Perasaan paling buruk adalah saat Anda tidak dapat bernapas atau sesak napas. Hal ini disebut juga dengan dyspnea. Saat Anda memiliki kanker paru, Anda mungkin akan merasakan hal ini setiap hari. Masalah pernapasan dapat sangat mengganggu dan mempersulit Anda dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Berikut adalah beberapa latihan napas yang dapat membantu hidup Anda dengan kanker paru lebih mudah.

Sebelum Anda berlatih bernapas, Anda perlu membangun mood terlebih dulu. Buatlah suasana dimana Anda dapat bersantai. Anda dianjurkan menggunakan pakaian yang longgar dan tidak membatasi.

Latihan napas yang dapat Anda lakukan

1. Equal breathing

Latihan ini sangat sederhana dan dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Ahli yoga yang menciptakan teknik ini mengatakan bahwa latihan ini dapat menenangkan sistem saraf, meningkatkan fokus dan mengurangi stress. Latihan ini juga dapat membantu Anda tidur.

Cara melakukannya: Saat Anda berada di posisi yang nyaman, tarik napas melalui hidung saat menghitung hingga hitungan keempat. Kemudian hela napas melalui hidung dan hitung hingga hitungan keempat. Mudah, bukan?

2. Abdominal breathing technique

Saat Anda memiliki kanker paru, selain sesak napas, Anda mungkin merasa stress atau cemas. Latihan ini ditujukan untuk mengurangi detak jantung dan tekanan darah untuk membuat Anda lebih tenang.

Cara melakukannya: Taruh satu tangan di dada dan satu tangan lagi di perut. Tarik napas dalam-dalam, gunakan diafragma untuk napas yang lebih dalam. Tahan napas selama Anda mampu dan kemudian lepas perlahan-lahan.

3. Progressive relaxation

Tujuan dari latihan ini adalah untuk membuat seluruh tubuh Anda rileks dengan bernapas. Anda perlu menahan napas untuk latihan ini, tahan napas Anda selama Anda merasa nyaman untuk menghindari rasa pusing.

Cara melakukannya: Cari posisi yang nyaman, dianjurkan duduk agar Anda dapat memiliki kapasitas paru yang paling besar. Tutup mata Anda dan fokus pada mengencangkan dan melemaskan setiap kelompok otot selama 2 sampai 3 detik masing-masingnya. Mulai dengan telapak kaki dan jari-jari kaki, kemudian lutut, paha, bagian belakang, dada, lengan, tangan, leher, rahang dan mata. Selama Anda melakukan ini, lakukan napas yang dalam dan perlahan.

4. Guided visualization

Latihan ini menggabungkan pikiran dengan pernapasan Anda. Guided visualization membantu Anda berada di tempat yang Anda inginkan, daripada membiarkan pikiran Anda berada dalam dialog internal yang membuat Anda merasa stress.

Cara melakukannya: Sebelum Anda memulai, bayangkan tempat yang menyenangkan. Napas dalam-dalam sembari fokus pada gambaran yang menyenangkan dan positif untuk menggantikan pikiran negatif.

5. Alternate nostril breathing

Mungkin latihan ini akan terlihat lucu, namun latihan ini sangat efektif! Latihan napas ini akan memberi rasa tenang dan seimbang, serta menghubungkan bagian kanan dan kiri otak. Ingatlah bahwa latihan ini hanya dapat dilakukan apabila Anda tidak memiliki sumbatan di hidung Anda, seperti saluran yang sempit dimana udara sulit melalui.

Cara melakukannya: Untuk memulainya, taruh ibu jari dan jari manis pada kedua lubang hidung Anda, dengan ibu jari kanan di lubang hidung kanan dan jari manis di lubang hidung kiri. Angkat ibu jari Anda dan tarik napas selama yang Anda dapat, kemudian tutup lubang hidung kanan dengan ibu jari sembari mengangkat jari manis dari lubang hidung kiri dan napas.

Bernapas adalah hal yang kita lakukan setiap hari dan banyak orang yang tidak menyadari mereka bernapas dengan cara yang salah. Mencoba latihan tersebut tidak hanya akan membuat pikiran Anda tenang, namun juga meningkatkan fungsi paru, terutama dengan orang yang memiliki kanker paru.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca