Olahraga yang dilakukan secara rutin seharusnya akan membuat tubuh Anda semakin sehat. Akan tetapi, sejumlah orang justru mengeluhkan sakit pinggang setelah berolahraga. Penyebab sakit pinggang umumnya berkaitan dengan teknik olahraga yang Anda lakukan. Bila caranya salah, dampaknya tentu tidak baik bagi tubuh Anda.

Apa saja penyebab sakit pinggang setelah berolahraga?

Sakit pinggang setelah berolahraga dapat disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari kesalahan gerakan otot hingga cedera. Berikut di antaranya.

1. Otot tubuh tegang

Otot-otot tubuh Anda akan menjadi tegang jika Anda mengangkat beban yang terlalu berat atau melakukan teknik olahraga yang salah, terlebih pada jenis olahraga yang membebani otot punggung. Jenis olahraga tersebut termasuk pull down, angkat beban, serta olahraga yang mengharuskan tubuh Anda melakukan gerakan melengkung, meliuk, dan menggapai.

Otot tegang memang termasuk dalam kategori cedera ringan, tapi bila dibiarkan dapat menyebabkan peradangan pada otot dan mengakibatkan kejang.

2. Cedera lempeng antartulang belakang

Di antara ruas-ruas tulang belakang, terdapat lempengan yang berfungsi membantu pergerakan tulang belakang Anda dan melindunginya dari benturan. Lempengan ini dapat mengalami cedera saat Anda melakukan olahraga yang melibatkan lompatan tinggi dan membuat Anda mendarat dengan keras menggunakan kaki.

3. Otot fleksor pinggul terlalu tegang

Otot fleksor pinggul berfungsi untuk menyambungkan otot kaki bagian atas dengan perut di bagian depan tubuh. Jika otot-otot fleksor terlalu tegang saat berolahraga, otot panggul akan tertarik ke depan dan menyebabkan beban tubuh berpindah ke arah tersebut.

Bagian belakang tubuh Anda pun mendapatkan tekanan karena harus menahan beban tersebut. Inilah yang menjadi penyebab sakit pinggang begitu Anda selesai berolahraga.

4. Otot perut terlalu lemah

Kekuatan otot perut sangat penting dalam berolahraga. Pasalnya, otot-otot di area ini berfungsi untuk menjaga kestabilan punggung dan anggota gerak. Jika otot perut Anda lemah, maka otot punggung harus menahan bobot tubuh dan meregang di luar kemampuannya.

Cara mencegah sakit pinggang setelah berolahraga

Setelah mengetahui apa yang menjadi penyebab sakit pinggang Anda, kini Anda dapat menghindarinya dengan cara berikut:

1. Lakukan peregangan sebelum berolahraga

Peregangan dapat membantu Anda menghindari ketegangan pada otot punggung bagian belakang. Lakukan peregangan dengan cara menempatkan kedua tangan Anda di belakang, lalu dongakkan kepala Anda ke atas. Lakukan sebanyak 8-10 kali sehari setiap pagi.

2. Jangan melakukan aktivitas berat setelah olahraga

Tubuh Anda membutuhkan istirahat setelah lama berolahraga. Selama periode istirahat, hindari aktivitas berat yang dapat menyebabkan ketegangan otot, atau mengangkat benda-benda berat yang dapat memberikan tekanan pada pungggung.

3. Biasakan diri untuk berdiri dengan postur tubuh yang benar

Kebiasaan berdiri dengan posisi lutut mengunci akan membuat otot-otot tubuh Anda meregang ke belakang dan menjadi penyebab sakit pinggang. Guna mencegah dampak buruk akibat kebiasaan ini, coba perbaiki postur tubuh Anda dengan cara sedikit menekuk lutut saat berdiri agar tubuh Anda lebih rileks.

4. Jangan memaksa melakukan gerakan yang memicu sakit pinggang

Gerakan membungkuk dan menyentuh jari, sit-up, serta mengangkat kaki sambil berbaring merupakan jenis gerakan yang sebaiknya dihindari jika Anda rentan mengalami sakit pinggang. Bila dipaksakan, otot-otot Anda berisiko mengalami kerusakan lebih lanjut.

Sebagai gantinya, cobalah latihan stabilitas seperti plank atau olahraga ringan seperti renang, senam aerobik, atau pilates.

Penyebab sakit pinggang dapat beragam pada setiap orang, tapi kesalahan teknik berolahraga tetap menjadi salah satu pemicu yang paling umum. Agar Anda bisa tetap menjalani gaya hidup sehat tanpa perlu khawatir akan sakit pinggang, mulailah membiasakan diri melakukan postur dan gerakan-gerakan olahraga dengan benar.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca