan baik, lensa juga harus nyaman digunakan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Mata, Gangguan Penglihatan 22 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Memahami Proses Tes Visus Mata untuk Uji Ketajaman Penglihatan

Seberapa tajam penglihatan (visus) mata Anda? Masih normal atau kurang? Yuk, ikut pemeriksaan visus mata. Proses pemeriksaannya seperti ini, lho.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Kesehatan Mata, Gangguan Penglihatan 22 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Mata Kering

Pemakai lensa kontak sudah biasa mengalami mata kering. Tapi tahukah bahwa penyebab mata kering Anda mungkin adalah pil KB yang Anda gunakan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Mata 22 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

Buta Warna Tidak Selalu Hitam Putih, Kenali Jenis Buta Warna Parsial

Dibandingkan buta warna total, buta warna parsial lebih umum dialami. Buta warna parsial menyebabkan Anda kesulitan membedakan warna-warna tertentu.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Mata, Gangguan Penglihatan 22 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menonton tv terlalu dekat

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
cara membaca resep kacamata

Begini Cara Membaca Resep Kacamata dari Dokter dan Optik Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
mempertajam penglihatan mata

Berbagai Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Bisa Dilakukan di Rumah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit
penyebab diplopia

Mengenal Diplopia, Gangguan Mata yang Menyebabkan Penglihatan Ganda

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit