home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Tanda dan Gejala Multiple Sclerosis yang Harus Diwaspadai Sejak Awal

7 Tanda dan Gejala Multiple Sclerosis yang Harus Diwaspadai Sejak Awal

Mengidap penyakit multiple sclerosis (MS) berarti tubuh mengalami masalah pada sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel-sel saraf pusat, terutama di bagian otak, sumsum tulang belakang, dan saraf mata. Penyakit ini memiliki gejala yang bermacam-macam sehingga seseorang sering kali tidak sadar terkena penyakit ini. Ada yang mengalami satu gejala, kemudian berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelahnya timbul gejala yang berbeda. Sebuah penelitian menyebutkan, dari awal munculnya gejala sampai dengan diagnosis multiple sclerosis membutuhkan waktu tujuh tahun lamanya. Lantas, apa saja gejala multiple sclerosis itu?

Tanda dan gejala multiple sclerosis

1. Gangguan penglihatan

Bila Anda mengalami mata buram setelah terlalu lama menatap layar komputer, ini termasuk hal yang wajar. Akan tetapi, jika penglihatan cenderung meredup, buram, menimbulkan penglihatan ganda, bahkan sampai kehilangan penglihatan, terutama hanya pada satu mata, maka kondisi ini disebut dengan neuritis optik.

Neuritis optik merupakan satu gejala umum multiple sclerosis yang menyebabkan radang saraf mata. Penderita cenderung merasakan sakit saat menggerakkan bola mata atau penurunan penglihatan pada warna-warna yang mencolok. Contohnya, warna merah akan terlihat lebih pudar dan kusam menjadi merah keabu-abuan. Meski demikian, neuritis optik tidak selalu dikaitkan dengan multiple sclerosis karena bisa juga disebabkan oleh infeksi, kekurangan vitamin, atau penyakit autoimun lannya.

2. Masalah keseimbangan dan sakit kepala

Salah satu gejala awal multiple sclerosis adalah vertigo atau sakit kepala hebat yang membuat kepala terasa berputar-putar. Penderita merasa seperti sedang berada di dalam suatu ruangan yang bergerak atau sedang berada di dalam kapal yang berayun, akibatnya timbul mual, muntah, hingga tidak mampu untuk bergerak atau berpindah tempat.

Serangan vertigo atau pusing memang tidak selalu dikaitkan dengan multiple sclerosis. Kemungkinan bisa juga disebabkan karena adanya masalah pada telinga bagian dalam, anemia, gula darah rendah, hipotensi, atau konsumsi obat-obatan tertentu. Maka, tanyakan pada dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.

3. Kelelahan kronis

Waspadalah saat Anda merasakan kelelahan yang cenderung parah dan tidak kunjung mereda hingga berminggu-minggu. Pasalnya, ini bisa menjadi salah satu gejala multiple sclerosis yang sedang menggerogoti saraf tulang belakang Anda. Rasa lelah yang kronis membuat penderita akan merasa kesulitan untuk melakukan berbagai hal, bahkan aktivitas yang paling sederhana sekalipun.

Gejala kelelahan kronis juga bisa disebabkan karena komplikasi tiroid, kekurangan vitamin, anemia, dan kondisi medis serius lainnya. Jadi, jangan anggap enteng jika Anda merasakan hal ini secara terus-menerus dan segeralah kunjungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

4. Kesemutan dan mati rasa

Kesemutan dan mati rasa yang dirasakan selama berhari-hari merupakan gejala awal multiple sclerosis yang perlu diwaspadai. Hal ini merupakan pertanda bahwa sistem saraf pusat di otak dan sumsum tulang belakang mulai mengalami kerusakan sehingga otak tidak mampu untuk mengirimkan sinyal pergerakan ke bagian tubuh lainnya.

Bagian tubuh yang mengalami kesemutan biasanya dirasakan pada wajah, lengan, tangan, dan kaki sehingga penderita menjadi sulit untuk berjalan. Beberapa di antaranya merasakan sensasi air yang menetes di sekujur tubuh atau seperti ada serangga yang sedang merangkak di kulit mereka.

5. Penurunan fungsi kandung kemih dan usus

Penurunan fungsi kandung kemih merupakan salah satu gejala yang terjadi pada 80 persen penderita multiple sclerosis. Menurut Kathleen Costello, seorang praktisi perawat dan wakil bidan akses kesehatan di National Multiple Sclerosis Society, banyak penderita yang mengeluh mereka lebih sering bolak-balik ke kamar mandi karena tidak mampu menahan kencing (inkontinensia urine), terutama di malam hari.

Beberapa penderita juga memiliki masalah dengan fungsi ususnya, di antaranya mengalami konstipasi, diare, dan pergerakan usus yang tidak terkendali.

6. Masalah kognitif dan emosional

Dilansir dari WebMD, setengah dari penderita multiple sclerosis mengembangkan beberapa masalah kognitif, di antaranya masalah daya ingat, masalah bahasa, gangguan tidur, gangguan daya ingat, kesulitan multitasking, dan masalah konsentrasi atau memusatkan perhatian. Hal ini disebabkan karena sistem saraf di otak mengalami gangguan sehingga membuat penderita menjadi sulit mengendalikan dirinya untuk menjalankan fungsi tubuh secara teratur.

Ketika mencapai gejala secara emosional, penderita multiple sclerosis cenderung menjadi mudah tersinggung, depresi, dan perubahan suasana hati secara drastis sehingga dapat menangis atau tertawa secara tiba-tiba.

7. Otot kaku dan kejang

Menurut National Multiple Sclerosis Society, setengah dari orang yang didiagnosis dengan multiple sclerosis mengalami rasa sakit kronis yang disertai dengan kejang, kelemahan anggota tubuh, dan otot kaku. Rasa kaku paling umum terjadi pada bagian otot kaki karena menjadi bagian yang menumpu beban tubuh secara keseluruhan.

Bila Anda mengalami salah satu atau lebih gejala multiple sclerosis di atas, segera konsultasikan pada dokter. Dokter kemungkinan akan melakukan sejumlah tes untuk memastikan gejala yang dirasakan, di antaranya:

  • Pemeriksaan darah untuk melihat kemungkinan munculnya masalah lain dengan gejala yang mirip dengan multiple sclerosis, seperti penyakit lyme.
  • Pemeriksaan untuk mengukur kecepatan sinyal pada saraf tubuh.
  • Pemeriksaan MRI untuk melihat area kerusakan pada organ otak.
  • Pemeriksaan pada tulang belakang untuk memeriksa kondisi cairan yang mengalir di otak dan sumsum tulang belakang.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

7 Early Signs of Multiple Sclerosis You Should Know About. https://www.womenshealthmag.com/health/7-early-signs-of-ms-to-know-about?internal_recirc=outbrain_lrr. Accessed 15/1/2018.

16 Early Symptoms of Multiple Sclerosis. https://www.healthline.com/health/multiple-sclerosis/early-signs#vision-problems. Accessed 15/1/2018.

Multiple Sclerosis: Early Warning Signs. https://www.webmd.com/multiple-sclerosis/ms-early-warning-signs#1. Accessed 15/1/2018.

Multiple Sclerosis. https://www.nhs.uk/conditions/multiple-sclerosis/symptoms/. Accessed 15/1/2018.


Foto Penulis
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri pada 22/01/2018
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x