home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Saraf Kejepit, Tanpa Harus Operasi

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Saraf Kejepit, Tanpa Harus Operasi

<span style=”font-weight: 400;”>Saraf kejepit adalah salah satu kondisi saraf yang mendapat tekanan lebih di sekitar jaringannya. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit, kebas, kesemutan, dan lemah fisik. Banyak pendapat yang menyatakan bahwa keluhan saraf terjepit hanya dapat diatasi dengan operasi, tidak bisa hanya dengan obat saraf kejepit. Adakah cara lain yang bisa menjadi obat saraf kejepit?

Penyebab dan gejala saraf terjepit

Saraf terjepit dapat terjadi di seluruh tubuh. Kondisi ini muncul saat disk hernia terjadi di tulang belakang Anda. Misalnya terjadi ketika adanya tekanan pada akar saraf, yang mana ini menyebabkan rasa sakit yang menyebar ke bagian belakang kaki Anda. Hal ini juga bisa terjadi pada tangan, yang mana bisa terasa sakit dan mati rasa di tangan dan jari. Ini biasa disebut sebagai carpal tunnel syndrome.

Dengan istirahat dan perawatan lainnya, kebanyakan orang bisa pulih dari kondisi saraf yang terjepit ini dalam kurun waktu beberapa hari atau minggu. Terkadang, pembedahan diperlukan untuk menghilangkan rasa sakit dari saraf yang terjepit.

Cara atau obat saraf kejepit

Beberapa cara mengobati saraf kejepit antara lain:

Minum obat pereda nyeri

Rasa nyeri merupakan rasa yang umum ketika Anda sedang mengalami kondisi saraf kejepit. Untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut, ada baiknya Anda konsumsi beberapa obat,yakni obat anti-inflamasi non steroid (OAINS).

Obat yang bisa Anda konsumsi antara lain ibuprofen dan naproxen, yang dapat membantu mengatasi peradangan atau rasa nyeri yang ditimbulkan oleh saraf yang terjepit tersebut. Selain itu, obat anti-inflamasi lainnya bisa muncul seperti obat kortikosteroid. Obat ini punya manfaat untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan yang terjadi.

Istirahat

Ketika mencari obat saraf kejepit, biasanya dokter akan menganjurkan Anda untuk menghentikan aktivitas yang menyebabkan atau memperparah nyeri saraf.

Namun, bergantung juga pada lokasi saraf mana yang terjepit, Anda mungkin memerlukan belat atau penjepit untuk melemaskan area tersebut. Sedangkan jika sebelumnya Anda memang memiliki carpal tunnel syndrome. Biasanya dokter Anda mungkin menyarankan untuk mengenakan belat di siang hari dan juga di malam hari karena pergelangan tangan akan melentur dan meluas saat Anda tertidur.

Terapi fisik

Seorang terapis fisik dapat mengajarkan latihan yang memperkuat dan meregangkan otot di area yang terkena dampak untuk mengurangi tekanan pada saraf. Terapis mungkin juga akan merekomendasikan cara lain agar Anda tidak mengalami saraf yang terjepit lagi.

Meski demikian, jika saraf terjepit tidak membaik setelah beberapa minggu sampai beberapa bulan dengan perawatan di atas, dokter Anda mungkin merekomendasikan operasi untuk menekan saraf. Jenis operasi yang dilakukan juga tidak selalu sama, tergantung lokasi saraf terjepit.

Operasi saraf yang terjepit mungkin memerlukan pengambilan taji tulang atau bagian dari disk hernia di tulang belakang. Ini ditujukan untuk memutuskan ligamen karpal untuk memungkinkan lebih banyak ruang agar saraf melewati pergelangan tangan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Novita Joseph pada 21/04/2021
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
x