Aturan Pakai Ranitidin untuk Maag dan Asam Lambung

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Ranitidin merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan asam lambung. Ranitidin untuk maag atau penyakit lain yang terkait dengan asam lambung dapat digunakan dengan resep dokter maupun tanpa resep dokter. Jika Anda mengambil ranitidin tanpa resep dokter, sebaiknya baca aturan pakai terlebih dahulu.

Bagaimana cara menggunakan ranitidin untuk maag?

Ranitidin untuk maag tersedia dalam berbagai bentuk, seperti tablet, pil, dan sirup. Anda bisa menggunakan ranitidin untuk maag melalui mulut sebelum atau setelah makan. Biasanya, Anda disarankan oleh dokter untuk menggunakan ranitidin sebanyak satu atau dua kali dalam sehari. Bahkan, terkadang ranitidin diresepkan untuk dikonsumsi sebanyak empat kali dalam sehari pada kondisi-kondisi tertentu. Jika Anda mengonsumsi ranitidin satu kali dalam sehari, Anda bisa mengambilnya setelah makan malam atau sebelum tidur.

Dosis dan lamanya pengobatan tergantung dari kondisi Anda dan bagaimana tubuh Anda merespon obat tersebut. Selain itu, juga tergantung dari usia Anda. Dosis untuk anak kecil juga biasanya tergantung pada berat badan yang dimilikinya. Ikuti petunjuk yang disarankan oleh dokter. Terkadang, Anda mungkin juga diberikan obat lain oleh dokter (seperti, antasida) dikombinasikan dengan ranitidin untuk membantu menyembuhkan penyakit Anda.

Dosis ranitidin untuk dewasa

Orang dewasa (17-64 tahun) direkomendasikan untuk mengambil ranitidin sebanyak 150 mg satu kali per hari atau 150 mg dua kali per hari atau 300 mg satu kali per hari. Ini tergantung dari kondisi Anda.

  • Untuk mengobati maag: 75 mg satu kali per hari, sebaiknya dikonsumsi 30-60 menit sebelum makan. Dosis bisa ditingkatkan mencapai 75 mg dua kali per hari.
  • Untuk mengobati tukak lambung: 150 mg dua kali per hari
  • Untuk mengobati tukak usus: 150 mg dua kali per hari atau 300 mg satu kali per hari
  • Untuk mengobati GERD: 150 mg dua kali per hari

Dosis ranitidin untuk anak

Untuk anak (1-16 tahun), dosis ranitidin (oral/ diminum melalui mulut) disesuaikan dengan berat badan yang dimiliki anak.

  • Untuk mengobati maag (khusus untuk anak usia 12 tahun atau lebih): 75 mg satu kali per hari, diminum 30-60 menit sebelum makan. Maksimal 150 mg per hari.
  • Untuk mengobati tukak lambung: 4-8 mg/ kg berat badan dua kali per hari, setiap 12 jam. Maksimal 150 mg per hari.
  • Untuk mengobati tukak usus: 4-8 mg/ kg berat badan dua kali per hari, setiap 12 jam. Maksimal 150 mg per hari.
  • Untuk mengobati GERD: 4-10 mg/ kg berat badan/ hari diminum dua kali per hari, setiap 12 jam. Maksimal 300 mg per hari.

Gunakan ranitidin secara teratur, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal dari obat ini. Usahakan untuk selalu mengambil ranitidin dalam waktu yang sama setiap hari. Ini untuk menghindari Anda lupa mengonsumsi obat ini. Jika Anda lupa minum obat ini, sebaiknya lewati saja dan teruskan minum obat seperti biasa pada jadwal selanjutnya. Jangan meningkatkan dosis atau mengambil lebih sering dari yang seharusnya.

Jangan mengonsumsi ranitidin untuk maag lebih dari 2 tablet (300 mg) dalam waktu 24 jam, kecuali jika disarankan oleh dokter. Juga, jangan mengonsumsi ranitidin lebih dari 14 hari berturut-turut. Jika penyakit Anda tidak kunjung sembuh setelah beberapa hari mengonsumsi ranitidin, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sakit Perut Setelah Makan Pisang, Apa Penyebabnya?

Dikenal sebagai buah yang aman dikonsumsi orang dengan maag, ternyata ada juga yang malah sakit perut setelah makan pisang. Kok bisa?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Fakta Unik 11/06/2020 . 3 mins read

4 Komplikasi Gastritis yang Patut Diwaspadai

Apa Anda punya gastritis? Mulai sekarang jangan sepelekan gejalanya, karena gastritis bisa menyebakan komplikasi. Apa saja? Cari tahu di sini.

Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gastritis, Health Centers 23/05/2020 . 6 mins read

6 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Akibat Penyakit Maag

Sangking umumnya, munculnya maag sering kali disepelekan. Padahal baik maag kronis atau akut dapat menimbulkan bahaya penyakit lain bila tidak diobati.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gastritis, Health Centers 21/05/2020 . 6 mins read

Pengobatan Gastritis, Mulai dari Perawatan Dokter Hingga Cara Alami

Munculnya gejala gastritis bisa mengganggu aktivitas. Jangan khawatir, simak pengobatan gastritis berikut ini agar gejalanya tidak lagi kumat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gastritis, Health Centers 18/05/2020 . 6 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

obat maag alami herbal asam lambung

Manfaat Bahan-bahan Herbal untuk Pengobatan Gangguan Lambung

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 mins read
gangguan lambung

Apa Beda Gangguan Lambung Biasa dengan Maag?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 mins read
gambar junk food yang menyebabkan asam lambung naik, namun obat alami asam lambung dapat mengatasinya

Junk Food Bikin Asam Lambung Naik, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 mins read
minyak esensial

6 Jenis Minyak Esensial untuk Mengatasi Masalah Pencernaan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 4 mins read